• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Air Galon Guna Ulang Aman dan Tak Sebabkan Penyakit

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 16 November 2021 - 23:44
in Gaya Hidup
air galon guna ulang

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter spesialis onkologi dan dokter spesialis kebidanan dan kandungan mengutarakan belum pernah menemukan ada pasien yang mengalami penyakit kanker dan gangguan pada janin karena mengkonsumsi air minum dalam kemasan galon guna ulang. Pakar pangan bahkan menjelaskan bahwa semua air kemasan yang sudah memiliki izin edar aman untuk dikonsumsi.

Penegasan-penegasan ini terungkap dalam acara webinar diskusi media Selasa (16/11/2021), bertajuk “Keamanan Menggunakan Air Galon Guna Ulang di Tengah Isu BPA” yang menghadirkan dokter spesialis onkologi Dr. Bajuadji SpB (K) Onk. MARS, dokter spesialis kebidanan dan kandungan Dr. M. Alamsyah Azis, SpOG (K), M.Kes., KIC, dan pakar pangan dari Universitas Trilogi Hermawan Seftiono, SSi, M.Si.

BacaJuga:

Tampil Berponi di Piala Dunia, Karena aespa Curi Perhatian Publik

Yoo Jae Suk Buka Suara Lagi soal Tudingan “Yoo-Line”, Tegaskan Tak Punya Kuasa Tentukan Casting

Sepupu Seulgi Red Velvet Meninggal Mendadak, Penggemar Berduka

Dokter Bajuadji menjelaskan kanker itu merupakan sekelompok penyakit yang ditandai oleh pertumbuhan yang tidak terkendali dan penyebaran sel-sel abnormal yang dapat menyebabkan kematian. Kanker itu dibagi dua, yaitu yang solid (padat) seperti kanker payudara, kanker usus besar, kanker paru, tulang, prostat, dan yang non solid seperti kanker darah (leukemia).

Disampaikan, etiologi kanker itu ada yang berasal dari dalam dan dari luar. Menurutnya, faktor internal ini paling dominan, dimana 85% keganasan kanker itu diturunkan secara genetik, sehingga terjadi kegagalan repair dari sel DNA ke gen yang akan menjadi gen abnormal yang menetap. Ini yang akan menjadi sel kanker.

Sedang dari faktor eksternal atau lingkungan bisa disebabkan zat kimia, radiasi, sinar ultraviolet atau zat karsinogen misalnya zat pewarna, atau formalin yang ada pada makanan yang memicu terjadinya keganasan.

“Jadi, penyebab kanker yang paling utama adalah faktor genetik. Kedua faktor lingkungan misalkan kebiasaan merokok, minum alkohol, terpapar sinar ultraviolet dari matahari, radiasi ionisasi. Kemudian faktor makanan yang mengandung zat kimia yang bersifat karsinogen seperti zat pewarna dan formalin. Ada juga karena virus dan karena penggunaan hormon sehingga terjadi ketidakseimbangan hormone,” ujar dokter Bajuadji.

Yang jelas, katanya, belum pernah ada orang terkena penyakit kanker karena mengkonsumsi air kemasan galon guna ulang.

“Jujur, saya sendiri belum pernah ada pasien yang datang karena riwayat penggunaan air galon isi ulang kemudian mengakibatkan terjadinya kelainan pada tubuhnya atau kelainan pada organ yang lain. Belum pernah ada untuk kasus keganasan (kanker) atau gangguan pencernaan pada orang dewasa itu yang datang berobat ke rumah sakit tempat saya praktek karena mengkonsumsi air galon,” katanya.

Hal senada juga disampaikan dokter Alamsyah. Menurutnya, belum ada seorang ibu hamil yang janinnya terganggu kesehatannya hanya karena mengkonsumsi air galon guna ulang. Dia mengatakan bahwa faktor utama yang mempengaruhi kesehatan janin itu adalah asupan gizi.

