• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Minyak Kembali Melonjak Setelah OPEC+ Tetap pada Rencana Produksinya

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 6 Oktober 2021 - 08:44
in Ekonomi
indoposco

Ilustrasi: Ladang minyak Equinor di Johan Sverdrup, Laut Utara Norwegia. Antara/Reuters/Nerijus Adomaitis/aa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga minyak kembali melonjak pada akhir perdagangan Selasa (5/10) atau Rabu (6/10) pagi WIB, dengan minyak mentah AS mencapai level tertinggi sejak 2014 dan Brent naik ke level tertinggi tiga tahun, setelah kelompok produsen OPEC+ tetap pada rencana peningkatan produksinya daripada menaikkannya lebih lanjut.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman November bertambah 1,31 dolar AS atau 1,7 persen, menjadi menetap di 78,93 dolar AS per barel. Selama sesi harga minyak WTI melonjak lebih dari 2,0 persen hingga setinggi 79,48 dolar AS, terbesar dalam hampir tujuh tahun.

BacaJuga:

New Xforce Banjir Peminat, MMKSI Maksimalkan Momentum GIIAS 2026

Diserbu Pengunjung, Ini Promo Menarik Mitsubishi Motors Selama Gelaran GIIAS 2026

Mesin Baru Ekonomi Indonesia Mulai Dipacu, Era Digital Jadi Penentu

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember terangkat 1,30 dolar AS atau 1,6 persen, menjadi ditutup di 82,56 dolar AS per barel. Sebelumnya, Brent sempat mencapai level tertinggi tiga tahun di 83,13 dolar AS per barel.

Kedua kontrak memperpanjang keuntungan yang dibuat pada Senin (4/10/2021), ketika WTI melonjak 2,3 persen dan Brent melonjak 2,5 persen.

Pada Senin (4/10/2021), OPEC+ sepakat mematuhi pakta Juli untuk tetap meningkatkan produksi sebesar 400 ribu barel per hari (bph) setiap bulan hingga setidaknya April 2022, menghapus 5,8 juta barel per hari dari pengurangan produksi yang ada.

“Pasar menyadari kita akan kekurangan pasokan untuk beberapa bulan ke depan dan OPEC tampaknya senang dengan situasi itu,” ujar Analis Price Futures Group, Phil Flynn, di Chicago dikutip Antara, Rabu (6/10/2021).

Harga minyak telah melonjak lebih dari 50 persen tahun ini, menambah tekanan inflasi yang dikhawatirkan negara- negara konsumen minyak mentah seperti Amerika Serikat dan India akan menggagalkan pemulihan dari pandemi Covid-19.

Akhir bulan lalu, Komite Teknis Bersama OPEC+ (JTC) mengatakan pihaknya memperkirakan defisit pasokan 1,1 juta barel per hari tahun ini, yang bisa berubah menjadi surplus 1,4 juta barel per hari tahun depan.

Kelompok ini secara bertahap mengurangi rekor pengurangan produksi yang dibuat tahun lalu dan beberapa analis memperkirakan bahwa aliansi akan memperluas produksinya ke tingkat yang lebih besar untuk mengekang harga.

Meskipun ada tekanan untuk meningkatkan produksi, OPEC+ khawatir bahwa gelombang global keempat infeksi Covid-19 dapat menekan pemulihan permintaan, sebuah sumber mengatakan kepada Reuters sedikit sebelum pembicaraan Senin (4/10/2021).

Melonjaknya harga gas alam global, yang dapat mendorong beberapa pembangkit listrik untuk beralih dari gas ke minyak, berarti harga minyak mentah kemungkinan akan tetap didukung meskipun mungkin ada kemunduran jangka pendek, kata Direktur Riset Pasar Tradition Energy, Gary Cunningham.

“Saya pikir akan ada beberapa aksi ambil untung…tetapi kita akan memasuki musim dingin dengan harga gas alam yang sangat tinggi,” kata Cunningham, menambahkan bahwa dia memperkirakan Brent akan menemukan dukungan di sekitar 80 dolar AS dan WTI pada pertengahan 70-an dolar AS.

Investor akan melihat data persediaan minyak mentah pada Rabu waktu setempat dari Badan Informasi Energi AS (EIA) untuk arahan lebih lanjut.

Persediaan minyak mentah dan sulingan AS kemungkinan akan turun minggu lalu, sebuah jajak pendapat awal Reuters menunjukkan. (mg1)

Tags: harga minyak duniaminyakOPEC

Berita Terkait.

New Xforce Banjir Peminat, MMKSI Maksimalkan Momentum GIIAS 2026
Ekonomi

New Xforce Banjir Peminat, MMKSI Maksimalkan Momentum GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:20
Momentum GIIAS 2026, MMKSI Maksimalkan Program Kepemilikan Menarik dan Layanan Purna Jual Bernilai Tambah
Ekonomi

Diserbu Pengunjung, Ini Promo Menarik Mitsubishi Motors Selama Gelaran GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:30
Cenderung Bervariatif, Sebagian Besar Wilayah Jakarta Cerah Hingga Berawan Hari Ini
Ekonomi

Mesin Baru Ekonomi Indonesia Mulai Dipacu, Era Digital Jadi Penentu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:41
Momentum GIIAS 2026, MMKSI Maksimalkan Program Kepemilikan Menarik dan Layanan Purna Jual Bernilai Tambah
Ekonomi

Momentum GIIAS 2026, MMKSI Maksimalkan Program Kepemilikan Menarik dan Layanan Purna Jual Bernilai Tambah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:00
Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan
Ekonomi

SHARP Kenalkan AIREST, Inovasi AC dengan Teknologi Penyaring Udara Terintegrasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:43
Chery-Q
Ekonomi

Chery Q Resmi Hadir di Indonesia, Compact EV dengan Harga Mulai Rp239,9 Juta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:00

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1905 shares
    Share 762 Tweet 476
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1852 shares
    Share 741 Tweet 463
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.