• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kementan Didorong Produksi Bawang Putih

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 21 Desember 2021 - 11:09
in Ekonomi
bawang putih

Tanaman bawang putih

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin menyampaikan apresiasi terhadap jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) yang terus mendorong produksi bawang putih selama beberapa tahun terakhir. Bahkan Kementan dinilai berupaya keras mengurangi beban impor yang mencapai 507 ribu ton per tahun.

“Saya kira program di Kementan sudah sangat mendukung kinerja pemerintah, terutama dalam hal mengurangi impor. Tinggal bagaimana Kemendag, mau tidak berpihak terhadap petani. Mereka harus berani mengurangi impor dong,” ujar Andi, Senin (20/12/2021).

BacaJuga:

BCA UMKM Fest 2026 Perkuat Ekosistem UMKM, Hadirkan Kolaborasi Budaya di Indonesia Arena

Pertamina Ajak Mahasiswa Jadi Garda Ketahanan Energi Nasional

Komitmen ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Awal 2026

Andi mengatakan, sejauh yang dia pahami kebijakan impor memang bukan ranahnya Kementan. Kebijakan itu menurutnya ada di ranahnya Kementerian Perdagangan. Sementara Kementan hanya bertugas mendorong aspek budidaya sampai peningkatan kesejahteraan petani.

Baca Juga : Mentan SYL Perkuat Pengembangan Sampai Hilirisasi Komoditas Hortikultura

“Sejali lagi saya katakan urusan impor itu bukan urusan Kementan. Selama ini kan saya selalu bicara seperi itu. Kementan kita dorong untuk meningkatan produksi dan Kemendag kita harapkan mampu menekan impor,” katanya.

Tapi yang terjadi, lanjut Andi, sejak enam tahun lalu Cina sebagai produsen dan eksportir bawang putih terbesar di dunia, secara konsisten mengirimkan bawang putih ke Indonesia dalam jumlah yang sangat besar. Tahun 2015 jumlahnya mencapai 482 ribu ton, 2016 445 ribu ton, 2017 550 ribu ton, 2018 585 ribu ton, dan tahun 2019 sebesar 472 ribu ton.

Terpisah, Guru Besar Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, IPB University Prof. Dr. Sobir mengatakan, selama ini produksi bawang putih lokal dinilai cukup bagus. Karena itu, sebaiknya pemerintah mengurangi impor karena produk lokal pasti bisa bersaing dengan produk luar negeri.

Baca Juga : Di Karawang, Mentan SYL Ajak Tingkatkan Produktivitas dan Kualitas Komoditas Pertanian

“Tantangan utama bawang putih lokal adalah soal daya saing. Petani Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas bawang putih lokal sehingga bisa bersaing dengan bawang putih impor,” terangnya.

Senada, Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Loekas Soesanto mengatakan, yang perlu dilakukan pemerintah saat ini adalah melakukan mengembangkan budi daya secara optimal. Upaya itu penting dilakukan agar ke depan Indonesia mampu menekan impor.

“Budi daya bawang putih perlu dioptimalkan guna meningkatkan produksi bawang putih di Tanah Air,” tegasnya.(son)

Tags: Andi Akmal PasluddinBawang PutihKementanpks

Berita Terkait.

BCA UMKM Fest 2026 Perkuat Ekosistem UMKM, Hadirkan Kolaborasi Budaya di Indonesia Arena
Ekonomi

BCA UMKM Fest 2026 Perkuat Ekosistem UMKM, Hadirkan Kolaborasi Budaya di Indonesia Arena

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:04
Pertamina Ajak Mahasiswa Jadi Garda Ketahanan Energi Nasional
Ekonomi

Pertamina Ajak Mahasiswa Jadi Garda Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:54
gadai
Ekonomi

Komitmen ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Awal 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:40
APBN dan Bea Cukai dalam Menjaga Ekonomi Nasional dan Perlindungi Masyarakat
Ekonomi

Jangan Cuma Andalkan Coretax, DJP Diingatkan Jaga Kepercayaan Wajib Pajak

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:25
Berikan Kepastian Hukum Jemaah Haji, Timwas DPR Minta Kajian Ulama dan Pemerintah Disegerakan
Ekonomi

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun, Perkuat Ekosistem Perumahan Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:05
Berikan Kepastian Hukum Jemaah Haji, Timwas DPR Minta Kajian Ulama dan Pemerintah Disegerakan
Ekonomi

IAEI Hidupkan Energi Baru Ekonomi Islam Melalui 13 Komisariat Kampus

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:45

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2824 shares
    Share 1130 Tweet 706
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1201 shares
    Share 480 Tweet 300
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.