• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonom: Ekonomi Indonesia Naik 5 Persen di 2022

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 15 September 2021 - 15:13
in Ekonomi
Ilustrasi - Gedung perkantoran di DKI Jakrta. Foto: indoposco.id/Safar

Ilustrasi - Gedung perkantoran di DKI Jakrta. Foto: indoposco.id/Safar

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ekonom Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali mencapai 5 persen atau bahkan lebih pada 2022.

“Kami melihat tahun 2022 adalah tahunnya Indonesia, di mana ekonomi kita diharapkan bertumbuh 5 persen atau lebih tinggi, keluar dari keterpurukan tahun 2020 di mana kita mengalami kontraksi, dan berangsur pulih ke 3,5 persen di 2021,” kata Enrico dalam webinar UOB Economic Outlook 2022 yang dipantau di Jakarta, Rabu (15/9).

BacaJuga:

Pengamat Sebut Langkah Dasco ke BEI Bisa Perkuat Kepercayaan Pasar

Puan: Kehadiran Prabowo di Paripurna DPR Tegaskan RAPBN 2027 Diarahkan Sebesar-besarnya untuk Rakyat

DPR Ingatkan Pemerintah: Target Pendapatan APBN 2027 Jangan Bebani Pajak Rakyat

Ia memperkirakan inflasi akan mencapai 2,7 persen year on year (yoy) pada tahun 2022, meningkat sedikit dibandingkan inflasi 2021 yang diperkirakan sekitar 2,4 persen yoy. Tingkat inflasi ini memungkinkan pemerintah membuat kebijakan moneter yang lebih akomodatif..

“Ditambah dengan sinergi kebijakan ekspansif fiskal dan restrukturisasi utang dari OJK, kemungkinan pemulihan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan lebih menyuruh dan berkesinambungan,” ucapnya.

Enrico juga memperkirakan Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga acuan pada semester II 2022 mendatang karena bank sentral AS, Federal Reserve (Fed) menormalisasi suku bunga acuannya dan mengurangi stimulus terkait Covid-19 atau melakukan kebijakan tapering off.

Karena kebijakan tapering off The Fed itu dan risiko kemunculan varian baru Covid-19, Enrico memperkirakan nilai tukar rupiah dapat melemah hingga berkisar Rp15.000 per dolar AS pada 2022. Namun demikian, nilai tukar rupiah tetap hendak terjaga karena aliran dana asing juga masih akan baik.

“Jadi prediksi kami (rupiah) berada di kisaran Rp14.650 sampai Rp14.850 per dolar AS untuk akhir tahun ini. Dan berangsur-angsur dengan meningkatnya impor Indonesia seiring pemulihan pertumbuhan ekonomi, akan sangat mungkin bahwa gradual depriation ini akan capai kisaran Rp15.000- an per dolar AS di tahun depan,” ucapnya.

Enrico mempercayai bahwa dengan berbagai reformasi struktural yang telah dilakukan pemerintah dengan menerapkan Undang-Undang Cipta Kerja dan membentuk Soevereign Wealth Fund, investasi asing langsung (FDI) akan banyak masuk ke Indonesia.

“Investasi riil di Indonesia akan masuk untuk menutup CAD (Current Account Deficit) yang mungkin akan melebar secara perlahan namun pasti ke depan. Konsep yang dinamakan basic ballance ini, semakin dia bertumbuh menjadi positif akan memberikan jangkar yang positif, dan baik untuk stabilisasi nilai tukar dan bahkan rupiah ke depan diharapkan mampu untuk menguat,” ucapnya. (mg3)

Tags: ekonomekonom Bank UOB IndonesiaEnrico Tanuwidjaja

Berita Terkait.

Dasco
Ekonomi

Pengamat Sebut Langkah Dasco ke BEI Bisa Perkuat Kepercayaan Pasar

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47
Prabowo
Ekonomi

Puan: Kehadiran Prabowo di Paripurna DPR Tegaskan RAPBN 2027 Diarahkan Sebesar-besarnya untuk Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:27
Pragi
Ekonomi

DPR Ingatkan Pemerintah: Target Pendapatan APBN 2027 Jangan Bebani Pajak Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:26
Presiden-RI
Ekonomi

Sengaja Minta Waktu di DPR, Prabowo Ungkap Alasan Sampaikan Sendiri Arah Kebijakan Fiskal

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:45
Prabowo
Ekonomi

Soroti Geopolitik Global, Prabowo Paparkan Strategi Fiskal Indonesia untuk 2027 di Paripurna DPR RI

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:44
Dukung  Asta Cita, PT Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia
Ekonomi

Dukung  Asta Cita, PT Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:33

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2813 shares
    Share 1125 Tweet 703
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.