• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor Pemkab Bekasi Susut Rp190 Miliar

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 1 Oktober 2021 - 14:23
in Megapolitan
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan (tengah) didampingi Penjabat Sekda Kabupaten Bekasi Herman Hanapi (kanan) dan Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim (kiri) usai mengikuti rangkaian HUT ke-40 PDAM Tirta Bhagasasi pada Rabu (29/9/2021). Foto: Antara/Pradita Kurniawan Syah

Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan (tengah) didampingi Penjabat Sekda Kabupaten Bekasi Herman Hanapi (kanan) dan Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim (kiri) usai mengikuti rangkaian HUT ke-40 PDAM Tirta Bhagasasi pada Rabu (29/9/2021). Foto: Antara/Pradita Kurniawan Syah

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan untuk hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada Kabupaten Bekasi menyusut sampai Rp190 miliar.

Penyusutan penerimaan bagi hasil pajak itu disebabkan minimnya pendapatan daerah yang bersumber dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) serta PKB tahunan.

BacaJuga:

Padam Sejam, Jakarta Berhasil Hemat Rp108 Juta dan Kurangi Emisi 60 Ton

PPK Kemayoran Bidik Potensi Sport Tourism Baru di Jakarta Pusat

PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern

“Memang ada koreksi bagi hasil dari pajak kendaraan bermotor oleh provinsi (Jawa Barat) yang menyusut sangat jauh,” tutur Dani kepada Antara di Cikarang, Jumat (1/10).

Ia mengatakan kondisi perekonomian masyarakat yang belum stabil akibat terimbas pandemi menyebabkan mereka mengurungkan niatnya untuk membayar PKB tahunan.

Begitu pula dengan pemasukan BBNKB di mana tidak banyak masyarakat yang membeli kendaraan baru sehingga juga berdampak pada menyusutnya pendapatan daerah.

“Kan pajak kendaraan ada 2, ada BBNKB itu yang kendaraan baru, ada yang tahunan (PKB). Penjualan kendaraan baru menurun drastis, demikian juga yang bayar pajak saat ini banyak yang nunggak,” tuturnya.

Pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian anggaran dengan cara menggeser beberapa program yang sudah masuk pada tahap pengerjaan di tahun ini guna optimalisasi kegiatan yang lebih prioritas dengan keterbatasan anggaran yang ada.

“Ya jadinya kita harus menyesuaikan belanjanya karena bagi hasil ada hitung- hitungannya. Bisa kita cek jika memang terjadi penurunan di pemda, maka bagi hasilnya (dikurangi), bukan hanya Bekasi saja, semua mengalami penyusutan,” ucapnya.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Herman Hanapi menjelaskan besaran bagi hasil yang dikoreksi berjumlah Rp190 miliar. penyusutan ini sangat mempengaruhi kelanjutan program pemerintah daerah yang sudah direncanakan.

“Bagi hasil provinsi ini ada terkoreksi Rp190 miliar. Ini yang nantinya jadi pengaruh terhadap, awalnya kita balance antara keuangan dengan kegiatan, saat ini kalau pendapatan bagi hasil dikurangi berarti ada kegiatan yang harus kita turunkan,” tutur dia. (mg2)

Tags: bagi hasilkendaraan bermotorpajak kendaraan bermotorpemkab bekasi

Berita Terkait.

padam
Megapolitan

Padam Sejam, Jakarta Berhasil Hemat Rp108 Juta dan Kurangi Emisi 60 Ton

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:40
ppk
Megapolitan

PPK Kemayoran Bidik Potensi Sport Tourism Baru di Jakarta Pusat

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:02
PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern
Megapolitan

PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:15
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Megapolitan

Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:44
Komnas PA Tegaskan Kasus Perundungan di Taman Kramat Pulo Masuk Kategori Kriminal
Megapolitan

Komnas PA Tegaskan Kasus Perundungan di Taman Kramat Pulo Masuk Kategori Kriminal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:02
Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini, Cek Titik Lokasinya
Megapolitan

Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini, Cek Titik Lokasinya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:42

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5401 shares
    Share 2160 Tweet 1350
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1555 shares
    Share 622 Tweet 389
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1543 shares
    Share 617 Tweet 386
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.