• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Manfaatkan TIK sebagai Alat Perkuat Nilai Budaya dan Penguatan Karakter Siswa

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 5 Desember 2021 - 14:44
in Nasional
Kapsudatin tik

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) M. Hasan Chabibie, dalam acara daring. Foto: Nasuha/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) M. Hasan Chabibie mengatakan, untuk mewujudkan pembelajaran digital, tak hanya sekadar infrastruktur yang perlu dibangun. Namun juga aspek kemanusiaan yang akan mengembangkan inovasi.

“Pendidik harus mengawal pendidikan karakter dan nilai-nilai budaya yang perlu diketahui anak-anak bangsa,” ujar M Hasan Chabibie dalam keterangan, Minggu (5/12/2021).

BacaJuga:

BRIN Temukan Subspesies Baru Bisbul Asal Papua, Perkaya Biodiversitas Indonesia

Hari Kartini 2026, DPR RI Minta Pemerintah Hadir Lindungi Perempuan dan Anak

Menteri UMKM Dorong Soto Banjar Masuk Identitas Gastronomi Dunia

Ia menuturkan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bisa menjadi alat bagi pendidik untuk mewujudkan pendidikan karakter dan nilai-nilai budaya.

Baca Juga : Kemkominfo bersama Kemendikbud Ristekdikti Ajak Masyarakat Membuat Rekam Jejak Digital Positif di Internet

Dia berharap masyarakat semakin tertarik untuk mengeksplor pembelajaran digital untuk mendukung metode pembelajaran hibrida.

“Pendidikan karakter yang juga menjadi sorotan di pembelajaran digital juga perlu disikapi dengan bijak. Di saat sebagian orang tua meragukan pembelajaran daring dan sebagian guru mengkhawatirkan berkurangnya karakter peserta didik kita, jangan lupa bahwa TIK menyediakan peluang untuk membagikan nilai-nilai positif,” katanya.

Ia menyebut, ada sebelas rekomendasi International Symposium On Open, Distance, and e-Learning (ISODEL) 2021. Di antaranya: disrupsi teknologi membawa perubahan sistemik yang cepat dalam pendidikan yang perlu disikapi secara strategis.

“Ini jadi solusi yang inovatif untuk mendukung lingkungan belajar yang adaptif dan transformatif,” ungkapnya.

Lalu di era new normal, dikatakan dia, kolaborasi sudah menjadi suatu kebutuhan. Para penggiat dan pakar teknologi pembelajaran senantiasa menggali berbagai peluang dan pendekatan untuk merancang arsitektur pembelajaran yang mencerahkan dan memberdayakan. “Dalam mengembangkan inovasi, kita tidak boleh melupakan pentingnya pedagogi,” ucapnya.

Kemudian, lanjut dia, isu penting terkait daerah terpencil di Indonesia terutama di daerah 3T adalah sulitnya aksesibilitas, blended learning akan menjadi kenormalan baru (new normal) dalam dunia pendidikan.

“Guru harus lebih berfungsi sebagai fasilitator pembelajaran daripada hanya sekedar sosok yang memberikan perintah saja,” ucapnya.

Pada pendidikan vokasi, masih ujar Hasan, pengalaman belajar siswa secara daring melalui berbagai model pembelajaran yang inovatif harus dikombinasikan dengan media pembelajaran yang kreatif, strategi untuk memajukan pendidikan kejuruan di era digitalisasi menawarkan tingkat keterampilan yang lebih tinggi serta fleksibel.

“Perlu peningkatan kompetensi guru khususnya dalam pemanfaatan TIK untuk meningkatkan pembelajaran,” ujarnya.

“Pendidikan karakter adalah salah satu hal yang penting dalam pembelajaran digital. Sehingga dapat memberikan pengaruh positif,” imbuhnya.(nas)

Tags: digitalkemendikbudristekTeknologi Informasi dan Komunikasi

Berita Terkait.

Buah-bisbul
Nasional

BRIN Temukan Subspesies Baru Bisbul Asal Papua, Perkaya Biodiversitas Indonesia

Selasa, 21 April 2026 - 14:44
permata hati
Nasional

Hari Kartini 2026, DPR RI Minta Pemerintah Hadir Lindungi Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 - 12:02
maman
Nasional

Menteri UMKM Dorong Soto Banjar Masuk Identitas Gastronomi Dunia

Selasa, 21 April 2026 - 11:11
umkm
Nasional

Kementerian UMKM Dorong AI Jadi Mesin Baru Ekonomi Inklusif Nasional

Selasa, 21 April 2026 - 11:01
Indonesia Siap Guncang Sanya, 22 Atlet Bidik Podium Asian Beach Games 2026
Nasional

Pasca-Gempa Dahsyat di Jepang, WNI Diimbau Jauhi Pantai

Senin, 20 April 2026 - 23:51
Jepang Diguncang Gempa Dahsyat, KBRI Tokyo Pantau Kondisi WNI
Nasional

Jepang Diguncang Gempa Dahsyat, KBRI Tokyo Pantau Kondisi WNI

Senin, 20 April 2026 - 23:34

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1215 shares
    Share 486 Tweet 304
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    870 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    720 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.