• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Soal Penolakan Wisata Glow di Kebun Raya, Ini Kata Wali Kota Bogor

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 29 Oktober 2021 - 00:39
in Nusantara
glow

Logo wisata Glow di dinding Pintu masuk utama Kebun Raya Bogor. (ANTARA/Linna Susanti)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menghasilkan surat statment tindakan yang mensupport tuntutan budayawan soal penolakan wisata Glow Kebun Raya Bogor agar pihak pengelola segera mengkoreksi konsep bisnisnya yang beradu dengan budaya.

Dalam surat Wali Kota Bogor nomor 430/5727 Umum yang luncurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Kamis, terdapat 5 poin lebih rinci dari poin-poin yang disampaikan Bima Arya sebelumnya.

BacaJuga:

Bea Cukai Sidoarjo Musnahkan 3,9 Juta Rokok Ilegal, Nilainya Tembus Rp5,9 Miliar

Disembunyikan di Dinding Truk! Bea Cukai Batam Sita 337 HP Ilegal Senilai Rp3,7 Miliar

PP INI Matangkan Program Kerja dan Rekomendasi Pemerintah

Surat membalas pemohonan Komunitas Budaya Jawa Barat agar Pemerintah Kota Bogor mempertahankan unsur kebudayaan didalam pengelolaan Kebun Raya Bogor dan menyangkal wisata Glow.

5 poin tersebut yakni yang pertama Pemkot Bogor memandang bahwa pengembangan dan pengelolaan Kebun Raya Bogor (KRB) harus searah dengan kepribadian dan identitas Kota Bogor sebagai Kota Pusaka yang tidak saja menjaga kelestarian alam namun juga peninggalan budaya.

Kedua, dalam perihal kegiatan Glow, Pemkot Bogor telah menerima kajian cepat dari tim IPB University. Dituturkan dalam poin ini, data dalam kajian ini membuktikan bahwa kegiatan Glow berpotensi memberikan dampak bagi ekosistem, tidak hanya KRB namun juga di lingkungan luar KRB dan Kota Bogor pada biasanya.

Selanjutnya, poin ketiga surat statment tindakan itu Pemerintah Kota Bogor meminta kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Mitra Natura Raya (MRN) untuk melakukan secara menyeluruh terhadap konsep Glow dan pengelolaan Kebun Raya Bogor bersama-sama dengan pihak IPB University.

Poin keempat, Pemkot Bogor meminta kepada BRIN agar semua kebijakan terkait pengelolaan KRB memperhatikan kebajikan lokal dan memperhatikan rekomendasi dari Pemkot Bogor.

Kemudian, poin kelima Pemkot Bogor meminta kepada PT MRN untuk mengakhiri semua kegiatan Glow selama proses selama proses evaluasi tersebut berjalan.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menenakankan ada 2 perihal yang dikira genting soal wisata bimbingan Glow kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebelum mengambil tahap membukanya secara resmi.
“Bukan hanya ada konservasi di situ, tapi ada aktivitas kebudayan, kita hormati tujuan peziarah ke situ,” ucap Bima Arya.

Bagi Bima, baik pertimbangan gejala gangguan konservasi belukar dan hewan dari peneliti IPB di Kebun Raya Bogor, ataupun unsur kebudayaan yang dirisaukan masyarakat perlu menjadi pertimbangan matang BRIN.

Jangan sampai kegiatan wisata Glow membuat kerusakan ekosistem, kegiatan wisata yang umumnya ada dan kegiatan budaya.

Polemik ini telah bergulir sekitar satu bulan dengan sejumlah pementasan kebudayaan penolakan wisata Glow dan pro anti para ahli tentang pencahayaan ciptaan yang didatangkan wisata tersebut.

PT MRN dibantu oleh sejumlah ahli tumbuhan yang biasa mengadakan penelitian di Kebun Raya Bogor antara lain Greg Hambali dan Menteri Kehutanan periode 2004-2009 sekaligus Pemerhati lingkungan MS Kaban.

Sementara Pemkot Bogor beruntun meminta kajian dari peneniti IPB dan menampung kritik budayawan.

Baru-baru ini, Pemerintah Kota Bogor berjumpa dengan pihak BRIN dan peneliti IPB untuk berkoordinasi. (mg4)

Tags: bogorkebun raya bogorWali Kota BogorWisata Glow

Berita Terkait.

Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Sidoarjo Musnahkan 3,9 Juta Rokok Ilegal, Nilainya Tembus Rp5,9 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 14:54
HP
Nusantara

Disembunyikan di Dinding Truk! Bea Cukai Batam Sita 337 HP Ilegal Senilai Rp3,7 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 14:04
pp
Nusantara

PP INI Matangkan Program Kerja dan Rekomendasi Pemerintah

Selasa, 14 April 2026 - 13:13
Turnamen
Nusantara

Sidrap Timur Jadi ‘The Best Gardu’ di Bupati Cup II 2026, Intip Daftar Lengkap Pemenang dan Besaran Uang Pembinaan Turnamen Domino

Selasa, 14 April 2026 - 11:42
bc
Nusantara

Bea Cukai Sidoarjo Musnahkan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

Selasa, 14 April 2026 - 11:22
Jazuli-Juwaini
Nusantara

Jazuli Juwaini Nahkodai Mathla’ul Anwar 2026–2031, Usung Visi “MA Naik Level” Menuju Pengaruh Global

Selasa, 14 April 2026 - 08:13

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2505 shares
    Share 1002 Tweet 626
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    891 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.