• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Penjabat Menlu Afghanistan Inginkan Hubungan yang Baik dengan Dunia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 12 Oktober 2021 - 17:27
in Internasional
niqab

Ilustrasi--Seorang wanita mengenakan niqab memasuki salon kecantikan di mana iklan wanita telah dirusak oleh seorang penjaga toko di Kabul, Afghanistan, Rabu (6/10/2021). Reuters/Jorge Silva/Foc/sa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penjabat menteri luar negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi menginginkan hubungan yang baik dengan negara-negara dunia, tetapi menolak membuat komitmen tegas bagi pendidikan anak perempuan.

Komitmen itu dituntut oleh dunia internasional agar Taliban mengizinkan semua anak Afghanistan kembali bersekolah.

BacaJuga:

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Hampir dua bulan sejak kejatuhan pemerintah yang didukung Barat, pemerintahan baru Taliban berupaya membangun hubungan dengan negara lain untuk membantu mencegah krisis ekonomi dahsyat di Afghanistan.

“Masyarakat internasional harus mulai bekerja sama dengan kami. Dengan begitu kami akan mampu menghentikan kondisi tidak aman dan pada saat yang sama kami akan bisa terlibat secara positif dengan dunia,” kata Muttaqi dalam acara yang diselenggarakan oleh Center for Conflict and Humanitarian Studies di the Doha Institute for Graduate Studies, Senin (11/10).

Namun, sejauh ini Taliban menolak mengizinkan anak perempuan kembali ke sekolah menengah.

Itu adalah salah satu tuntutan utama masyarakat internasional kepada Taliban, setelah keputusan kelompok tersebut bulan lalu untuk membuka kembali sekolah menengah hanya untuk anak laki-laki.

Muttaqi mengatakan pemerintah Taliban bergerak dengan hati-hati tetapi baru berkuasa selama beberapa minggu, sehingga tidak dapat diharapkan untuk menyelesaikan reformasi yang belum dapat diterapkan oleh masyarakat internasional dalam 20 tahun.

“Mereka memiliki banyak sumber keuangan dan mereka memiliki dukungan internasional yang kuat, tetapi pada saat yang sama Anda meminta kami untuk melakukan semua reformasi dalam dua bulan?” kata dia.

Pemerintahan baru telah mendapat kecaman terus-menerus atas pendekatannya terhadap pendidikan anak perempuan, yang dianggap sebagai salah satu dari sedikit keuntungan positif dari keterlibatan Barat selama dua dekade di Afghanistan.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengatakan Taliban telah melanggar janji untuk menjamin hak-hak perempuan dan anak perempuan. Menurut Guterres, tidak mungkin ekonomi dapat diperbaiki jika perempuan dilarang bekerja.

Muttaqi mengulangi seruan agar Amerika Serikat mencabut pembekuan cadangan bank sentral Afghanistan senilai lebih dari USD9 miliar (sekitar Rp128 triliun) yang disimpan di luar negeri.

Namun, ia mengatakan pemerintah masih memiliki pendapatan sendiri dari pajak, tarif bea cukai, dan pertanian jika dana tersebut tetap dibekukan.

Dia mengatakan pasukan Taliban memiliki kendali penuh atas Afghanistan dan mampu mengendalikan ancaman dari agresif ISIS yang telah mengklaim serangkaian serangan mematikan dalam beberapa pekan terakhir, termasuk pemboman pekan lalu di sebuah masjid Syiah di kota utara Kunduz.

Lebih lanjut Muttaqi mengatakan bahwa tekanan internasional terhadap pemerintahan Taliban justru membantu perjuangan ISIS.

“Alih-alih menekan, dunia harus bekerja sama dengan kami,” ujar dia. (mg3)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: afghanistanTaliban

Berita Terkait.

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41
KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI
Internasional

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:44

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3057 shares
    Share 1223 Tweet 764
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.