• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Anak Muda Indonesia Timur Dijadikan Agen Literasi Digital

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 3 Oktober 2021 - 15:30
in Nasional
Kegiatan penguatan kecakapan digital untuk kaum muda Indonesia Timur dari 15 September 2021 hingga 28 Februari 2022. Foto: Ist

Kegiatan penguatan kecakapan digital untuk kaum muda Indonesia Timur dari 15 September 2021 hingga 28 Februari 2022. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Berlangsung secara online, Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) bekerja sama dengan U.S. Consulate General Surabaya membuka secara resmi kegiatan penguatan kecakapan digital untuk kaum muda Indonesia Timur di Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Kalimantan Selatan (Kalsel) yang akan berlangsung selama enam bulan, mulai dari 15 September 2021 hingga 28 Februari 2022.

Kegiatan yang dihadiri lebih dari 135 peserta secara daring ini, menghadirkan pembicara antara lain Angie Mizeur, public affairs officer U.S. Consulate General Surabaya; Novi Kurnia, koordinator nasional Japelidi; I Gusti Agung Putri Astrid Kartika, staf khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPA RI); Devie Rahmawati, tenaga ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kominfo; Ni Made Ras Amanda G., kordinator program – Universitas Udayana Bali; dan Christian Natamado Simanullang, MyAmerica Surabaya.

BacaJuga:

Menko Polkam Kutuk Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo, Tegaskan Pelaku Akan Ditindak Tegas

Cek Gudang Bulog, Menko Polkam: Stok Beras Pemerintah Aman

Lindungi Buruh, Penasihat Presiden Dorong Pembebasan Pajak JHT

Kegiatan dibuka Koordinator Nasional Japelidi Novi Kurnia. ”Program pertama Japelidi pada 2017 menyasar pada kelompok muda. Jadi program kali ini juga merupakan salah satu wujud komitmen Japelidi untuk membangun literasi digital yang inklusif dan merata,” ujar Novi yang juga dosen Komunikasi UGM.

Dilanjutkan Angie Mizeur (U.S. Consulate) yang mengatakan, mengutip riset Japelidi, literasi digital anak-anak muda masih rendah. Ini fenomena di dunia, termasuk di Amerika. Anak-anak masih sulit membedakan informasi yang benar dan disinformasi.

”Maka terima kasih banyak kepada rekan-rekan Japelidi yang telah menginisiasi program ini untuk pemuda di Indonesia Timur. MyAmerica Surabaya senang sekali berkolaborasi dengan Japelidi,” ujarnya.

Sementara itu, pembicara dari perwakilan Kementerian KPPA I Gusti Agung Putri Astrid Kartika kemudian menambahkan, Saya sangat mengapresiasi program ini, karena kita harus menyadari bahwa seringkali kita lupa dengan apa yang kita miliki, apa yang daerah kita miliki, khususnya anak muda. Anak muda seringkali melihat keluar (budaya luar) dan cenderung ingin meniru budaya mereka sehingga mereka seringkali terjebak informasi palsu. Padahal Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dan justru itu yang harus digali untuk disebarluaskan.”

Devie Rahmawati, tenaga ahli Menteri Kominfo menyampaikan bahwa negara terus memacu peningkatan pemerataan infrastuktur digital berupa jalan tol sinyal, yang dipercepat 10 tahun dari 2032 menjadi 2022, sudah akan terwujud.

”Ketika ‘digital divide’ selesai dengan pembangunan BTS, cyber optic, dan sebagainya, maka tantangan berikutnya ialah ‘man-divide’, dari aspek literasi digital. Di sinilah kenapa, pemerintah mendukung penuh program Japelidi di Indonesia Timur ini, yang dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas SDM di era digital. Japelidi juga telah banyak membantu pemerintah, khususnya menyusun bukan hanya materi modul, tetapi juga aktif melakukan sosialiasi dan edukasi ke akar rumput, membekali publik dengan materi-materi dasar literasi. Japelidi merupakan salah satu ekosistem yang paripurna dari kolaborasi dan kolabor-aksi seluruh elemen masyarakat dalam program literasi digital,” imbuh Devie yang juga pengajar tetap Vokasi UI.