“Jadi, seorang calon ibu itu harus memiliki asupan gizi yang baik untuk mempersiapkan kehamilannya. Makronutrien dan mikronutrien selama hamil akan sangat berdampak terhadap suplai kebutuhan gizi bagi pertumbuhan janin. Artinya, apa yang dimakan yang dikonsumsi oleh ibu ini akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan dari janin itu sendiri,” ucapnya.

Adapun yang menjadi faktor risiko yang bisa membahayakan ibu dalam kehamilan, menurut dokter Alamsyah adalah kebiasaan merokok, meminum alkohol, penyakit yang sudah diidap ibu terutama penyakit jantung, diabetes, dan keadaan trauma.

“Jadi, saya belum pernah menemukan dari pasien saya ada keluhan karena mengkonsumsi air galon guna ulang,” tukasnya.

Terkait keamanan air galon guna ulang ini, seperti disampaikan ahli pangan Hermawan memang tidak perlu dikhawatirkan. Menurutnya, berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan terbukti tidak ada migrasi Bisfenol A (BPA) yang terdapat dalam botol Policarbonat (PC) yang ditempatkan pada suhu ruangan 23 derajat celcius selama 24 jam. Sedang jika botol terkena paparan matahari suhu berkisar 30 derajat celcius selama 7 jam hanya ada migrasi sebesar 0,0257 ppm. Sementara jika diisi air panas 100 derajat celcius selama 30 menit paparan migrasinya mencapai 0,0495 ppm.

Sampel-sampel air botol PC itu diambil sebanyak 5 ml lalu diukur absorbannya pada panjang gelombang 275 nm sebanyak 3 kali pengukuran. Itu jauh di bawah batas maksimal migrasi yang telah ditetapkan BPOM yaitu 0,6 bpj.

Berdasarkan pengujian yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sendiri, Hermawan juga mengatakan bahwa air galon guna ulang ini telah dinyatakan aman untuk dikonsumsi karena migrasi BPA-nya hanya 0,033 bpj atau jauh di bawah batas maksimal migrasi yang telah ditetapkan BPOM yaitu 0,6 bpj.

Selain itu, menurut Hermawan, jika sudah memiliki izin edar, berarti produk air galon guna ulang itu pasti sudah memiliki SNI (Standar Nasional Indonesia). Artinya, sudah melewati aturan pengujian berdasarkan yang ada di laboratorium yang sudah berakreditasi. “Jadi, sebenarnya dengan memakai air galon yang telah memenuhi standar SNI, produk itu sudah aman untuk dikonsumsi,” katanya. (ibs)

Tags: Air Galon Guna UlangAmanpenyakit

Berita Terkait.

karina
Gaya Hidup

Tampil Berponi di Piala Dunia, Karena aespa Curi Perhatian Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:02
yoo
Gaya Hidup

Yoo Jae Suk Buka Suara Lagi soal Tudingan “Yoo-Line”, Tegaskan Tak Punya Kuasa Tentukan Casting

Jumat, 12 Juni 2026 - 02:20
suky
Gaya Hidup

Sepupu Seulgi Red Velvet Meninggal Mendadak, Penggemar Berduka

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:30
ANTAM Cetak Rekor Pendapatan Rp84,64 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Dividen 70 Persen
Gaya Hidup

Comeback NewJeans Diperkirakan Sebelum Oktober, Disusul Tur Dunia

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:00
Didukung Inovasi dan Kinerja Positif, Bank Raya Bidik Pertumbuhan Digital Berkelanjutan
Gaya Hidup

Hwang In Youp dan Hyeri, Cinta Pertama Kembali Setelah 15 Tahun Dalam Drama ‘Dream To You’.”

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:07
Tanggapan Park Yoon Ho Terhadap Tawaran Peran Petinju
Gaya Hidup

Tanggapan Park Yoon Ho Terhadap Tawaran Peran Petinju

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:26

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1473 shares
    Share 589 Tweet 368
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    899 shares
    Share 360 Tweet 225
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1176 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.