• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Program Ekonomi Masjid, Kadin: Syariah adalah Way of Life

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 10 Oktober 2021 - 14:36
in Ekonomi
indoposco

Wakil Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) yang juga Pemuda Dewan Masjid Indonesia (DMI), M. Arief Rosyid Hasan (kanan) dan Kepala Badan Ekonomi Syariah Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Taufan Eko Nugroho Rotorasiko (ketiga kiri), pada talk show dengan tema "Pengusaha Bantu Usaha Masjid”, pada Rabu (6/10/2021) secara hybrid di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan Indonesian Youth Economic Forum (ISYEF) dan Rabu Hijrah

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bank Indonesia bekerja sama dengan Indonesian Youth Economic Forum (ISYEF) dan Rabu Hijrah menyelenggarakan talk show dengan tema “Pengusaha Bantu Usaha Masjid”, pada Rabu (6/10/2021) secara hybrid di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan Kick-Off Gerakan Wakaf Produktif untuk 100 Usaha Masjid.

Di bawah naungan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang ke-8, kegiatan ini ditujukan agar masjid dapat memiliki fungsi yang lebih besar. Tidak hanya fungsi ibadah tetapi juga fungsi sosial dan ekonomi. Hal ini untuk mendorong usaha-usaha dari masjid dan mengukuhkan peran pengusaha dalam mendorong kebangkitan ekonomi dari masjid. Badan Ekonomi Syariah Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) turut berpartisipasi sebagai perwakilan dari kalangan pengusaha.

BacaJuga:

Indonesia Timur Jadi Fokus Perluasan KUR, Wamen UMKM Soroti Minimnya Debitur

Sinergi untuk Mengemaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Strategis Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Semangat Bring Barrel Home, PIEP Kembali Datangkan Crude Oil Aljazair ke Indonesia

Narasumber yang hadir dalam kegiatan ini adalah Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia M. Anwar Bashori; Direktur Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan, Dwi Irianty Hadiningdyah; Kepala Badan Ekonomi Syariah Kadin, Taufan Eko Nugroho Rotorasiko; dan Wakil Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) yang juga Pemuda Dewan Masjid Indonesia (DMI), M. Arief Rosyid Hasan. Talk show ini dimoderatori Direktur Eksekutif ISYEF, Thufeil Muhammad Tyansah.

Perjalanan ISYEF membangun usaha dari masjid telah dimulai sejak 2018 dengan ISYEF Point sebuah cafe container di Masjid Cut Meutia; ISYEF Farm, sebuah peternakan berbasis masjid di Masjid Al-mujahidin, Gunung kidul Yogyakarta, dan Pelatihan wirausaha berbasis masjid (ISYEFPreneur) yang saat ini telah memiliki 55 usaha masjid binaan.

Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia, M. Anwar Bashori menyampaikan, ekonomi masjid ini bukan berarti membuat masjid menjadi bentuk perdagangan (usaha di dalam masjid)

“Tetapi kami ingin ada komunitas-komunitas usaha milik pengurus masjid, remaja masjid yang usahanya memberikan dampak kepada masjid. Karena ekonomi syariah ini bukan wacana tetapi harus menetes dan bermanfaat,” kata dia.

indoposco
Kepala Badan Ekonomi Syariah Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Taufan Eko Nugroho Rotorasiko (kedua kanan), bersama Wakil Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) yang juga Pemuda Dewan Masjid Indonesia (DMI), M. Arief Rosyid Hasan (kedua kiri), saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela acara Kick-Off Gerakan Wakaf Produktif untuk 100 Usaha Masjid, di di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/10/2021)

Hal senada dikatakan oleh Direktur Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan, Dwi Irianty Hadiningdyah, Indonesia bukanlah negara pertama yang menerbitkan sukuk.

