• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Masih Tanah Adat, Pemprov Papua Harus Tuntaskan Status Arena Dayung

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 1 Oktober 2021 - 23:31
in Olahraga
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) yang juga menjabat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberikan sambutan saat meninjau arena dayung PON Papua di Teluk Youtefa, Jayapura, Jumat (1/10/2021). Foto : Antara/Shofi Ayudiana

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) yang juga menjabat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberikan sambutan saat meninjau arena dayung PON Papua di Teluk Youtefa, Jayapura, Jumat (1/10/2021). Foto : Antara/Shofi Ayudiana

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memiliki tugas untuk menangani status kepemilikan arena dayung di Teluk Youtefa, Jayapura yang dipakai untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021, yang saat ini masih menjadi milik masyarakat adat.

Bagi Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Papua Jansen Monim, tahap tersebut perlu dilakukan agar sarana dayung dapat terus digunakan ketika PON selesai nanti.

BacaJuga:

Jelang Lawan Singapura, Marc Klok: Perjuangan Ini untuk 280 Juta Rakyat Indonesia

Jelang Lawan Singapura, John Herdman Soroti Finishing dan Transisi Skuad Garuda

Bungkam Persib lewat Tos-tosan, Persebaya Angkat Trofi Piala Presiden 2026

“Saya kira itu nanti kami akan membicarakan lagi. Tadi pak menteri PUPR (Basuki Hadimuljono, red) sudah menyampaikan ke staf di sini. Nanti kami bicarakan lagi dengan masyarakat adat setempat,” ucap Jansen di Jayapura, Jumat (1/10/2021).

Ketua Umum PB PODSI yang juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebelumnya meminta agar Pemerintah Provinsi Papua bertanggung jawab mengatur sarana PON Papua secara sungguh- sungguh, termasuk arena dayung yang telah memakan biaya Rp17 miliar dari APBN.

Namun Jansen mengaku kawasan di Teluk Youtefa saat ini statusnya merupakan tanah adat, sehingga pemerintah provinsi harus menyewa tanah tersebut kepada masyarakat adat agar dapat memakainya.

Bila kepemilikan tanah sudah didapat alih oleh pemerintah provinsi nanti, maka arena dayung dapat terus dipakai untuk tempat latihan, event kejuaraan, hingga destinasi wisata.

“Tidak menutup kemungkinan untuk menggelar kejuaraan nasional di sini bahkan internasional,” ujar Jansen dilansir Antara.

“Tapi ini masih milik tanah adat. Ada beberapa tempat yang kami cari dan ini lah yang masyarakat (adat) boleh. Dari pemerintah provinsi (menyewa) tanah. Jadi kami harus ganti status (kepemilikan),” lanjutnya.

Pembangunan arena dayung untuk PON Papua dilaksanakan oleh kontraktor PT Nindya Karya (Persero) memakai biaya APBN sebesar Rp17 miliar dengan masa pelaksanaan Februari 2020 hingga Agustus 2021.

Dukungan infrastruktur arena dayung dimulai dengan pembangunan pengaman pantai berupa reklamasi seluas 10. 000 m3 oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua, Ditjen Sumber Daya Air. Selanjutnya di area reklamasi dibangun bangunan perahu seluas 1. 750 m2, ponton modular 521 m2, gangway 2 unit, dan satu unit menara finis setinggi 14, 4 m.

Arena itu mempunyai lintasan sepanjang 2. 200 m dengan luas 81 m (9 lintasan) dan dilengkapi satu unit menara start, 5 unit menara pantau, 8 unit penanda jarak dan pancang penahan, dan 2 unit obstacle canoe slalom. (mg4)

Tags: olahragaPapuapon

Berita Terkait.

Marc-Klok
Olahraga

Jelang Lawan Singapura, Marc Klok: Perjuangan Ini untuk 280 Juta Rakyat Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:28
John-Herdman
Olahraga

Jelang Lawan Singapura, John Herdman Soroti Finishing dan Transisi Skuad Garuda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:03
Persebaya
Olahraga

Bungkam Persib lewat Tos-tosan, Persebaya Angkat Trofi Piala Presiden 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:09
John-Herdman
Olahraga

John Herdman Jelang Lawan Singapura: Kami Tahu Tantangannya, tapi Kami Tim Kuat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:25
Timnas-Indonesia
Olahraga

Laga Hidup Mati Lawan Singapura, Marc Klok Tegaskan Indonesia Siap Bangkit

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:43
Witan-Sulaeman
Olahraga

Bekuk Arema 3-1, Persija Tutup Piala Presiden 2026 dengan Podium Ketiga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:23

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2444 shares
    Share 978 Tweet 611
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1990 shares
    Share 796 Tweet 498
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1984 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2611 shares
    Share 1044 Tweet 653
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1364 shares
    Share 546 Tweet 341
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.