• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Jelang Pilkades Serentak, Calon Kades Lebak Ramai-Ramai Kunjungi Makam Keramat

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 9 Oktober 2021 - 08:48
in Nusantara
indoposco

Ilustrasi Pilkades Serentak tahun 2021

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Berbagai cara dilakukan oleh calon kepala desa (kades) yang akan mengikuti pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Lebak tanggal 24 Oktober 2021 mendatang, yang akan diikuti oleh 266 desa di Kabupaten Lebak, Banten.

Selain menyosialisasikan diri melalui spanduk, baliho dan media lainnya, namun tak sedikit dari mereka yang meminta ‘petunjuk’ di tempat keramat atau ke tokoh spritual di berbagai daerah di Banten, bahkan ada yang sampai ke Lampung dan Karawang, Jawa Barat.

BacaJuga:

Bea Cukai Tindak Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal yang Diangkut Truk Mebel Menuju Lombok

Asistensi AEO Berkelanjutan, Bea Cukai Tanjung Perak Dukung Kepatuhan Industri

Hotel Osaka PIK 2 Perkuat Komitmen Sosial Melalui Program CSR Bersama Yayasan Pendidikan Roemah Tawon

Menurut Ujang (bukan nama sebenarnya), seorang mantan kepala desa di Kecamatan Cibadak, sebelum mendatangi tempat tempat yang dianggap keramat atau tokoh spritual, para calon kepala desa berkonsultasi dulu dengan orang yang dianggap ‘pintar’ di desa mereka atau rekomendasi dari kepala desa senior dan tim sukses calon kepala desa.

“Sebelumnya, kita datang dulu ke paranormal, kemudian di sana baru ditunjukkan ke makam keramat mana yang akan dikunjungi. Setelah itu baru kita datang menemui kuncen atau penjaga makam untuk meminta ‘kharomah’ di makam itu agar bisa terpilih,” ungkapnya.

Biasanya barang yang dibawa ke makam keramat itu adalah foto diri, kembang tujuh rupa dan uang mahar untuk kunce.

”Nanti foto kita itu diselipkan di kain putih makam keramat itu, dan lantas dibacakan doa oleh penjaga makam,” ujarnya.

Tak hanya mendatangi tempat yang dianggap keramat dan tempat penziarah populer, menjelang pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Lebak, juga diisi dengan tradisi Babacakan alias makan bersama yang dibuat oleh calon kepala desa atau tim sukses untuk menarik simpati calon pemilih.

Tradisi Babacakan sebagai bentuk kearifan lokal masyarakat desa ini adalah, berkumpulnya para pemuda, orang dewasa, bahkan kaum ibu, memasak nasi plus lauk pauk yang dituangkan ke alas daun pisang dan dimakan bersama sebagai ungkapan dukungan kepada salah satu calon kepala desa.

“Hampir dua kali seminggu masyarakat datang ke saya meminta kebutuhan untuk babacakan. Bahkan, tidak hanya kepada saya namun kepada calon lain juga minta babacakan dengan orang dan kelompok masyarakat yang sama,” ungkap seorang calon kepaa desa di Kecamatan Cibadak kepada Indoposco, Sabtu (9/10/2021).

Tidak hanya di Kecamatan Cibadak, namun di Kecamatan Warunggunung, Rangkasbitung, Cirinten, Bayah dan hampir seluruh desa yang menyelenggarakan pilkades juga ada tradisi babacakan, sehingga hal ini terkadang menimbulkan gesekan di masyarakat.

”Misalnya hari ini calon A babacakan di Kampung ini memotong ayam. Karena calon B panas, besoknya dia juga membuat acara babacakan di kampung lain memotong kambing,” ujar Herman, seorang warga di Kecamatan Warunggunung.

Sehingga tak heran, seorang calon kades atau tim sukses harus memiliki modal finansial yang kuat agar bisa terpilih, karena masih ada masyarakat yang pragmatis dan akan memilih calon kades yang bisa memberikan uang lebih besar kepada mereka.

”Belum lagi pada malam hari H akan ada serangan subuh, yaitu, memberikan uang kepada warga menjelang hari pemilihan.” cetusnya.

“Mustahil, kalau tidak ada modal yang kuat akan bisa terpilih menjadi kades, kecuali dia anak tokoh masyarakat yang berpengaruh, seperti anak Kyai yang disegani,” tukasnya. (yas)

Tags: Kabupaten LebakMakam Keramatpilkades serentakTradisi Babacakan

Berita Terkait.

Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Tindak Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal yang Diangkut Truk Mebel Menuju Lombok

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:05
Asistensi
Nusantara

Asistensi AEO Berkelanjutan, Bea Cukai Tanjung Perak Dukung Kepatuhan Industri

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24
Anis-Fachmi
Nusantara

Hotel Osaka PIK 2 Perkuat Komitmen Sosial Melalui Program CSR Bersama Yayasan Pendidikan Roemah Tawon

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:04
Air-Bersih
Nusantara

Musim Kemarau Picu Kekeringan dan Karhutla di Sejumlah Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:43
Febrie Ardiansyah Mangkir Pemeriksaan TPPU, Kejagung Layangkan Panggilan Ulang
Nusantara

Tuntut Kejelasan Kasus Penganiayaan Aktivis Forwatu dan Gabungan Ormas Kepung DPRD Lebak

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:45
Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis
Nusantara

Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:41

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3189 shares
    Share 1276 Tweet 797
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    877 shares
    Share 351 Tweet 219
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2797 shares
    Share 1119 Tweet 699
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.