“Kita baru mulai di 2008, tetapi alhamdulillah hingga saat ini sudah 13 tahun sejak pemerintah menerbitkan sukuk dengan nilai Rp1.900 triliun. Dana sebesar itu pemerintah gunakan untuk mensupport APBN termasuk pembiayaan infrastruktur seperti bangunan universitas hingga rumah sakit. Saat ini melalui sukuk Indonesia telah menerima 44 penghargaan internasional dengan menjadi top of mind sukuk di dunia. Saya rasa cash waqf link sukuk ini bisa menjadi alternatif produk untuk mendorong usaha-usaha dari masjid, yang nanti nilai manfaat wakafnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur usaha masjid,” jelasnya

Kepala Badan Ekonomi Syariah Kadin, Taufan Eko Nugroho Rotorasiko mengatakan, saat ini perlu digaungkan paradigm shifting, seperti paradigma wakaf yang saat ini hanya terkesan untuk masjid dan makam, padahal wakaf lebih baik jika bawa ke arah yang lebih produktif.

“Saya ambil contoh wakaf sumur Utsman bin Affan sejak 1400 tahun yang lalu hingga hari ini manfaatnya terus mengalir. Bahkan yang awalnya hanya sumur kini menjelma menjadi kebun kurma dan hotel mewah yang manfaatnya diberikan kepada anak yatim hingga jama’ah haji,” ujarnya.

“Syariah ini kami anggap sebagai way of life atau jalan hidup, di mana tidak melulu tentang halal haram dan tidak hanya untuk umat Islam saja sebaliknya, syariah hadir untuk semua umat manusia yakni Rahmatan lil ‘Alamin,” tambahnya.

Wakil Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) yang juga Pemuda Dewan Masjid Indonesia (DMI), M. Arief Rosyid Hasan menegaskan, sejak tahun 2017 dirinya diajak oleh Jusuf Kalla di DMI dengan visi memakmurkan dan dimakmurkan oleh masjid.

“Saat saya diskusi dengan remaja masjidnya bahwa salah satu isu yang dapat mempersatukan dari perbedaan yang ada adalah ekonomi, sejak saat itu kita komitmen untuk ambil jalan jihad dalam bidang ekonomi khususnya berbasis masjid dan terbentuklah ISYEF ini bersama dengan 11 remaja masjid se- Indonesia,” ungkapnya.

Setelah kegiatan talk show berlangsung, dilaksanakan kick off gerakan Wakaf Produktif untuk 100 usaha masjid yang di simbolkan dengan penandatanganan komitmen oleh keempat narasumber. Adapun kegiatan ini merupakan kegiatan awal dalam upaya mendorong ekonomi masjid yang akan berlanjut pada 19 dan 28 Oktober 2021 di Masjid Istiqlal Jakarta. (arm)

Tags: DMIekonomi masjidisefisyefm arief rosyid hasanrabu hijrahtaufan eko nugtoho rotorasiko

Berita Terkait.

Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan
Ekonomi

Indonesia Timur Jadi Fokus Perluasan KUR, Wamen UMKM Soroti Minimnya Debitur

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:03
Sinergi untuk Mengemaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Strategis Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
Ekonomi

Sinergi untuk Mengemaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Strategis Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:16
Semangat Bring Barrel Home, PIEP Kembali Datangkan Crude Oil Aljazair ke Indonesia
Ekonomi

Semangat Bring Barrel Home, PIEP Kembali Datangkan Crude Oil Aljazair ke Indonesia

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:01
Kanwil-BC-Banten
Ekonomi

Perizinan Kawasan Berikat Cepat, Bea Cukai Banten Dukung Ekspansi Ekspor PT Suma Artha Perkasa

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:15
Ali-Mahsun
Ekonomi

APKLI-P Siapkan Kanal Aspirasi, Tampung Keluhan PKL dan UMKM dari Seluruh Indonesia

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:54
Penghargaan
Ekonomi

PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Jadi Sector Champion Infrastruktur di ASBIF

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:44

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1710 shares
    Share 684 Tweet 428
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1682 shares
    Share 673 Tweet 421
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1061 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos
Olahraga

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Editor Laurens Dami
Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menentukan. Pada Sabtu (27/6/2026), rangkaian pertandingan terakhir Grup...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.