• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Anggota AL Amerika Serikat Didakwa Bocorkan Rahasia Kapal Selam

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 11 Oktober 2021 - 16:20
in Internasional
departemen kehakiman AS

Arsip - Sebuah map bergambar Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) diletakkan di atas meja di markas besar PBB Eropa di Jenewa, Swiss, 2015.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seorang insinyur nuklir anggota Angkatan Laut Amerika Serikat (U.S. Navy) beserta istrinya didakwa menjual informasi rahasia soal kapal selam nuklir kepada seorang agen Biro Investigasi Federal (FBI) yang menyamar, kata Departemen Kehakiman, Minggu (10/10).

Anggota AL tersebut, Jonathan Toebb, dan istrinya, Diana, ditangkap pada Sabtu (9/10) di West Virginia.

BacaJuga:

13 ABK Masih Tertahan, INFISA Tuntut Pemerintah Tuntaskan Repatriasi dari Baku

Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Keduanya didakwa melanggar Undang-Undang Energi Atom, kata Depkeh melalui pernyataan.

Mereka akan dihadirkan pada persidangan federal di West Virginia pada Selasa (12/10).

Toebbe (42 tahun) adalah seorang insinyur nuklir U.S. Navy yang memiliki akses untuk mendapatkan informasi rahasia.

Ia pada 2020 mengirimkan sepaket data terlarang ke suatu negara yang tak disebutkan dan kemudian mulai menjual informasi-informasi rahasia, dengan imbalan puluhan ribu dolar dalam bentuk mata uang kripto, kepada seorang agen FBI yang menyamar sebagai mata-mata negara asing, kata Depkeh.

Pada satu ketika, Toebbe menyembunyikan sebuah kartu memori digital berisi dokumen-dokumen soal reaktor nuklir kapal selam.

Ia menyelipkan kartu itu ke dalam roti lapis selai kacang di sebuah lokasi “spionase” di West Virginia sementara istrinya bertugas mengawasi, kata Depkeh.

Kartu memori tersebut berisi “elemen-elemen desain sensitif militer, parameter pengoperasian, serta karakteristik kemampuan reaktor kapal selam jenis Virginia,” menurut pernyataan pengadilan federal.

Satu kartu memori lainnya ia sembunyikan ke dalam sebuah paket permen karet, Depkeh mengungkapkan.

Departemen itu juga menyebutkan bahwa Toebbe menerima pembayaran uang kripto secara terpisah yang seluruhnya berjumlah 100.000 dolar AS (sekitar Rp1,4 miliar).

Beberapa pejabat mengatakan Toebbe beserta istrinya, yang keduanya berasal dari Annapolis, Maryland, dibekuk setelah meletakkan sebuah kartu memori lainnya di suatu lokasi di West Virginia.

Pasangan tersebut didakwa melakukan konspirasi dan “mengomunikasikan data terlarang,” menurut surat dakwaan. (arm)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: Amerika Serikatangkatan laut askapal selam

Berita Terkait.

ABK
Internasional

13 ABK Masih Tertahan, INFISA Tuntut Pemerintah Tuntaskan Repatriasi dari Baku

Jumat, 17 April 2026 - 18:01
Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI
Internasional

Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI

Jumat, 17 April 2026 - 13:03
Nuklir
Internasional

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Kamis, 16 April 2026 - 12:01
Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran
Internasional

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Rabu, 15 April 2026 - 12:36
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Internasional

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 01:23
Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Internasional

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Selasa, 14 April 2026 - 22:45

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.