• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pemkab Bogor Fokus Pembangunan Wilayah dari Tingkat Desa

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 4 November 2021 - 05:23
in Megapolitan
desa

Ilustrasi. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bupati Bogor, Ade Yasin menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah melakukan pembangunan mulai dari tingkat desa.

“Sebagian besar potensi dan kekayaan daerah berada di desa seperti UMKM, petani dan Bumdes, sehingga keberhasilan pembangunan akan dinilai baik jika desa telah berkembang dan mandiri,” ungkapnya saat menjadi narasumber Seminar Nasional Universitas Djuanda secara virtual di Cibinong, Bogor, Rabu (3/11).

BacaJuga:

PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern

Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

Komnas PA Tegaskan Kasus Perundungan di Taman Kramat Pulo Masuk Kategori Kriminal

Ade Yasin mengaku mempunyai beberapa program harapan untuk membangun wilayah pedesaan, mulai dari meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), bantuan keuangan desa berupa Satu Miliar Satu Desa (Samisade), hingga menggelar sekolah pemerintahan desa.

Beberapa upayanya itu sebagian sudah menghasilkan hasil. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyatakan Kabupaten Bogor nihil desa berstatus tertinggal mulai tahun ini.

Kemendes PDTT pada pada situs resminya, kemendesa.go.id, menayangkan empat desa di Kabupaten Bogor yang pada 2020 masih berstatus desa tertinggal, saat ini naik status menjadi desa berkembang.

Empat desa tersebut yaitu Cilaku di Kecamatan Tenjo, Wirajaya di Kecamatan Jasinga, serta Sukarasa dan Buanajaya di Kecamatan Tanjungsari.

Di sisi itu, data Kemendes PDTT membuktikan banyak perkembangan lainnya dari desa-desa di Kabupaten Bogor, seperti desa mandiri dari sebelumnya berjumlah 29 desa menjadi 48 desa. Kemudian, desa maju dari sebelumnya berjumlah 131 desa menjadi 188 desa. Jumlah desa berkembang yang sebelumnya tercatat ada 252 desa, saat ini tertinggal sebanyak 180 desa.

Di sisi itu, Ade Yasin mencatat sudah ada sebanyak 18 Bumdes di wilayahnya yang mempu berkontribusi untuk perekonomian.

“Berdasarkan hasil review, sebanyak 25 BUMDes di Kabupaten Bogor yang sudah memperoleh keuntungan, 18 BUMDes sudah berkontribusi pada perekonomian desa,” paparnya, seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, 416 desa di Kabupaten Bogor kini memiliki BUMDes dengan berbagai kategori, yakni enam BUMDes mandiri, 16 BUMDes maju, 63 BUMDes berkembang, dan 331 BUMDes dasar. (mg4)

Tags: Ade Yasindesakabupaten bogorpembangunan

Berita Terkait.

PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern
Megapolitan

PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:15
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Megapolitan

Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:44
Komnas PA Tegaskan Kasus Perundungan di Taman Kramat Pulo Masuk Kategori Kriminal
Megapolitan

Komnas PA Tegaskan Kasus Perundungan di Taman Kramat Pulo Masuk Kategori Kriminal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:02
Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini, Cek Titik Lokasinya
Megapolitan

Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini, Cek Titik Lokasinya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:42
Pramono
Megapolitan

Pramono: Jakarta International Marathon 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi dan Sport Tourism Ibu Kota

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:51
hujan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1523 shares
    Share 609 Tweet 381
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.