• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KKP Terus Upayakan Pakan Alternatif Berbiaya Murah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 7 Desember 2021 - 08:53
in Nasional
kkp

Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) melalui Balai Pelatihan dan Penyuluhan (BPPP) Tegal menyelenggarakan Pelatihan Budidaya Maggot di Kabupaten Blora, pada 6-7 Desember 2021. Kegiatan ini turut diinisiasi Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo (kiri atas) serta Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mahalnya harga pakan ikan masih menjadi salah satu kendala dalam membangun industri perikanan budidaya di Indonesia. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) terus berupaya menyediakan pakan alternatif berbiaya murah, melalui serangkaian hasil riset dan inovasi serta metode pelatihan budidaya dalam penyebarannya.

BRSDM melalui Balai Pelatihan dan Penyuluhan (BPPP) Tegal menyelenggarakan Pelatihan Budidaya Maggot di Kabupaten Blora, pada 6-7 Desember 2021. Kegiatan ini turut diinisiasi Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo serta Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora.

BacaJuga:

Parlemen Iran Setujui Rencana Pengelolaan Selat Hormuz

Kampus Hukum Tak Lagi Cukup Cetak Sarjana, Kini Didorong Ikut Membentuk UU

Keluarga Sayuti Melik Terima Undangan Prabowo untuk Upacara HUT ke-81 RI

Maggot merupakan larva lalat Black Soldier Fly (BSF) yang dapat dijadikan bahan baku pakan alternatif karena mengandung nutrien yang lengkap untuk ikan dengan kualitas yang baik. Selain itu, maggot dapat diproduksi dalam waktu singkat dan berkesinambungan dengan jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan. Maggot juga bisa diproduksi menjadi tepung (mag meal), sehingga bisa menekan biaya produksi pakan. Masyarakat pun dapat dengan mudah mengadopsi teknologi produksi maggot.

Baca Juga : Trenggono Ajak Unand Perkuat Riset dan Inovasi Kelautan-Perikanan

Dalam arahannya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala BRSDM Kusdiantoro menuturkan, sebagian besar pembudidaya ikan saat ini masih mengandalkan suplai pakan dari pabrikan (pakan komersial), sementara harga pakan hingga saat ini masih tergolong tinggi. Hal tersebut menyebabkan ketidakseimbangan pendapatan yang diperoleh pembudidaya ikan dengan biaya produksi yang dikeluarkan selama proses produksi, mengingat lebih dari 60 persen total biaya produksi bersumber dari biaya pakan.

Pelatihan ini diharapkan dapat memecahkan permasalahan yang sering dialami oleh pembudidaya ikan termasuk yang dihadapi oleh kelompok pembudidaya ikan saat ini, antara lain kebutuhan pakan ikan yang ekonomis untuk mendukung pertumbuhan dan produksi ikan, tingginya harga pakan komersial, minimnya pengetahuan pembudidaya ikan mengenai bahan alternatif yang dapat dijadikan pakan, hingga teknis pembuatan pakan serta manajemen pemberian pakan ikan.

“Sebagai pakan alternatif baru, maggot diharapkan dapat menjadi solusi sebagai pakan dengan harga yang murah dan mudah didapatkan, tidak menimbulkan pencemaran lingkungan perairan, dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh ikan,” terang Kusdiantoro.

Baca Juga : Curi Ikan, KKP Tangkap Lagi Tiga Kapal Ilegal Asal Malaysia

Di samping itu, budidaya maggot juga menjadi respon bagi isu sampah dan lingkungan baik di kota-kota maupun perdesaan. Sampah organik yang ada dapat diolah menjadi media bagi pertumbuhan dan perkembangbiakan maggot serta hasil lain seperti pupuk kompos dan cair. Kusdiantoro pun meminta kepada seluruh pelatih dan penyuluh perikanan untuk terus mendampingi dan membimbing peserta selama pelatihan dan pasca pelatihan.

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo mengatakan, kegiatan ini adalah wujud ketulusan pemerintah untuk mengatasi berbagai problematika dan persoalan terhadap masalah yang dihadapi pembudidaya perikanan, dengan harapan dapat  meningkatkan perekonomian masyarakat KP.

“Kegiatan ini juga sejalan dengan agenda pemerintah, dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia kelautan dan perikanan. Lewat pelatihan, seseorang dapat mempunyai pengetahuan atau kemampuan sehingga meningkatkan kualitasnya dan menjadi seorang ahli dalam bidangnya, khususnya di sektor keluatan dan perikan hingga nantinya dapat membuka peluang untuk masa depan sekaligus jalan menuju pengabdian,” tutur Firman.

Pihaknya pun meminta seluruh peserta dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari kesempatan yang ada. “Ilmu adalah hal yang mahal dan berharga. Sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo, kalau tidak mau belajar, tentu kita akan menjadi bangsa yang tertinggal. Oleh karena itu kami berharap ini adalah kesempatan yang baik untuk bangun sektor kelautan dan perikanan di Blora,” ucap Firman.

Melalui pelatihan ini, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora, Raden Gundala Wejasena juga optimistis, meskipun Kabupaten Blora tidak memiliki laut dan merupakan wilayah pegunungan kapur dengan curah hujan relatif rendah, masyarakatnya akan tetap mampu memanfaatkan potensi air yang terbatas untuk meningkatkan subsektor  perikanan budidaya. (ney)

Tags: industri perikananKementerian Kelautan dan PerikananKKPpakan murah

Berita Terkait.

Parlemen Iran Setujui Rencana Pengelolaan Selat Hormuz
Nasional

Parlemen Iran Setujui Rencana Pengelolaan Selat Hormuz

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:02
Kampus Hukum Tak Lagi Cukup Cetak Sarjana, Kini Didorong Ikut Membentuk UU
Nasional

Kampus Hukum Tak Lagi Cukup Cetak Sarjana, Kini Didorong Ikut Membentuk UU

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:25
Keluarga Sayuti Melik Terima Undangan Prabowo untuk Upacara HUT ke-81 RI
Nasional

Keluarga Sayuti Melik Terima Undangan Prabowo untuk Upacara HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:15
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
Nasional

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:27
Massa Gelar ‘Aksi Bela Al-Qur’an’ di Gedung OT Cengkareng, Ratusan Personel Dikerahkan
Nasional

Rp50 Triliun Dihemat, Prabowo Ungkap Wajah Baru BUMN

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:31
Puan
Nasional

Ketua MPR Klaim Program MBG Kunci Menuju Generasi Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:27

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3734 shares
    Share 1494 Tweet 934
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.