• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Enam Negara Ikuti Simposium Internasional SEAVEG 2021

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 19 November 2021 - 21:13
in Nasional
seaveg

SEAVEG merupakan forum diseminasi hasil para akademisi, pengambil kebijakan, industri dan pelaku usaha pertanian termasuk petani milenial di bidang hortikultura. Foto: BPPSDMP Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 200 peserta dari enam negara berpartisipasi pada Symposium Southeast Asia Vegetebles (SEAVEG) 2021 di Yogyakarta selama enam hari, 18 -20 November 2021 melalui tatap muka dan daring.

SEAVEG merupakan forum diseminasi hasil para akademisi, pengambil kebijakan, industri dan pelaku usaha pertanian termasuk petani milenial di bidang hortikultura. Peserta SEAVEG berasal dari enam negara: Indonesia, Belgia, India, Jerman, Portugal dan Taiwan.

BacaJuga:

El Nino Diprediksi Menguat, Pemerintah Serukan Gerak Cepat Cegah Karhutla

Raih Anugerah SMSI 2026, Umi Sjarifah Buktikan Ketangguhan Perempuan Memimpin Media

Students Begin Gathering Outside House of Representatives Building This Afternoon, Raising Issues from Free Nutritious Meals Program to Fuel Prices

Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo mengatakan, 2020 hingga 2021 merupakan tahun yang tidak dapat dilupakan, khususnya dampak pandemi Covid-19 pada sektor pertanian. Pandemi memaksa Indonesia meningkatkan kerjasama dengan mitra intemasional.

“Diawali dengan panggilan darurat bagi komunitas global, karena pandemi Covid-19 yang telah terjadi. Kondisi yang sangat mengkhawatirkan dalam ketahanan pangan,” kata Mentan Syahrul pada simposium internasional yang diinisiasi Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Baca Juga: Kapolri Apresiasi Kinerja Kementan Penuhi Pangan Nasional

Hal ini penting, katanya, karena Indonesia harus mengembangkan langkah-langkah antisipasi dampak pandemi jangka pendek dan jangka panjang. Salah satunya, kolaborasi dengan pihak swasta, LSM, perguruan tinggi, media massa, lembaga penelitian, politeknik dan lembaga terkait lainnya seperti saat ini melalui SEAVEG 2021 dalam pengembangan hortikultura.

Menurutnya, Kementan terus berupaya melakukan terobosan melalui strategi dan program antisipatif dan adaptif. Strategi Lima Cara Bertindak (Five Ways of Action) dikenal sebagai 5 CB yang mencakup Peningkatan Kapasitas Produksi, Diversifikasi Pangan Lokal, bagian dari kontribusi Indonesia terhadap Dekade PBB bagi Pertanian Keluarga (family  farming) 2019-2028.

5 CB berikutnya, Penguatan Cadangan dan Sistem Logistik Pangan, Pengembangan Pertanian Modern, seperti Smart Farming, Food Estate dan Gerakan Tiga Kali Ekspor Komoditas Pertanian (Gratieks) .

“Melalui 5 CB, kami mendorong upaya percepatan transformasi sistem pangan dan pertanian, dengan tidak lagi menitikberatkan pada aspek peningkatan produksi, namun penguatan sistem pangan dan pertanian yang holistik dan terintegrasi,” jelasnya.

Upaya ini terbukti berdampak signifikan, pada 2020, pertanian menjadi satu-satunya sektor yang tumbuh positif hingga sebesar 1,75 persen (c-to-c) ketimbang 2019 dan menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Kami juga berhasil menjaga ketersediaan pangan dan mengurangi prevalensi kerawanan pangan atau FIES dan inflasi bahan pangan.  Hal ini dengan jelas menunjukkan ketangguhan sektor pertanian dibandingkan sektor lainnya,” ujarnya.

Mentan Syahrul menambahkan, dalam upaya mencapai pertanian berkelanjutan, sinergi yang dilakukan oleh Kementan adalah fokus pada tiga bagian penting pembangunan pertanian, yakni pengembangan kapasitas SDM, penerapan teknologi digital pertanian, dan penerapan inovasi.

“Saat ini, Kementan mengembangkan Agriculture War Room atau AWR, sebuah pusat kendali untuk memantau dan berkomunikasi dengan petani di lapangan dan lembaga terkait di seluruh pelosok Indonesia,” kata Mentan.

“Penggunaan teknologi informasi dan Internet of Things (IOT) akan membantu para pengambil kebijakan untuk membantu merespons permasalahan di lapangan lebih cepat dan akurat,” jelasnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan, salah satu pondasi penting pembangunan Indonesia adalah pengembangan SDM pertanian untuk menghasilkan tenaga profesional, mandiri, dan berdaya saing.

“Untuk itu, Kementan telah mencanangkan beberapa program untuk mengembangkan petani milenial di antaranya melalui pendidikan vokasi, pelatihan vokasi, Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP). Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS), Duta Petani Milenial dan Duta Petani Andalan,” katanya.

Melalui program ini, lanjut Dedi, Kementan memperkenalkan pertanian modern kepada petani milenial guna meningkatkan produksi pertanian dan mampu mengelola pertanian dengan baik.

“Kami berharap melalui program ini petani milenial mampu meningkatkan produksi, distribusi dan pemasaran hasil pertanian.  Dalam program tersebut, kita senantiasa bekerja sama dengan semua pihak terkait,” ujarnya.

Sementara Sekretaris BPPSDMP Kementan, Siti Munifah menyampaikan terima kasih kepada pelaksana sehingga bisa menyambut seluruh tamu dari mancanegara.

“Dalam kesempatan ini kita bisa menyampaikan ide mengenai keberhasilan sektor pertanian Indonesia dalam melewati masa sulit,” katanya. (ibs)

Tags: BPPSDMPKementanmentan

Berita Terkait.

karhutla
Nasional

El Nino Diprediksi Menguat, Pemerintah Serukan Gerak Cepat Cegah Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:08
umi
Nasional

Raih Anugerah SMSI 2026, Umi Sjarifah Buktikan Ketangguhan Perempuan Memimpin Media

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:27
demonstrasi
Nasional

Students Begin Gathering Outside House of Representatives Building This Afternoon, Raising Issues from Free Nutritious Meals Program to Fuel Prices

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:48
Bahas Reformasi Sektor Publik, Indonesia dan Australia Sepakat Perkuat Kapasitas SDM Pemerintahan
Nasional

Bahas Reformasi Sektor Publik, Indonesia dan Australia Sepakat Perkuat Kapasitas SDM Pemerintahan

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:22
Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia
Nasional

Ketua Yayasan Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:21
Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Nasional

Tak Mau Lagi Ada Siswa Belajar di Tenda, Kemendikdasmen Kebut Pemulihan 4.922 Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:33

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7136 shares
    Share 2854 Tweet 1784
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG
Olahraga

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Editor Juni Armanto
Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42

INDOPOSCO.ID – Setelah sempat tersendat di laga pembuka, Swiss akhirnya menemukan ritmenya di laga kedua Piala Dunia 2026 pada Jumat...

SelengkapnyaDetails
Ismael Kone

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37
Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:47
Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:01
Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:23
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.