• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ratusan Hektare Tanah di Banten Disita Negara. Ada Apa?

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 29 Oktober 2021 - 14:04
in Nusantara
tanah

Suasana hasil penyampaian lahan sitaan atas terpidana dari kasus Jiwasraya di Kejati Banten.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Banten, menyita barang rampasan negara atas kasus dugaan korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya.

Ada ratusan hekatare tanah, barang bergerak, dan barang tidak bergerak yang disita. Bidang tanah itu ada di empat daerah wilayah Provinsi Banten. Namun sejauh ini, belum ada nilai total keseluruhan dari hasil sitaan. Sebab samai saat ini masih dalam proses penilaian.

BacaJuga:

Bea Cukai Jambi dan BNN Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu di Bandara Sultan Thaha, Pelaku Ditangkap di Hotel

Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal di Banjarmasin, Bea Cukai Selamatkan Potensi Kerugian Penerimaan Negara Rp15 Miliar

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

Kepala Pusat Pemulihan Aset (Kapus PPA) Kejaksaan Agung, Elan Suherlan mengatakan, saat ini kegiatan penilaian sampai pada tahap survei lokasi barang rampasan negara.

Ada empat daerah yang menjadi wilayah barang sitaan. Di antaranya, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) barang rampasan negara perkara terpidana Joko Hartono Tirto dan terpidana Hary Prasetyo, ada dua bidang tanah dan bangunan.

Kemudian di Kabupaten Tangerang, barang rampasan negara perkara terpidana Benny Tjokrosaputro, terpidana Hary Prasetyo dan terpidana Heru Hidayat.

Ada 37 bidang dengan luas keseluruhan 281.993 meter persegi (m2) dan satu unit apartemen. Bidang tanah itu berada di limal kecamatan yang tersebar di 14 desa.

“Kecamatan Serpong, dua bidang tanah dengan luas seluruhnya 5.860 m2. Kecamatan Cisauk, 20 bidang tanah dengan luas seluruhnya 229.147 m2 dan satu unit apartemen. Kecamatan Cikupa, empat bidang tanah dengan luas seluruhnya 18.503 m2. Kecamatan Tigaraksa, dua bidang dengan luas seluruhnya 5.700 m2. Kecamatan Sepatan, sembilan bidang dengan luas seluruhnya 22.783 m2,” katanya saat ditemui di Kejati Banten, Jumat (29/10/2021).

Selanjutnya di Kabupaten Serang, barang rampasan negara perkara terpidana Benny Tjokrosaputro, ada satu bidang tanah dengan luas 35.100 m2 di Kecamatan Tanara.

Untuk di Kabupaten Lebak, barang rampasan negara perkara terpidana Benny Tjokrosaputro, ada 654 bidang tanah/bangunan bidang tanah dengan luas seluruhnya sekitar 300 hektare yang tersebar secara sporadik di enam kecamatan.

“Kecamatan Rangkasbitung, dengan luas bidang seluruhnya kurang lebih 1.040.130 m2. Kecamatan Cibadak, dengan luas bidang seluruhnya kurang lebih 653.202 m2. Kecamatan Sajira, dengan luas bidang seluruhnya kurang lebih 113.474 m2. Kecamatan Maja, dengan luas bidang seluruhnya kurang lebih 1.101.250 m2. Kecamatan Curugbitung, dengan luas bidang seluruhnya kurang lebih 692.648 m2. Kecamatan Kalanganyar, dengan luas bidang seluruhnya kurang lebih 76.832 m2,” terangnya.

Ia menyebutkan, harga tanah dilakukan penghitungan agar diperoleh nilai yang akan menjadi dasar dalam penyelesaian barang rampasan negara melalui lelang.

“Seluruh yang dirampas akan dilakukan pelelangan. Sebelum dilelang akan dilakukan penilaian terhadap seluruh aset. Kalau sudah laku masuk ke kas negara,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kanwil DJKN Banten, Nuning SR Wulandari menambahkan, saat ini jumlah bidang yang telah disurvei di Kabupaten Lebak yang berada di Kecamatan Rangkasbitung sebanyak 139 bidang tanah.

“139 bidang (di Rangkasbitung) yang dilakukan saat ini selama 5 hari. Minggu depan akan kami selesaikan 150 bidang,” ujarnya.

Adapun kendala yang dihadapi dalam upaya penyelesaian barang rampasan negara, karena beberapa bidang tanah tidak diketahui lokasi tepatnya.

Sebab, bidang tanah sudah berubah menjadi sungai, terjadi di Desa Kolelet Wetan ada sekitar lima titik sudah berbaur dengan sungai.

“Lokasi tanah tersebar secara sporadic, bukan suatu hamparan. Tidak bisa dipukul sama. Tempat terpencil, harus ada data pembanding. Saat ini belum bisa menyatakan berapa totalnya,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Banten, Marang menyebutkan, Kejati Banten akan membantu mengamankan aset-aset yang sudah menjadi sitaan negara dari kasus Jiwasraya. “Kegiatan kemarin (penyitaan lahan) dan akan selesai satu bulan ke depan,” paparnya. (son)

Tags: BantenJiwasrayaKejatitanah disita

Berita Terkait.

bc2
Nusantara

Bea Cukai Jambi dan BNN Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu di Bandara Sultan Thaha, Pelaku Ditangkap di Hotel

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:06
bc
Nusantara

Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal di Banjarmasin, Bea Cukai Selamatkan Potensi Kerugian Penerimaan Negara Rp15 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:54
Jasad
Nusantara

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:12
Gempa-Lampung
Nusantara

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,5 Hantam Pesisir Barat Lampung Usai Waktu Subuh

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:49
Andra-Soni
Nusantara

Banten Dilirik Investor Data Center dan AI, Lokasi Pilihan di Cileles Lebak

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:44
soni
Nusantara

Sambut Investor, Gubernur Andra Soni Pastikan Stok Kebutuhan Listrik di Banten Melimpah

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3067 shares
    Share 1227 Tweet 767
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.