• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Petani Milenial, Kementan Lepas `Young Farmer Leaders Training` ke Jepang

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 21 November 2021 - 23:20
in Nasional
petani milenial

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menyematkan selempang pada peserta magang ke Jepang Foto: BPPSDMP Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Guna mendapatkan petani milenial berkualitas global, Kementerian Pertanian RI pada Minggu (21/11) melepas sejumlah petani muda ke Jepang, untuk mengikuti Young Farm Leaders Training Program In Japan selama 11 bulan. Mereka telah mengikuti pelatihan di BBPP Lembang selama 21 hari dengan materi utama bahasa dan budaya Jepang.

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mengatakan Kementan tidak main-main dalam menyiapkan petani milenial, seperti dilakukan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dengan motivasi dan pembekalan melalui kegiatan Inaugurasi Young Farm Leaders Training Program In Japan.

BacaJuga:

Kementerian P2MI Fasilitasi Pemulangan 3 Jenazah Pekerja Migran dari Taiwan

KKP Siapkan Ruang Laut untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan

Menteri PPPA Kawal Pemulihan Psikologi Santriwati Korban Pelecehan di Pati

“Petani milenial adalah penerus pembangunan pertanian, masa depan pertanian, karena itu kita siapkan dengan maksimal,” kata Mentan Syahrul seperti dikutip Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi di Jakarta saat melepas sejumlah petani menuju Jepang.

Dedi Nursyamsi menambahkan bahwa BPPSDMP fokus pada pembinaan generasi muda petani yang kelak akan menggantikan petani saat ini, sebagai bagian dari program regenerasi petani.

Menurutnya, Kementan khususnya BPPSDMP meluncurkan aneka program untuk mendukung peningkatan kualitas dan kompetensi petani milenial, utamanya program pelatihan di mancanegara seperti Jepang, Taiwan dan Korea Selatan yang dikenal sebagai negara maju pada sektor pertanian di kawasan Asia Pasifik.

Baca Juga : Enam Negara Ikuti Simposium Internasional SEAVEG 2021

“Sejak 1984, Kementan telah melaksanakan Peningkatan Kapasitas Pemuda Tani di Bidang Pertanian melalui Program Pelatihan dan Magang ke Jepang. Hingga saat ini sudah ada 1.384 peserta yang dikirimkan,” kata Dedi.

Dia menambahkan, sebelum bertolak ke Jepang, peserta telah mengikuti pendidikan dan pelatihan pemantapan selama 21 hari dengan materi bahasa dan budaya Jepang serta fisik, mental dan disiplin serta agribisnis modern di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang.

“Di Jepang, 10 peserta akan belajar agribisnis dari hulu ke hilir selama 11 bulan. Berangkat pada 22 November 2021, pemberangkatan selanjutnya dijadwalkan pada akhir Desember 2021 sebanyak 21 orang,” kata Dedi yang menempuh pendidikan S2 di Universitas Hokaido, Jepang pada tahun 2000.

Menurutnya, peserta wajib belajar dari sikap dan disiplin orang Jepang dalam berbisnis dan membangun usaha agribisnis. “Untuk peserta yang telah kembali, harus dan wajib menjadi petani andalan di daerahnya dan bisa menghasilkan produk berorientasi ekspor atau pelaku ekspor itu sendiri.”

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Leli Nuryati, selaku panitia inagurasi mengatakan bahwa sejak 1984, Kementan telah melaksanakan Peningkatan Kapasitas Pemuda Tani di Bidang Pertanian melalui Program Pelatihan dan Magang ke Jepang.

“Hingga saat ini ada 1.384 peserta, yang merupakan kerjasama antara BPPSDMP khususnya Puslatan dengan Japan Agricultural Exchange Council atau JAEC,” katanya.

Ditambahkannya, peserta akan belajar agribisnis dari hulu ke hilir selama 11 bulan di Jepang yang diikuti 10 peserta. Mereka berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Lampung dan dari Sumatera Utara.

Muhammad Fadhillah Imsa dari Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur mengaku mendapat informasi untuk pelatihan wirausahaan sekaligus seleksi awal dalam menjaring kandidat terpilih yang akan ke Jepang saat berada di lapangan.

“Saat itu, kami ada yang masih menyadap karet, babat rumput, dan lainnya. Tiba-tiba dihubungi oleh kelompok tani kami, untuk mengikuti seleksi pemagangan ke Jepang. Kami tidak pernah mengira mendapat kesempatan belajar ke Jepang, ini anugrah sangat besar dan berarti bagi kami,” katanya.

Ia berharap sepulang dari Jepang dapat meningkatkan kapasitas mereka sebagai petani milenial dan mengimplementasikannya baik teknologinya, penggunaan bibit, manajemen pestisida, sehingga ekosistem tanah tetap terjaga. (ibs)

 

Tags: BPPSDMPKementanPetani Milenial

Berita Terkait.

fachri
Nasional

Kementerian P2MI Fasilitasi Pemulangan 3 Jenazah Pekerja Migran dari Taiwan

Senin, 11 Mei 2026 - 12:12
kkp
Nasional

KKP Siapkan Ruang Laut untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan

Senin, 11 Mei 2026 - 09:07
ilustrasi
Nasional

Menteri PPPA Kawal Pemulihan Psikologi Santriwati Korban Pelecehan di Pati

Senin, 11 Mei 2026 - 08:47
Wamenekraf Gandeng Raja Ubud Bangun Ekosistem Kreatif Berdaya Saing Global
Nasional

KKP – Pemprov Aceh Sinergi Tangani Pendangkalan Alur dan Muara Sungai di Pelabuhan Perikanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:07
Perkuat Perlindungan Populasi Gajah Sumatera, Monitoring di Bentang Alam Seblat Gunakan Drone Thermal
Nasional

Perkuat Perlindungan Populasi Gajah Sumatera, Monitoring di Bentang Alam Seblat Gunakan Drone Thermal

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:31
Wamenekraf Gandeng Raja Ubud Bangun Ekosistem Kreatif Berdaya Saing Global
Nasional

Wamenekraf Gandeng Raja Ubud Bangun Ekosistem Kreatif Berdaya Saing Global

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:07

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    674 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.