• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Stafsus Presiden: Moderasi Beragama Harus Jadi Gerakan Bersama

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 30 November 2021 - 00:00
in Nasional
AAGN Ari Dwipayana

Koordinator Staf Khusus Presiden RI AAGN Ari Dwipayana di Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (29/11/2021)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Koordinator Staf Khusus Presiden RI AAGN Ari Dwipayana mengatakan moderasi beragama tidak bisa dilakukan secara individual, melainkan harus dibangun secara kolektif sehingga menjadi sebuah gerakan bersama.

Hal itu disampaikan Ari Dwipayana dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Menuju Pencapaian Terakhir Wiweka-Widya, Jnana-Wicaksana” di Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (29/11/2021).

BacaJuga:

Bentrokan Maut di Menteng Jadi Alarm, DPR Soroti Pentingnya Pencegahan Konflik

Soroti Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur, DPR Desak Polisi Ungkap Pelaku hingga Motif

Gara-gara Ikut Naik Helikopter dalam Kegiatan KPU, DKPP Beri Sanksi Peringatan Keras kepada Anggotanya

“Kita harus memperbanyak orang- orang yang mau berpikir di tengah, bukan di dua titik ekstrem,” ujar Ari Dwipayana sebagaimana siaran pers yang diterima, di Jakarta, Senin.

Lebih jauh, Ari Dwipayana yang juga Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud, menegaskan bahwa jalan tengah bukan berarti menghilangkan identitas atau menurunkan keyakinan atas agama masing-masing. Jalan tengah adalah sikap terbuka atas perbedaan dan keragaman.

Tapi, Ari mengingatkan memperbesar arus tengah bukan sekadar merayakan perbedaan, tapi berikhtiar untuk terus- menerus berdialog untuk mencari titik- titik persamaan, menemukan common words dan common platform, sehingga bisa mengatasi masalah- masalah bersama.

Ari menawarkan beberapa agenda bersama untuk memperkuat arus tengah, Pertama, perlunya memperkuat rujukan- rujukan teologis yang mempertegas posisi agama sebagai ajaran moderat, melalui kajian- kajian intra- agama maupun lintas agama.

Kedua, kajian-kajian dan rujukan teologi moderat juga harus disuarakan secara lantang melalui kampanye dan gerakan moderasi beragama.

“Hal ini sangat penting, mengingat suara kelompok intoleran justru lebih keras dan lantang. Gerakan moderasi harus disuarakan secara lantang dan intensif dalam berbagai ruang publik, baik di dunia nyata maupun dunia maya,” kata Ari.

Ari mengimbau, segenap aktivis dari semua agama bahu- membahu, saling dukung menyuarakan penolakan pada aksi intoleransi, agar hal tersebut tidak terulang kembali.

Ari juga mengingatkan agar dialog antar-agama dilanjutkan menjadi dialog karya, dimana berbagai kelompok lintas agama menggalang aksi bersama untuk menyelesaikan persoalan kemanusiaan, seperti kemiskinan, keterbelakangan dan juga masalah perubahan iklim yang mengancam dunia.

Orasi Ilmiah diselenggarakan pada Sidang Senat Terbuka IAHN Gde Pudja Mataram yang dirangkai dengan wisuda program sarjana ke-18 dan wisuda program pascasarjana ke-6.

Orasi ilmiah dihadiri oleh Raktor IAHN Gde Pudja Mataram Dr. Wayan Wirata, para Wakil Rektor, Ketua PHDI Provinsi NTB, perwakilan organisasi, lembaga dan yayasan bernafaskan Hindu di NTB.

Turut hadir Manggala Dharma Upapati PHDI NTB Ida Pedanda Gede Kerta Arsa dan wakilnya Ida Pedanda Gede Jelantik Dwija Putra.(mg3)

Tags: ari dwipayanaStaf Khusus Presiden

Berita Terkait.

Mobil
Nasional

Bentrokan Maut di Menteng Jadi Alarm, DPR Soroti Pentingnya Pencegahan Konflik

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:42
Jenazah
Nasional

Soroti Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur, DPR Desak Polisi Ungkap Pelaku hingga Motif

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:22
DKPP
Nasional

Gara-gara Ikut Naik Helikopter dalam Kegiatan KPU, DKPP Beri Sanksi Peringatan Keras kepada Anggotanya

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:21
elnino
Nasional

Indonesia Masuk Daftar Negara Rentan El Nino, Ini Respons Bapanas Soal Stok Pangan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:38
menag
Nasional

Doa Kebangsaan di Monas Jadi Momentum Kebersamaan Sambut Bulan Kemerdekaan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:28
tito
Nasional

Pamong Praja Muda XXXIII IPDN Disebar ke Seluruh Indonesia, Mendagri: Mereka Pemimpin Masa Depan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3033 shares
    Share 1213 Tweet 758
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    752 shares
    Share 301 Tweet 188
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.