• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Nasho Brand Lokal Siap Gandeng Investor Internasional pada Ajang IFF 2021

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 3 Desember 2021 - 16:14
in Ekonomi
IFF

Indonesia Fundfest

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM), Orbit Future Academy, dan Inkubator Siger Innovation Hub tengah berkolaborasi dalam penyelenggaraan event berskala internasional Indonesia Fund Festival (IFF) 2021.

IFF 2021 merupakan ajang pertemuan atau business pitching antara tenant inkubator wirausaha LPDB-KUMKM dengan calon investor baik lokal maupun internasional.

BacaJuga:

Pertamina NRE Gaungkan “AKU NET-ZERO HERO”, Ajak Publik Jadi Bagian Solusi Iklim

MINE Tebar Dividen di Tengah Ekspansi, Sinyal Percaya Diri Pasca IPO

Sambut Bulan Literasi Kripto 2026, Upbit Indonesia Perkuat Edukasi Kripto Lewat Roadshow di Berbagai Kota

Salah satu tenant inkubator yang terpilih untuk mengikuti IFF 2021 ini adalah Nasho yang merupakan startup dengan produk nano-coating anti-embun untuk kaca mata.

Adapun startup Nasho ini merupakan tenant dari Cubic Startup Incubator, Bandung, Jawa Barat yang tergabung dalam program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM tahun 2021.

Chief Executive Officer (CEO) Nasho Felicia Christabella menjelaskan, bisnis dengan produk anti embun untuk kaca mata ini sudah dimulai sejak masa kuliah di SBM ITB untuk membuat bisnis berbasis teknologi.

“Saat itu, industri yang dipilih adalah nanoteknologi secara khusus coating. Berangkat dari pengalaman dan kekhawatiran, para pengguna motor terganggu penglihatannya oleh embun dan air saat hujan. Hal tersebut membuat kami bekerja sama dengan mahasiswa kimia ITB untuk membuat nano-coating anti-embun,” ujar Felicia.

Kehadiran pandemi Covid-19 yang mengharuskan setiap orang menggunakan masker juga memberikan angin segar bagi bisnis ini, sebab banyak pengguna kacamata yang mengeluhkan kacamata berembun saat beraktivitas.

Semakin berkembangnya bisnis ini, Felicia pun tak lupa untuk memiliki legalitas hukum jelas yakni berupa PT. Runesha Artha Sejahtera dengan brand yang terdaftar resmi yaitu “Nasho”.

“Untuk produk self-sleaning for eyeglass, Nasho sudah bekerja sama dengan lebih dari 80 optik dan sedang mengurus perizinan Kementerian Kesehatan untuk memperluas jangkauan ekspansi produk. Nasho juga terus mengembangkan produk self-cleaning lain seperti hygiene perfume, visor coating, dan gadget coating,” tambahnya.

*Hadapi Tantangan Bisnis*

Ditengah pesatnya perkembangan bisnisnya, berbagai tantangan juga dihadapi oleh Felicia, mulai dari kurang diterimanya produk usahanya oleh pengusaha optik, hingga perlakukan yang kurang pantas.

“Nasho merupakan brand baru dengan membawa fitur inovatif anti-embun, anti-debu, anti-jamur dan antibakter. Kami sering sekali ditolak, dibohongi, diremehkan, dipermalukan bahkan diusir saat menawarkan produk kami,” ungkapnya.

Namun, berbagai tantangan tersebut tak menyurutkan niat Felicia untuk terus mengembangkan bisnisnya, hingga akhirnya ada satu brand optik besar yang percaya pada produk usahanya.

“Hal ini bahkan masih berlangsung sampai sekarang, namun yang menjadi penyemangat kami adalah ketika ada satu optik besar yang percaya pada produk kami, memesan dalam jumlah yang besar dan tunai dimuka. Hal tersebut memberikan api semangat untuk terus berjuang dan menyempurnakan produk kami,” ujar Felicia.

Dari sisi permodalan, Felicia mengungkapkan, bisnisnya dimulai dengan modal sebesar Rp50 juta yang didapatkan dari hadiah lomba dan hibah dari inkubator.

Dengan jerih payah dan tekad yang kuat, saat ini Nasho telah berkembang pesat dan telah mampu memproduksi 1.200 pcs per bulan.

Kemudian, dari sisi kerja sama, dari yang awal berdiri Nasho hanya mampu berpartner dengan 4 optik kecil lokal, dan sekarang sudah berpartner dengan lebih dari 80 optik di Jawa serta tersebar di seluruh wilayah di Indonesia dan mampu menghasilkan pendapatan hingga Rp200 juta dalam 10 bulan pertama.

“Dengan pendanaan bootstrap, di 10 bulan pertama kami berhasil mendapatkan revenue Rp200 juta,” terangnya.

Sedangkan saat ini, rata-rata omzet per bulan mencapai Rp25 juta dan bulan-bulan permintaan paling tinggi adalah ketika akhir tahun karena musim hujan datang.

*Ikuti Indonesia Fund Festival 2021*

Felicia mengaku optimis dengan mengikuti IFF 2021 ini, Nasho bisa menambah pengalaman, networking, hingga mendapatkan pendanaan.

“Kami yakin Nasho akan menjadi brand besar dengan membawa value inovatif untuk produk pembersih yaitu cleaning dan menjadi perusahaan consumer goods self-cleaning nomor satu di Indonesia. Untuk mencapai itu, kami membutuhkan networking, mentor, pendanaan yang kami percaya IFF adalah tempat yang tepat,” jelasnya.

Dalam ajang IFF 2021 ini, Nasho sebagai starup dengan brand lokal sangat yakin dapat menggandeng investor internasional dengan target pendanaan yang akan didapatkan dari investor sebesar Rp429 juta, yang akan dialokasikan untuk produksi, sales dan marketing, hingga riset dan pengembangan produk.

“Harapannya Nasho dapat dikenal lebih luas dan bisa berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk bersama mengembangakan industri nano-coating di Indonesia,” pungkas Felicia. (adv)

Tags: Cubic Startup InchubatorFelicialpdb

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

Pertamina NRE Gaungkan “AKU NET-ZERO HERO”, Ajak Publik Jadi Bagian Solusi Iklim

Jumat, 24 April 2026 - 22:58
mine
Ekonomi

MINE Tebar Dividen di Tengah Ekspansi, Sinyal Percaya Diri Pasca IPO

Jumat, 24 April 2026 - 19:09
upbit
Ekonomi

Sambut Bulan Literasi Kripto 2026, Upbit Indonesia Perkuat Edukasi Kripto Lewat Roadshow di Berbagai Kota

Jumat, 24 April 2026 - 18:18
Matahari
Ekonomi

MDS Retailing, Evolusi Matahari dalam Menjawab Tren Konsumen Modern

Jumat, 24 April 2026 - 16:06
Pelatihan
Ekonomi

Momentum Kartini 2026, Pertamina Dorong UMKM Naik Level dan Tembus Pasar Global

Jumat, 24 April 2026 - 15:35
BAGS
Ekonomi

Bea Cukai Pacu Industri di Jateng, Produsen Tas Semarang Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat

Jumat, 24 April 2026 - 15:15

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1345 shares
    Share 538 Tweet 336
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.