• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Gawat, di NTT Masih Ada 80.909 Anak Alami Masalah Kekerdilan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 11 Oktober 2021 - 20:55
in Nusantara
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Percepatan Penurunan Stunting Se- NTT di Labuan Bajo, Senin (11/10/2021). Foto : Biro Humas Setda NTT

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Percepatan Penurunan Stunting Se- NTT di Labuan Bajo, Senin (11/10/2021). Foto : Biro Humas Setda NTT

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 80.909 anak di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengalami masalah kekerdilan (stunting) yang tersebar pada 22 kabupaten/kota.

“Jika kita melihat dari jumlah, maka saya merasa sedih karena masih ada 80.909 anak-anak kita yang masih stunting,” kata Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting se-Provinsi NTT di Labuan Bajo yang dikutip melalui siaran per Biro Humas Setda NTT yang diterima di Kupang, Senin (11/10/2021).

BacaJuga:

BNPB Ralat Data Korban Gempa NTT: Meninggal Dunia 1 Orang, 4 Luka-luka

Gempa M 7 Guncang NTT, 2 Ribu Warga Nagekeo Mengungsi

Kondisi Muka Laut Aman, Peringatan Dini Tsunami Pasca-Gempa NTT Berakhir

Ia mengatakan, jika melihat secara statistik, kasus kekerdilan di NTT menurun cukup bagus, yaitu sampai pada 21 persen.

Namun jika penurunannya biasa-biasa saja, kata dia, artinya kerja pemerintah daerah masih kurang maksimal karena hal ini berkaitan dengan nyawa manusia.

Oleh sebab itu ia menegaskan bahwa penyelesaian masalah kekerdilan di NTT tidak bisa jika hanya dilakukan dengan cara-cara yang biasa karena NTT merupakan salah satu penyumbang stunting terbesar di Indonesia.

“Ini merupakan tantangan kita bersama untuk para bupati dan saya sendiri sebagai gubernur, karena menyelesaikan masalah stunting tidak bisa hanya dilakukan dengan cara yang biasa,” katanya.

Laiskodat mengatakan konvergensi mengharuskan pemerintah daerah melakukan langkah-langkah yang terpadu, terarah dan secara bersama-sama serta pekerjaan di lapangan yang harus dikuasai.

”Jika setiap pemerintah daerah mampu merancang untuk mengetahui seluruh kelahiran dengan kerja sama kepala desa, tokoh agama, camat, kepala dinas, bupati sampai pada gubernur, maka ia yakin bahwa 1.000 hari pertama kehidupan bayi akan bisa diperhatikan dan stunting bisa diatasi,” ujarnya seperti dilansir Antara.

Ia mengimbau agar permasalahan kekerdilan diselesaikan dengan kerja sama antarpemangku kepentingan di masyarakat karena permasalahan kekerdilan merupakan tanggung jawab bersama.

“Tanggung jawab kita adalah bagaimana kita menyelamatkan 80.909 anak yang akan menjadi generasi masa depan untuk menopang pertumbuhan NTT ke depannya,” katanya. (mg3)

Tags: Gizi Buruknttstunting

Berita Terkait.

Petugas-BNPB
Nusantara

BNPB Ralat Data Korban Gempa NTT: Meninggal Dunia 1 Orang, 4 Luka-luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:04
Gempa
Nusantara

Gempa M 7 Guncang NTT, 2 Ribu Warga Nagekeo Mengungsi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:02
Seismograf
Nusantara

Kondisi Muka Laut Aman, Peringatan Dini Tsunami Pasca-Gempa NTT Berakhir

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:01
Gempa-NTT
Nusantara

Gempa Bumi Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Getaran Dirasakan Hingga Makasar

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:10
Bea Cukai Ternate Amankan 64.000 Batang Rokok Ilegal di Pulau Obi, Halmahera Selatan
Nusantara

Bea Cukai Ternate Amankan 64.000 Batang Rokok Ilegal di Pulau Obi, Halmahera Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:02
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Ternate Amankan 64.000 Batang Rokok Ilegal di Pulau Obi, Halmahera Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:47

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3738 shares
    Share 1495 Tweet 935
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.