• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bisnis Sektor Wisata Masih Paling Terdampak

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 17 November 2021 - 23:33
in Ekonomi
wisata

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hampir semua sektor lini bisnis di era pandemi mengalami keterpurukan. Ada yang porak poranda tak mampu lagi bangkit tapi ada juga yang terus survive merangkak dan sampai saat ini mulai ada geliat kehidupannya. Salah satu sektor yang sangat terpukul ada pariwisata. Kena dampak paling awal namun recovery paling lama, dan membutuhkan efforts yang cukup tinggi, baik sisi financial sampai pembenahan infrastruktur, dan sumber daya manusianya.

Akan tetapi bagi yang jeli melihat peluang, sektor pariwisata tetap bisa bangkit. Sebut saja pariwisata di Cirebon yang sudah menunjukan geliat pertumbuhan lewat Okupansi hotel yang mulai full book sejak Oktober lalu.

BacaJuga:

Soroti Ekonomi Neoliberal, Prabowo Sebut Negara Wajib Hadir Menyejahterakan Rakyat

Blockchain Bukan Sekadar Kripto, ICE dan OKX Siapkan Transformasi Pasar Finansial Global

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

“Oktober lalu tertinggi sejak ada PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Tapi kami masih terus melakukan koordinasi dengan satgas, setiap akan ada kegiatan pasti satgas mengetahui, dan kebijakan aturan keluar per tiap minggu. Kami berupaya kooperatif,” aku General Manager Hotel Aston, Niken Damayanti, belum lama ini.

Full book di era PPKM itu bukan berarti semua kamar terisi penuh. Ada banyak aturan dan pengeluaran tambahan yang harus dilakukan dalam mengoperasikan hotel pascapandemi. “Jumlah kapasitas 25 persen sudah agak menolong, karena itu kebijakan pemerintah. Kami juga sudah terima acara pernikahan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya .

Dengan berbagai kreatifitas yang dilakukan, maka hotel pun tetap bisa survive, tidak sampai merumahkan karyawan atau keterlambatan pemberian upah. “Kami mencoba menjadikan pandemi ini sebagai momen untuk belajar, saling bahu membahu karena semua mengalami dampaknya. Semua karyawan mencoba serba bisa, melakukan pengeluaran se efisiensi mungkin. Karena belum tahu kondisi ini sampai kapan, kami tetap berbuat yang terbaik dan tetap waspada,” pungkas Niken.

Hal yang dialami pengusaha hotel, tidak beda jauh dengan pengusaha spa, perawatan kesehatan dan kecantikan. Usaha yang tak kalah terdampak juga dialami oleh Rama Shinta penyedia kebutuhan kecantikan berbahan dasar garam. Meski jumlah wisatawan sudah mengalami peningkatan ke daerah Kota dan Kabupaten Cirebon, tapi untuk produksi usaha kecantikan masih melambat.

“Kalau untuk permintaan lokal sebenarnya tetap ada. Yang memperparah ini ekspor yang belum bisa. Sementara selama ini kan kualitas ekspor kita itu lumayan tinggi,” terang Septi Ariyani, CEO Rama Shinta, produsen Garam Spa, kesehatan dan kecantikan.

Bahkan di awal awal pandemi, Septi mengakui permintaan mengalami peningkatan untuk garam sinus congestion. Karena dengan menggunakan garam sebagai media yang ditambahkan ke air mandi, bisa membuang racun dari dalam tubuh. Garam laut memang mengandung mineral dosis tinggi yang dapat merevitalisasi sel sel kulit. Garam juga menghidrasi kulit dan melindungi dari kusam, memulihkan iritasi serta membantu regenerasi kulit. Sifat anti-inflamasi garam membuat kulit menjadi sejuk.

“Selain untuk mandi, garam kumur juga mengalami permintaan di awal awal pandemi. Tapi ke sekarang sudah biasa saja. Sementara untuk produk lainnya, yang menjadi reseller kita ya ada saja sih satu dua,” akunya.

Seperti melakukan ekspansi dari petambak garam dan melakukan diversifikasi usaha dengan memproduksi garam untuk kecantikan sejak sepuluh tahun terakhir. Septi mengelola 20 hektar lahan produksi garam. Pada 2019 Septi masih berhasil panen sekitar 80 ton per hektar dengan memiliki petani binaan 50 orang. Memasuki pandemi, dan cuaca yang tidak bersahabat di 2020 dan 2021, lahan yang dikelola mengalami penurunan drastis.

“Selain dihantam pandemi, produksi 2020 dan 2021 ini diperparah oleh cuaca kemarau basah di Cirebon. Di tengah produksi hujan datang. Per hektar hanya dapat 20 ton, turun lagi di 2021 per ha hanya 5-7 ton,” keluhnya.

Selain hasil produksi yang mengalami persoalan, harga garam pun dianggap cukup mengecewakan. “Tahun ujian lah. Gak produksi 50 petani gak makan, ketika produksi kita merugi. Kami jual garam sempat 350 perak, buat produksi saja gak nutut,” pungkasnya. (ney)

Tags: bisnisHotel Astonpandemi covid-19Sektor Wisata

Berita Terkait.

Soroti Ekonomi Neoliberal, Prabowo Sebut Negara Wajib Hadir Menyejahterakan Rakyat
Ekonomi

Soroti Ekonomi Neoliberal, Prabowo Sebut Negara Wajib Hadir Menyejahterakan Rakyat

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:31
Blockchain Bukan Sekadar Kripto, ICE dan OKX Siapkan Transformasi Pasar Finansial Global
Ekonomi

Blockchain Bukan Sekadar Kripto, ICE dan OKX Siapkan Transformasi Pasar Finansial Global

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:03
Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan
Ekonomi

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:53
BTN Siapkan Opsi Buyback, Manfaatkan Harga Saham yang Masih Tertekan
Ekonomi

BTN Siapkan Opsi Buyback, Manfaatkan Harga Saham yang Masih Tertekan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:43
Edukasi
Ekonomi

Ekspor Sulut ke Jepang Capai USD22,96 Miliar, Bea Cukai Buka Strategi Tembus Hongkong dan Osaka

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:25
Ekspor
Ekonomi

Viral di YouTube, Angklung Banjarnegara Tembus Pasar Amerika Serikat

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:05

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1338 shares
    Share 535 Tweet 335
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1133 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1122 shares
    Share 449 Tweet 281
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
Jude-bellingham
Olahraga

Hasil Piala Dunia : Jude Bellingham Ungkap Suasana Ruang Ganti Inggris Tidak Ada Drama

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 24 Juni 2026 - 12:54

INDOPOSCO.ID - Gelandang Timnas Inggris Jude Bellingham menegaskan, suasana ruang ganti tim tetap kondusif meski ditahan imbang Ghana 0-0 pada...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Timnas-Kolombia

Hasil Piala Dunia: Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Amankan Tempat di 32 Besar

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:43
Tuchel

Hasil Piala Dunia : Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:12
Ronaldo

Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:50
Kroasia

Hasil Piala Dunia: Bungkam Panama 1-0, Kroasia Hidupkan Asa ke Fase Gugur

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.