Christian dari MyAmerica Surabaya yang merupakan mitra program Japelidi kali ini, menuturkan bahwa anak muda diuntungkan dengan kreativitas mereka dan juga aksi movement yang sering mereka lakukan. Program ini diharapkan mampu menjadi program yang ramah dengan anak muda.

Sementara itu Ni Made Amanda, ketua Program Literasi untuk Indonesia Timur ini menegaskan, program ini dilatarbelakangi riset-riset Japelidi sebelumnya tentang kompetensi literasi digital yang masih rendah di berpikir kritis.

”Kami berharap ini bisa menjadi program yang mampu meningkatkan literasi digital masyarakat Timur, serta kita juga bisa menemukan anak muda yang akan menjadi sosok perwakilan di wilayah Timur,” ujarnya.

Lebih jauh Amanda yang juga dosen Komunikasi Udayana menambahkan, ”Kami berharap anak muda di wilayah Timur mampu memberi tahu kepada kami, kekurangan yang mereka hadapi, mereka ingin mengetahui tentang apa saja? dan juga menginginkan benefit apa saja?”.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital pelajar di lima wilayah Indonesia Timur seperti Bali, NTT, Maluku, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Peningkatan kompetensi literasi digital mengacu pada sepuluh kompetensi literasi digital Japelidi, yang terbagi dalam empat kategori, keterampilan mengkonsumsi informasi secara fungsional (mengakses, memilih, dan memahami), keterampilan mengkonsumsi kritis (menganalisis, memverifikasi, dan mengevaluasi), keterampilan prosuming (produksi) fungsional (memproduksi dan mendistribusikan); dan, keterampilan prosuming kritis (berpartisipasi dan berkolaborasi).

Program kolaborasi Japelidi dan My America Surabaya ini melibatkan 46 anggota Japelidi dari 40 Perguruan Tinggi di Indonesia, dan akan berlangsung hingga April 2022. Setelah kick off hari ini kegiatan pertama adalah Focus Group Discussion (FGD) secara daring di 8 kabupaten di lima provinsi dan FGD luring di dua kabupten di Provinsi Bali.

”Kegiatan FGD dilakukan untuk menggali kebutuhan riil pemuda di 10 kabupaten tersebut untuk meningkatkan kompetensi Literasi Digital,” ujar Ni Made. (ibs)

Tags: anak mudadigitalIndonesia TimurLiterasipemuda

Berita Terkait.

Menko-Polkam
Nasional

Menko Polkam Kutuk Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo, Tegaskan Pelaku Akan Ditindak Tegas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:22
Djamari
Nasional

Cek Gudang Bulog, Menko Polkam: Stok Beras Pemerintah Aman

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:21
Said-Iqbal
Nasional

Lindungi Buruh, Penasihat Presiden Dorong Pembebasan Pajak JHT

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:01
Bupati-Purwakarta
Nasional

Respons Kegaduhan Lagu “Lalaki Langit”, Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:20
Wamendagri
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Sampaikan Duka Cita Mendalam dan Kecam Insiden Pembakaran Pesawat AMA

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00
Ribka-Haluk
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemkab Intan Jaya Tangani Serius Penemuan Jenazah Warga

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:39

BERITA POPULER

  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2166 shares
    Share 866 Tweet 542
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    851 shares
    Share 340 Tweet 213
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1647 shares
    Share 659 Tweet 412
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    929 shares
    Share 372 Tweet 232
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Messi
Olahraga

Atasi Perlawanan Sengit Tanjung Verde 3-2, Argentina Melaju ke Babak 16 Besar

Editor Ali Rachman
Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:31

INDOPOSCO.ID - Tim nasional (Timnas) Argentina menang susah payah dengan skor 3-2 saat menghadapi Tanjung Verde pada babak 32 besar...

SelengkapnyaDetails
Salah

Bawa Mesir Lolos ke 16 Besar, Salah Ungkap Alasan Pakai Trik Panenka di Babak Tos-tosan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:30
Ramos

Kroasia Gugur di 32 Besar, Zlatko Dalic Ngamuk Sebut Wasit Sangat Buruk

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:08
Pemain-Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss Hentikan Langkah Aljazair dengan Kemenangan Meyakinkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05
Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:02
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.