• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Konflik China dan Taiwan Semakin Memanas. Ini Penyebabnya

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 18 September 2021 - 21:59
in Headline
Pesawat tempur Taiwan beraksi dalam sebuah latihan militer di Taichung, Taiwan, Juli 2020. Foto : Antara/Reuters

Pesawat tempur Taiwan beraksi dalam sebuah latihan militer di Taichung, Taiwan, Juli 2020. Foto : Antara/Reuters

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Angkatan udara Taiwan pada Jumat (17/9/2021) berusaha menghalau 10 pesawat China yang memasuki zona pertahanan udara. Demikian diungkapkan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Taiwan.

Menurut kemenhan Taiwan, armada udara China yang memasuki teritorial mereka terdiri dari 6 jet tempur J-16 serta 2 J-11, ditambah satu pesawat anti-kapal selam dan satu pesawat pengintai.

BacaJuga:

Atur Kuota Haji hingga 50 Persen, Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar

Realisasi Arahan Presiden tentang Sekolah Nasional Terintegrasi Gelombang Perdana Hadir di 17 Daerah

Dampak El Nino, 107 Ribu Hektare Hutan di Indonesia Terbakar

Taiwan mengerahkan pesawat tempur untuk memperingatkan pesawat-pesawat China itu. Sistem pertahanan rudal Taiwan juga diperintahkan untuk mengawasi mereka.

Jet-jet tempur China terbang di atas wilayah dekat Kepulauan Pratas, sementara pesawat anti kapal selam dan pengintainya terbang ke Terusan Bashi yang memisahkan Taiwan dengan Filipina, menurut peta yang dirilis kemenhan Taiwan.

Menurut Juru Bicara Komando Militer Wilayah Timur China, kapal perang, pesawat pengintai, serta pesawat pengebom mereka dikerahkan pada Jumat dalam kegiatan patroli serta latihan.

”Tujuannya, meningkatkan kemampuan tempur gabungan militer China di wilayah itu,” tutur Juru Bicara dalam sebuah pernyataan, Sabtu (18/9/2021).

Taiwan, yang selama ini diklaim oleh China sebagai bagian dari negaranya, kerap mengeluhkan misi angkatan udara China yang beberapa kali digelar di dekat wilayah mereka dalam satu atau 2 tahun terakhir.

Wilayah yang sering dipakai untuk misi udara China adalah bagian barat daya zona pertahanan udara Taiwan dekat Kepulauan Pratas. Insiden pada Jumat itu terjadi sehari setelah Taiwan mengusulkan anggaran USD 8,7 miliar (Rp124,1 triliun) untuk belanja militer selama 5 tahun untuk menghadapi “ancaman serius” dari China.

Anggaran itu akan dipakai untuk memperbarui persenjataan Taiwan, termasuk pengembangan rudal baru. Aktivitas militer yang disebut China sebagai patroli serta latihan itu bertepatan dengan datangnya kapal perusak AS, USS Barry, di Selat Taiwan pada Jumat.

Angkatan Laut AS menyebut selat itu sebagai perlintasan “rutin” ke perairan internasional. Komando Militer Wilayah Timur China pada Sabtu mengatakan dalam pernyataan terpisah kalau kapal USS Barry berada dalam pengawasan penuh mereka.

Sebelumnya pada Jumat, Pemimpin Taiwan Su Tseng-chang mengatakan pemerintahnya harus menganggap serius ancaman China. “Komunis China terus berkomplot menganggu kami,” tutur ia.

Menurut Tseng-chang, belanja pertahanan Taiwan dilandasi upaya untuk menjaga kedaulatan serta keamanan nasional mereka. “Kita tidak boleh santai. Kita harus memiliki persiapan terbaik agar perang tidak terjadi,” tutur ia dilansir Reuters melalui Antara.

Pemerintah China mengkritik menteri luar negeri Taiwan, Joseph Wu, pada Jumat atas komentarnya pekan ini kalau Taiwan adalah” benteng pertahanan laut” untuk mencegah ekspansi China ke Pasifik.

Wu” bermaksud untuk mengelabui pendapat publik, untuk menjebak serta berkolusi dengan kekuatan asing anti China,” tutur Kantor Urusan Taiwan pemerintah China dalam pernyataan. (mg2)

Tags: ChinaTaiwanTiongkok

Berita Terkait.

Yaqut
Headline

Atur Kuota Haji hingga 50 Persen, Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:44
pratikno
Headline

Realisasi Arahan Presiden tentang Sekolah Nasional Terintegrasi Gelombang Perdana Hadir di 17 Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:31
Dampak El Nino, 107 Ribu Hektare Hutan di Indonesia Terbakar
Headline

Dampak El Nino, 107 Ribu Hektare Hutan di Indonesia Terbakar

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:45
yhi
Headline

Imbas Temuan 995 Senjata hingga Narkoba, Sekolah YHI-PP Terapkan PJJ

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:02
Kebakaran
Headline

Bromo Wildfire Still Burning, BNPB: More Than 176 Hectares of Land Affected

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:27
Karhutla
Headline

Duh Karhutla Gunung Bromo Belum Padam, BNPB: Lebih dari 176 Ha Lahan Terbakar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:27

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.