• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Ditutup Melemah Dipicu Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 28 September 2021 - 16:39
in Ekonomi
Ilustrasi: Karyawan menghitung uang rupiah di sebuah bank, di Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar/pras

Ilustrasi: Karyawan menghitung uang rupiah di sebuah bank, di Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar/pras

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (28/9) sore ditutup melemah, dipicu kenaikan imbal hasil atau yield obligasi Amerika Serikat (AS).

Rupiah ditutup melemah 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.273 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.253 per dolar AS.

BacaJuga:

PGN Solution dan Direktorat Metrologi Perkuat Akurasi Pengukuran Gas

DTIIF 2026 Berakhir, Danantara Kawal Kerja Sama Teknologi hingga Implementasi

OJK Setujui Akulaku sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan Nonoperasional

“Dolar AS bergerak solid sebab ditopang kenaikan tingkat imbal hasil obligasi AS,” catat Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya seperti dikutip Antara di Jakarta, Selasa (28/9), dikutip dari Antara.

Tingkat imbal hasil obligasi AS terdorong lebih besar karena pergantian nada yang cenderung hawkish oleh bank sentral AS, Federal Reserve (Fed).

The Fed pada pekan lalu mengumumkan kalau bank sentral bisa jadi akan segera memulai pemangkasan stimulus paling cepat pada November serta diikuti kenaikan suku bunga yang mungkin akan lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Tidak hanya itu jumlah pejabat Fed yang saat ini melihat adanya kenaikan suku bunga pada 2022 pun bertambah.

Semalam 3 pejabat The Fed menjelaskan siap untuk menarik langkah-langkah dukungan ekonomi meskipun mereka tidak melihat adanya ancaman dari inflasi.

Dalam pidato terpisah, Gubernur Fed Lael Brainard serta Presiden wilayah New York John Williams, dan dari Chicago Charles Evans, semuanya menunjukkan kenyamanan dengan pengetatan kebijakan fase pertama, dengan pemangkasan bertahap dalam pembelian obligasi bulanan yang telah memberikan dukungan untuk pasar dan ekonomi.

Walaupun begitu, mereka menekankan bahwa langkah itu adalah pemangkasan pembelian obligasi, belum tentu menjadi sinyal lanjutan untuk kenaikan suku bunga.

Selanjutnya pada hari ini fokus pasar akan tertuju ke testimoni Ketua The Fed Jerome Powell di hadapan Senat AS yang dijadwalkan pukul 21:00 WIB malam nanti.

Apabila Jerome Powell memberikan sinyal pengetatan kebijakan moneter dari lembaganya, hal itu berpotensi memicu penguatan dolar AS. Akan tetapi, apabila Jerome Powell tidak memberikan sinyal pengetatan, berpeluang memicu pelemahan dolar AS.

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian Covid-19 di pada Senin (27/9) bertambah 1.390 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,21 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 118 kasus sehingga totalnya mencapai 141.585 kasus. Sementara itu jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 3.771 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,03 juta kasus. Dengan begitu, total kasus aktif Covid-19 mencapai 40.270 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 87,16 juta orang serta vaksin dosis kedua 48,92 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.262 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.256 per dolar AS sampai Rp14.282 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa (28/9) melemah ke posisi Rp14.269 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.258 per dolar AS. (mg2)

Tags: nilai tukar rupiah

Berita Terkait.

pgn
Ekonomi

PGN Solution dan Direktorat Metrologi Perkuat Akurasi Pengukuran Gas

Senin, 2 November 2026 - 01:11
danantaraa
Ekonomi

DTIIF 2026 Berakhir, Danantara Kawal Kerja Sama Teknologi hingga Implementasi

Minggu, 1 November 2026 - 23:04
ojk
Ekonomi

OJK Setujui Akulaku sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan Nonoperasional

Minggu, 1 November 2026 - 20:12
menkop
Ekonomi

Ferry Ajak Elemen Umat Islam Bersatu Perkuat Ekonomi Umat melalui Koperasi

Minggu, 1 November 2026 - 18:18
syntegra
Ekonomi

Syntegra Luncurkan AI Business Operating System, Kelola Bisnis Cukup Lewat Percakapan

Minggu, 1 November 2026 - 16:52
Eco-Truck
Ekonomi

MAB Hadirkan Ragam Solusi Mobilitas Listrik untuk Mendukung Kebutuhan Bisnis di PEVS 2026

Minggu, 1 November 2026 - 14:04

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1625 shares
    Share 650 Tweet 406
  • Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5158 shares
    Share 2063 Tweet 1290
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

    887 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.