• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Regenerasi Petani, Kementan Dorong Milenial Bangkitkan Pertanian Indonesia

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 17 September 2021 - 21:48
in Nasional
indoposco

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi pada 'Pertemuan Pengembangan dan Penguatan Jejaring Kerjasama Antar DPM/DPA di Bali. Foto: BPPSDMP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Regenerasi petani menjadi agenda utama Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui pemberdayaan generasi milenial untuk back to agriculture, mengingat sampai saat ini 70 persen sektor pertanian masih dilakukan generasi kolotnial (usia tua) yang sulit adaptasi teknologi untuk menjawab tantangan global di era Industri 4.0.

Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo mengakui generasi milenial belum banyak tertarik pada pertanian lantaran stigma negatif, padahal pertanian nasional saat ini bangkit dengan pemanfaatan teknologi informasi dan mekanisasi menuju pertanian maju, mandiri dan modern.

BacaJuga:

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Toleransi Terhadap Kekerasan Anak Kasus Daycare

KKP Tingkatkan Standar Layanan KKPRL

Peringatan Dini BMKG, Waspadai Potensi Hujan Lebat di Jakarta Hari Ini

“Dalam lima tahun ke depan, Kementan target mencetak 2,5 juta petani milenial. Anak-anak muda inilah yang diharapkan mampu melaksanakan pertanian modern, kunci peningkatan produktifitas,” kata Mentan Syahrul.

Hal senada ditegaskan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi bahwa kaum milenial dikenal bersemangat, inovatif dan adaptif terhadap teknologi digital, sehingga cepat melakukan identifikasi dan verifikasi teknologi.

“Pertanian modern sangat perlu aksi-aksi dari petani milenial. Saya yakin mereka mampu membangkitkan kejayaan pertanian Indonesia,” kata Dedi di Denpasar, Kamis (16/9/2021) pada ‘Pertemuan Pengembangan dan Penguatan Jejaring Kerja sama Antar Duta Petani Milenial dan Duta Petani Andalan (DPM/DPA) Kementan’.

Di hadapan para petani milenial Kepala BPPSDMP mengingatkan bahwa pertanian modern merupakan kunci menggenjot produktifitas. Mengingat saat ini daya saing produk pertanian kita masih rendah karena produktifitas rendah. Solusinya adalah pertanian modern didukung generasi milenial yang adaptif pada teknologi.

“Saat ini lebih 2.000 petani milenial sudah memiliki wadah, DPM/DPA, sebagai jawaban regenerasi petani maka harus terus ditambah dan diperkuat, kemudian didorong secara masif sehingga bisa memacu sektor pertanian semakin naik,” ujar Dedi.

Dia memastikan bahwa Kementan akan mendukung penuh petani milenial, dengan meningkatkan kapasitas SDM-nya, baik melalui pelatihan maupun pendidikan vokasi. “Saya yakin peran petani milenial sangat penting dan akan mampu mensejahterakan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Dedi mengurai tentang pertanian modern, yang dicirikan pemanfaatan produk unggul yang produktifitasnya tinggi plus alat dan mesin pertanian (Alsintan) modern.

“Kedua, Alsintan dapat mendongkrak produktivitas karena kurangi biaya dan percepat proses produksi,” tandasnya.

Ciri ketiga, pemanfaatan internet of things (IoT), big data artificial intelligence, sensor dan hal-hal terkait inovasi teknologi 4.0 maka petani milenial harus menorehkan tinta emas pada sejarah peningkatan produktivitas pertanian sekaligus menjadi contoh bagi generasi milenial agar kembali ke pertanian. (ibs)

Tags: BPPSDMPKementanmentanpertanianPetani

Berita Terkait.

pratikno
Nasional

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Toleransi Terhadap Kekerasan Anak Kasus Daycare

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:20
kkp
Nasional

KKP Tingkatkan Standar Layanan KKPRL

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:10
hujan
Nasional

Peringatan Dini BMKG, Waspadai Potensi Hujan Lebat di Jakarta Hari Ini

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:47
Ukuran Tubuh Han So Hee Jadi Perdebatan Netizen
Nasional

Sopir Taksi Online Pemicu Tabrakan Kereta Bekasi Ternyata Baru Bekerja 2 Hari

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:43
Ukuran Tubuh Han So Hee Jadi Perdebatan Netizen
Nasional

PPG Dipercepat, Kemenag Targetkan 2 Tahun Rampung Sertifikasi 467 Ribu Guru

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:35
May Day 2026, Pengamat: Ujian Nyata Komitmen Prabowo Bangkitkan Ekonomi Buruh
Nasional

Kasus Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi Periksa 24 Saksi

Kamis, 30 April 2026 - 23:57

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2555 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1492 shares
    Share 597 Tweet 373
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1027 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    783 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.