• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Soal Jalan Ataturk, Sekjen PBNU: Lebih Bijaksana Gunakan Nama Tokoh Betawi

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 21 Oktober 2021 - 12:53
in Megapolitan
pbnu

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini (tengah). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini menanggapi soal polemik nama jalan di Menteng, Jakarta Pusat akan diganti menjadi nama tokoh bangsa Turki Mustafa Kemal Ataturk. Menurutnya, lebih bijaksana menggunakan nama para tokoh Betawi.

Ia pun menyebut, beberapa tokoh Betawi yang menginspirasi dan memiliki kontribusi bagi penyebaran Islam di Tanah Air. Antara lain, Muhammad Mansyur atau yang dikenal dengan Guru Mansur, Abdul Mughni bin Sanusi bin Ayyub bin Qays atau Guru Mughni hingga Ahmad Marzuki atau Guru Marzuki.

BacaJuga:

Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Siang Hari

Kantah Jakarta Barat Tuntaskan Sertipikasi Aset PLN Senilai Rp380 Miliar

Sidak Pabrik Kerupuk di Jakbar, Kevin Wu Soroti Aktivitas Pembakaran Terbuka

“Tentang rencana pemberian nama jalan protokol Jakarta dengan nama tokoh pembaharu Turki, menurut saya jauh lebih bijaksana jika menggunakan nama tokoh Betawi yang menginspirasi, seperti Guru Manshur (Jembatan Lima), Guru Mughni (Kuningan) dan Guru Marzuki (Cipinang). Setuju?” kata Helmy melalui akun Twitter resminya @helmy_faishal_z yang dikutip Kamis (21/10/2021).

Baca Juga : Kenapa Turki Usulkan Ataturk Jadi Nama Jalan Jakarta, Ini Kata Pengamat

Guru Mughni lahir sekitar tahun 1860 di Kampung Kuningan, Jakarta, dan wafat dalam usia 70 tahun, ulama Betawi itu memiliki nama lengkap Abdul Mughni bin Sanusi bin Ayyub bin Qays.

Berdasar laman nu.or.id, bahwa nama lengkap Guru Mansur ialah Muhammad Mansur bin Abdul Hamid bin Damiri bin Abdul Muhid bin Tumenggung Tjakra Jaya (Mataram, Jawa).

Ia dilahirkan di Kampung Sawah Jembatan Lima, Jakarta pada tahun 1878 H dan wafat pada hari Jumat sore, 2 Shafar tahun 1387 H bertepatan dengan tanggal 12 Mei 1967.

Sedangkan KH Ahmad Marzuki bin Mirsod alias Guru Marzuki, salah satu ulama besar di tanah Betawi yang dimakamkan di Cipinang Muara, Jakarta Timur. Termasuk sosok mahaguru bagi para ulama dan pejuang di Batavia pada era kemerdekaan abad ke-19 dan abad ke-20.

Rencana penamaan jalan di Menteng menjadi Mustafa Kemal Ataturk menuai kontroversi. Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal menjelaskan duduk perkara nama jalan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, akan diubah menjadi Mustafa Kemal Ataturk.

Hal itu berawal dari keinginan pemerintah Indonesia agar nama jalan di depan KBRI Ankara, Turki, diganti menjadi Ahmed Soekarno. Pada saat ini, jalan di depan KBRI Ankara kini menggunakan nama Belanda, yakni Holanda Cadesi. (dan)

Tags: Jalan AtaturkNahdlatul UlamaPBNU

Berita Terkait.

KAI: dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Siang Hari

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:49
Penyerahan
Megapolitan

Kantah Jakarta Barat Tuntaskan Sertipikasi Aset PLN Senilai Rp380 Miliar

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:28
Partisipasi TKA SD-SMP Tembus 97 Persen, Kemendikdasmen Pastikan Pengumuman Tepat Waktu
Megapolitan

Sidak Pabrik Kerupuk di Jakbar, Kevin Wu Soroti Aktivitas Pembakaran Terbuka

Kamis, 30 April 2026 - 23:35
Rem Blong, Tronton Tabrak Separator Busway di Turunan Flyover Slipi
Megapolitan

Rem Blong, Tronton Tabrak Separator Busway di Turunan Flyover Slipi

Kamis, 30 April 2026 - 20:15
Polisi Terbitkan SP3, Status Tersangka Haksono Santoso Dicabut
Megapolitan

Polisi Terbitkan SP3, Status Tersangka Haksono Santoso Dicabut

Kamis, 30 April 2026 - 20:02
Polisi Prediksi 200 Ribu Buruh Geruduk Jakarta di Peringatan May Day
Megapolitan

Polisi Prediksi 200 Ribu Buruh Geruduk Jakarta di Peringatan May Day

Kamis, 30 April 2026 - 19:31

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3232 shares
    Share 1293 Tweet 808
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2562 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1580 shares
    Share 632 Tweet 395
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1226 shares
    Share 490 Tweet 307
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.