• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Jenderal AS Mengaku “Pedih dan Marah” usai Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 2 September 2021 - 13:36
in Internasional
indoposco

Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat, Jenderal Mark Milley dalam konferensi pers di Pentagon, Washington, Rabu (1/9/2021). Foto: Antara/Reuters

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat (AS) Jenderal Mark Milley mengaku merasakan “kepedihan dan kemarahan” serta emosi yang campur aduk dari banyak orang di militer setelah AS menyelesaikan penarikan pasukan dari Afghanistan, termasuk upaya evakuasi yang menelan korban 13 tentara.

Hampir 2.500 orang Amerika tewas dalam perang AS terlama itu, termasuk 13 tentara yang jadi korban serangan bom bunuh diri oleh ISIS di luar bandara Kabul pekan lalu.

BacaJuga:

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Banyak dari mereka masih bayi ketika serangan teroris 11 September 2001 terjadi di AS dan kemudian menimbulkan konflik di Afghanistan hampir 20 tahun yang lalu.

Taliban, yang digulingkan Amerika dari kekuasaan lalu berjuang selama 2 dekade, mengambil alih negara itu bulan lalu setelah militer Afghanistan yang dilatih AS porak poranda.

“Kepedihan serta kemarahan saya sama seperti keluarga yang berduka, sama seperti para prajurit yang berada di lapangan,” tutur Jenderal Mark Milley, Kamis (2/9).

Ia berbicara pada reporter untuk pertama kali sejak militer AS menyelesaikan penarikan pasukan pada Senin.

Di awal pembicaraan Milley menjelaskan: “Tidak kata- kata yang bisa disampaikan oleh saya atau menteri pertahanan atau presiden ataupun siapa saja untuk membawa kembali mereka yang telah gugur.”

Tidak hanya 13 anggota militer yang tewas pada Kamis, belasan lainnya terluka serta dievakuasi dari Kabul.

“Ini hal yang sulit,” tutur Milley.” Perang itu sulit, kejam, brutal serta tidak kenal ampun.”

Milley menambahkan dirinya adalah tentara profesional dan berusaha “menahan” rasa sakit dan amarahnya.

Beberapa tentara aktif serta veteran mempertanyakan apa artinya tugas mereka di Afghanistan setelah Taliban mengambil alih Afghanistan.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menekankan pentingnya menghormati semua pandangan, karena dia menghormati jasa para veteran.

“Saya akan selalu bangga dengan peran kita dalam perang ini. Namun kita seharusnya tidak berharap para veteran perang Afghanistan lebih setuju (dengan hal itu) dari kelompok Amerika lainnya,” tutur Austin kepada reporter.

“Saya telah mendengar pandangan yang kuat dari banyak pihak dalam beberapa hari terakhir, dan itu penting. Itulah demokrasi. Itulah Amerika.”

Dalam sejumlah foto yang terlihat menyakitkan bagi para tentara, Taliban berpose di pangkalan militer yang dibangun oleh koalisi militer pimpinan AS kemudian diserahkan kepada pasukan Afghanistan yang kemudian porak poranda.

Banyak tentara serta veteran juga terganggu oleh fakta bahwa ribuan orang Afghanistan yang berisiko telah ditinggalkan, termasuk mereka yang bekerja sebagai penerjemah untuk militer. (mg2)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: afghanistanAmerika SerikatTaliban

Berita Terkait.

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41
KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI
Internasional

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:44

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1623 shares
    Share 649 Tweet 406
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3072 shares
    Share 1229 Tweet 768
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    810 shares
    Share 324 Tweet 203
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.