• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Di Kediri Banyak Ditemukan Prasasti Bertuliskan Aksara Kawi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 13 November 2021 - 23:49
in Nusantara
Prasasti Bertuliskan Aksara Kawi

Kongres Aksara Kawi di Kediri, Jawa Timur, Sabtu (13/11/2021). Foto : Antara/Asmaul

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Bidang Pengembangan Usaha, Kerja Sama dan Marketing Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) Heru Nugroho menyatakan di Kediri, Jawa Timur, banyak ditemukan prasasti yang bertuliskan Aksara Kawi.

Pihaknya memiliki program menyirat Indonesia melalui digitalisasi aksara Nusantara, sehingga berinisiatif untuk membuat program digitalisasi termasuk Aksara Kawi yang hingga saat ini masih proses guna melestarikan aset budaya tersebut.

BacaJuga:

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,5 Hantam Pesisir Barat Lampung Usai Waktu Subuh

Banten Dilirik Investor Data Center dan AI, Lokasi Pilihan di Cileles Lebak

“Dari pelacakan Aksara Kawi ini di Prasasti Kediri, maka Kediri layak jadi Ibukota Aksara Nusantara, karena jejak Aksara Kawi di prasasti paling banyak di Kediri,” katanya dalam acara Kongres Aksara Kawi di Kediri, Jawa Timur, Sabtu (13/11/2021).

Ia juga menambahkan Aksara Kawi adalah induk seluruh aksara yang lahir di Nusantara. Untuk itu, pihaknya berniat menghidupkan kembali Aksara Kawi, sehingga bisa dipahami, diingat, dilestarikan dan diharapkan juga dipakai.

Salah satu caranya dengan memanfaatkan digital. Jika saat ini pesan di WhatsApp bisa diganti dengan bahasa lain misalnya Korea, Arab, saat ini aksara Nusantara belum satu pun kecuali yang diinstal. Padahal, harapannya bisa otomatis.

Demi mendukung digitalisasi Aksara Kawi, saat ini sedang diurus ke lembaga Unicode. Proposal juga sudah disusun diterima untuk Aksara Kawi.

Dengan didukung bukti-bukti dari hasil pelacakan prasasti, dokumentasi, sudah diterima oleh Unicode dan saat ini masih menunggu proses lebih lanjut di dalam negeri.

Di Indonesia, beberapa yang sudah didigitalisasikan saat ini di antaranya adalah Jawa, Sunda, Bali, Bugis atau Aksara Lontaraq, Jangang-jangang atau Aksara Makassar, Rejang, Batak dan lainnya.

“Niat kami ingin hidupkan kembali Aksara Kawi, dipahami, diingat, dilestarikan dan semoga dipakai,” kata dia dikutip Antara.

Heru Nugroho sebelum aktif mensupport pendaftaran aksara- aksara Nusantara ke Unicode, juga sempat menjadi Ketua Tim Kemenpora RI saat mendaftarkan pencak silat ke badan kebudayaan dunia UNESCO.

Akhirnya pencak silat sebagai Warisan Budaya Tidak Benda Indonesia ditetapkan melalui sidang ke-14 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage diselenggarakan UNESCO di Bogota, Kolombia pada 9-14 Desember 2019.

FGD Road to Kongres Aksara Kawi-Kota Kediri 2022 dihadiri oleh pelapor Setya Amrih Prasaja filolog dari Dinas Kebudayaan Provinsi Yogyakarta sekaligus Ketua Tim Kongres Aksara Jawa I 2020, Ilham Nurwansyah konsultan aksara Nusantara dari PANDI, Risang Yuwono, Ketua Tobing Institute Yogyakarta; Arief Budiarta dari komunitas aktivis aksara Seja Jabung Yogyakarta; Diaz Nawaksara, Ketua Yayasan Pawiyatan Nawaksara; dan Henri Nurcahyo dari Komunitas Brangwetan.

Acara tersebut diselenggarakan 3 hari, mulai 12-14 November 2021. Acara juga diiringi budayawan dari Kediri dan sekelilingnya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga(Disbudparpora) Kota Kediri Zachri Ahmad mengatakan kegiatan Kongres Aksara Kawi ini pertama kali diselenggarakan di Kediri. Acara diiringi oleh peserta dari berbagai daerah di Kediri dan sekelilingnya.

Pihaknya juga mengapresiasi konsep digitalisasi Aksara Kawi tersebut. Dengan itu, anak-anak muda pastinya bisa belajar dan lebih mengenali tentang budaya.

“Aksara Kawi ini bila dikatakan anak-anak sekarang belum tahu. Ini lalu dimunculkan, dibudayakan, sehingga mereka mengetahui seperti apa Aksara Kawi yang menjadi budaya bangsa kita itu dikenal oleh generasi sekarang,” kata Zachri. (mg4)

Tags: aksara kawijatimKediriKongres

Berita Terkait.

Jasad
Nusantara

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:12
Gempa-Lampung
Nusantara

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,5 Hantam Pesisir Barat Lampung Usai Waktu Subuh

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:49
Andra-Soni
Nusantara

Banten Dilirik Investor Data Center dan AI, Lokasi Pilihan di Cileles Lebak

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:44
soni
Nusantara

Sambut Investor, Gubernur Andra Soni Pastikan Stok Kebutuhan Listrik di Banten Melimpah

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:09
bc3
Nusantara

Bea Cukai Maluku dan Ternate Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:06
bc2
Nusantara

Bea Cukai Kendari Amankan Rokok dan Miras Ilegal Modus Jalur Ekspedisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3057 shares
    Share 1223 Tweet 764
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.