• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Bincang Sehat Seputar HIV-AIDS: Jauhi Penyakitnya, Bukan Orangnya

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 3 Desember 2021 - 12:59
in Gaya Hidup
rs-siloam

Siloam Hospitals Balikpapan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Siloam Hospitals Balikpapan menggelar edukasi bincang sehat seputar HIV-AIDS bertajuk ‘Jauhi Penyakitnya, Bukan Orangnya’ dalam rangkaian Hari AIDS (Acquired Immunodeficiency syndrome) Internasional tahun 2021. Ini dilakukan guna mengingatkan kembali akan pengetahuan dan kepedulian terkait HIV-AIDS.

Dokter Liliana Handranatan, dokter VICITY klinik atau dokter Voluntary Counseling Testing khusus untuk HIV-AIDS yang bekerja di Siloam Hospitals Balikpapan mengatakan, HIV masih menjadi momok menakutkan bagi sebagian orang. Kurangnya edukasi dan pemahaman tentang HIV membuat Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA) seringkali mendapatkan perlakuan yang diskriminatif.

BacaJuga:

Makin Dilirik Pasar Eropa, Chery TIGGO 8 Raih Apresiasi dari Carwow

Gary Iskak Tutup Usia, Diduga Alami Kecelakaan

BUMIL Raih Top Innovation Choice Award 2025, Inovasi Granola Bar untuk Ibu Hamil dan Menyusui

“HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Jika makin banyak sel CD4 yang hancur, daya tahan tubuh akan makin melemah sehingga rentan diserang berbagai penyakit,” ungkap Liliana, pada edukasi bincang sehat seputar HIV-AIDS bertajuk “Jauhi Penyakitnya, Bukan Orangnya”, Rabu (1/12/2021), melalui aplikasi live Instagram.

Menurutnya, HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS. AIDS adalah stadium akhir dari infeksi HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.

“Jadi HIV itu adalah virusnya, sementara AIDS adalah kumpulan gejala yang disebabkan karena penurunan kekebalan tubuh,” jelas Liliana.

Faktor risiko harus diketahui masyarakat agar pencegahan dapat dilakukan secara optimal. Dokter Liliana menjelaskan faktor tersebut didapat melalui penggunaan jarum suntik yang bergantian seperti yang biasa ditemukan pada pengguna narkoba suntik, hubungan seks yang tidak aman seperti yang biasa ditemukan pada kelompok-kelompok tertentu misalnya hubungan dengan sesama jenis. Atau bisa juga air susu ibu yang sudah terkena HIV AIDS.

“Penularan virus ini umum didapatkan dari ketiga faktor tersebut. Adapun tes yang dilakukan biasanya melalui pengambilan dan pemeriksaan darah, serta disarankan untuk datang sendiri. Jadi untuk pasangan pun sifatnya rahasia,” tegasnya.

Adapun tahap paling lanjut dari infeksi HIV adalah AIDS yang dapat memakan waktu bertahun-tahun untuk berkembang jika tidak diobati, tergantung pada kondisi masing-masing individu. Namun, tidak semua orang yang mengidap HIV akan berkembang menjadi AIDS.

“Secara garis besar ada empat cara virus ini ditularkan,” tutur dokter Lili yang juga bertugas sebagai dokter MCU di Siloam Hospitals Balikpapan.

Pertama melalui transfusi darah, kedua lewat cairan sperma atau cairan pre ejakulasi, ketiga lewat cairan vagina, dan yang terakhir melalui air susu ibu. Bukan dari liur atau kontak makanan. Jadi penularannya tidak semudah yang dikira.

Sementara untuk gejala dari HIV yang pertama kali muncul adalah demam, sakit kepala, diare dan sariawan. Biasanya untuk orang dengan HIV positif menjadi AIDS itu butuh waktu yang lama dengan durasi lebih dari 10 tahun.

“Di sana kalau sudah muncul AIDS maka gejala-gejala dari turunnya sistem kekebalan tubuh seperti infeksi-infeksi oportunistik akan bisa masuk ke dalam tubuh. Jadi bisa menyebabkan infeksi TBC, kemudian penurunan berat badan yang signifikan, lalu bisa menyebabkan infeksi jamur dan lain-lain,” pungkasnya.(arm)

Tags: dr. Liliana HandranatanHari AIDShiv/aidsSiloam Hospitals Balikpapan
Berita Sebelumnya

Diguyur DAK Rp8,3 Miliar, Pembangunan Perpustakaan Kota Serang Capai 91 Persen

Berita Berikutnya

Zimbabwe Konfirmasi Kemunculan Omicron

Berita Terkait.

WhatsApp Image 2025-11-29 at 10.20.10
Gaya Hidup

Makin Dilirik Pasar Eropa, Chery TIGGO 8 Raih Apresiasi dari Carwow

Sabtu, 29 November 2025 - 13:21
WhatsApp Image 2025-11-29 at 11.33.57
Gaya Hidup

Gary Iskak Tutup Usia, Diduga Alami Kecelakaan

Sabtu, 29 November 2025 - 11:38
IMG-20251129-WA0000
Gaya Hidup

BUMIL Raih Top Innovation Choice Award 2025, Inovasi Granola Bar untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Sabtu, 29 November 2025 - 10:25
WhatsApp Image 2025-11-29 at 09.10.49
Gaya Hidup

Siloam Hospitals TB Simatupang Capai Keberhasilan Baru di Bidang Kardiologi dan Neurologi

Sabtu, 29 November 2025 - 09:51
oppo
Gaya Hidup

OPPO Perlihatkan Jakarta lewat Find X9 Series dengan Kamera 200MP dan 120x Super Zoom

Jumat, 28 November 2025 - 11:03
kpop
Gaya Hidup

MAMA Awards 2025 Hadapi Ketidakpastian setelah Kebakaran besar di Hong Kong.

Kamis, 27 November 2025 - 21:12
Berita Berikutnya
zimbabwe

Zimbabwe Konfirmasi Kemunculan Omicron

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    774 shares
    Share 310 Tweet 194
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • From Villages to Schools: Wilmar Ensures Clean Water for Future Generations

    687 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Dari Desa ke Sekolah: Wilmar Pastikan Air Bersih untuk Generasi Masa Depan

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Terpuruk di Liga, Persis Solo Diam-Diam Siapkan Sesuatu yang Mengejutkan

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.