• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Nelayan Pulau Terluar NKRI Keluhkan Minimnya Kuota BBM Bersubsidi

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 2 September 2021 - 23:27
in Nusantara
Perahu warga pesisir berlayar di perairan Kota Batam Kepulauan Riau, yang berhadapan dengan Singapura. Foto: (ANTARA)

Perahu warga pesisir berlayar di perairan Kota Batam Kepulauan Riau, yang berhadapan dengan Singapura. Foto: (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nelayan pulau terluar NKRI, Pulau Pelampong di Kota Batam Kepulauan Riau mengeluhkan sedikitnya kuota bahan bakar minyak bersubsidi untuk kapal mereka, hingga tidak mencukupi untuk berlayar mencari ikan.

Hal itu disampaikan nelayan yang mendiami Pulau Pelampong saat menerima kunjungan Wamen ATR/ BPN Surya Tjandra, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan pejabat lainnya di Pulau Pelampong, Kamis (2/9/2021).

BacaJuga:

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

“Ada beberapa keluhan nelayan yang disampaikan, satu di antaranya persoalan BBM,” kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad seperti dikutip Antara, Kamis (2/9/2021).

Untuk mendapatkan BBM bersubsidi, nelayan harus mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Kepri, sesuai aturan. Padahal, jarak dari pulau terluar dan pulau- pulau kecil di Kota Batam ke ibu kota provinsi relatif jauh, sehingga menyulitkan.

“Yang mereka keluhkan, dengan jumlah liter seperti itu, mereka harus ke SPBU Terapung habis 3 hingga 4 liter, baliknya juga begitu. Malamnya menangkap ikan, BBM sudah habis, harus kembali lagi,” kata Wakil Wali Kota.

Tidak hanya itu, penerbitan surat rekomendasi dari Pemprov juga menyulitkan nelayan. Menurut Amsakar, semestinya surat rekomendasi kuota BBM bersubsidi bisa dari Pemerintah Kota saja, sehingga relatif lebih mudah.

“Saya minta ke Dirjen KKP tolong bantu, agar rentang kendali pelayanan diperpendek. Tidak usah lagi di provinsi, tapi cukup di kota,” kata dia. Ia tidak ingin nelayan di perbatasan menghadapi banyak persoalan.

Sementara itu, Plt Direktur Jenderal Tata Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Pamuji Lestari menyatakan akan menyampaikan aspirasi nelayan untuk dibahas lebih lanjut.

Sementara itu, menanggapi keluhan nelayan, Wamen ATR/BPN Surya Tjandra mengatakan akan menyampaikan persoalan itu kepada Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama. “Nanti saya WA saja. Bagaimana ini?” kata dia.

Dia berharap Pertamina bisa memberikan pengecualian kuota BBM bersubsidi untuk nelayan yang tinggal di pulau kecil terluar. (mg3/wib)

Tags: BBM BersubsidiKota BatamnelayanNKRIriau

Berita Terkait.

Yandri
Nusantara

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Sabtu, 4 April 2026 - 19:07
polri
Nusantara

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37
Banjir
Nusantara

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Sabtu, 4 April 2026 - 12:23
Gempa-Bitung
Nusantara

Gempa Susulan Lagi, Guncang Bitung di Sulut Berkekuatan M 5,8 Pagi Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 09:30
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Tanggul Jebol di Demak Rendam 4 Kecamatan: Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 4 April 2026 - 03:36
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Sidak DPR RI Bongkar Pelanggaran Lingkungan, Gudang PT Universal Glove di Medan Disegel

Sabtu, 4 April 2026 - 01:38

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.