• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

China Minta Hentikan “Politisasi” Situasi Peng Shuai

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 23 November 2021 - 23:48
in Internasional
peng shuai

Petenis China Peng Shuai menandatangani bola tenis berukuran besar pada upacara pembukaan Fila Kids Junior Tennis Challenger Final di Beijing, China, Minggu (21/11/2021). Gambar tangkapan layar dari video media sosial. Twitter @QINGQINGPARIS via Reuters/Pras/djo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian luar negeri China mengatakan “orang-orang tertentu” harus menghentikan “membesar-besarkan dengan jahat” dan “mempolitisasi” masalah Peng Shuai, karena pemerintah dan organisasi asing terus mengajukan persoalan seputar kondisi bintang tenis tersebut.

Keberadaan Peng, mantan petenis nomor satu dunia untuk nomor ganda, menjadi perhatian internasional selama hampir 3 pekan setelah ia mengunggah catatan di media sosial yang mengatakan bahwa mantan wakil Perdana Menteri China Zhang Gaoli telah melakukan pelecehan seksual terhadapnya.

BacaJuga:

13 ABK Masih Tertahan, INFISA Tuntut Pemerintah Tuntaskan Repatriasi dari Baku

Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Ia muncul secara publik di Beijing, Sabtu (20/112021), dan melakukan panggilan video dengan presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach, Minggu (21/11/2021), namun asosiasi tenis perempuan (WTA) mengatakan bahwa perihal itu tidak mengurangi kekhawatiran tentang kondisi Peng.

Peneliti Amnesti Internasional China, Alkan Akad, juga mengatakan kepada Reuters bahwa panggilan video itu tidak banyak menyurutkan kekhawatiran atas kondisi Peng, dan bahwa IOC memasuki “wilayah berbahaya.”

“Ini bukan masalah diplomatik,” kata juru bicara kementerian luar negeri China Zhao Lijian dalam konferensi pers reguler, Selasa (23/11/2021), dikutip dari Reuters.

Dia menambahkan bahwa Amnesty memiliki pandangan “anti-China.”

Baca Juga: Soal Penyerangan Seksual Terhadap Petenis Peng Shuai, Ini Reaksi WTA

“Saya yakin semua orang melihat dia baru-baru ini menghadiri beberapa kegiatan publik dan juga melakukan panggilan video dengan Presiden IOC Bach. Saya berharap orang-orang tertentu dapat menghentikan membesar-besarkan dengan jahat, apalagi politisasi,” ungkap Zhao, seperti dikutip Antara, Selasa (23/11/2021).

Pada 2 November, Peng memposting di media sosial China bahwa Zhang telah memaksanya melakukan hubungan seks dan mereka kemudian memiliki hubungan suka sama suka. Artikel itu segera dihapus tak lama setelah diunggah.

Baik Zhang maupun pemerintah China tidak menanggapi tuduhan Peng. Poin tersebut telah diblokir dari diskusi di internet China yang sangat disensor.

Amerika Serikat, Prancis, Inggris dan banyak bintang tenis, termasuk Naomi Osaka, Serena Williams dan Billie Jean King seluruhnya menyatakan keprihatinan atas Peng, yang merupakan mantan atlet Olimpiade.

Isu tersebut terjadi saat Beijing sedang bersiap untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin pada Februari mendatang. Kelompok hak asasi global telah menyerukan boikot Olimpiade dikarenakan catatan hak asasi manusia China yang ditaksir buruk. (mg4)

Tags: ChinaPelecehan SeksualPeng Shuaitenis

Berita Terkait.

ABK
Internasional

13 ABK Masih Tertahan, INFISA Tuntut Pemerintah Tuntaskan Repatriasi dari Baku

Jumat, 17 April 2026 - 18:01
Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI
Internasional

Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI

Jumat, 17 April 2026 - 13:03
Nuklir
Internasional

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Kamis, 16 April 2026 - 12:01
Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran
Internasional

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Rabu, 15 April 2026 - 12:36
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Internasional

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 01:23
Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Internasional

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Selasa, 14 April 2026 - 22:45

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.