• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BI Sebut Perekonomian DIY Bergerak Positif

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 2 September 2021 - 22:08
in Ekonomi
Pandemi Covid-19

Ilustrasi - Suasana Pasar Beringharjo Yogyakarta di masa pandemi Covid- 19, Jumat. (19/6/2020). Foto: (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut perekonomian di daerah ini mulai bergerak positif ditandai dengan peningkatan laju inflasi pada Agustus 2021.

“Kenaikan inflasi di tengah masa pandemi yang relatif terjaga ini menjadi indikasi positif bagi perekonomian DIY yang terus menunjukkan peningkatan,” kata Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Miyono seperti dikutip Antara, Kamis (2/9/2021).

BacaJuga:

Ekspor Indonesia di Tengah Konflik Timur Tengah: Tahan Guncangan atau Tertekan?

PHE dan Pertamina Drilling Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Rig PDSI#40.3

Eni Kucurkan Investasi Rp200 Triliun, Proyek Gas Raksasa Kaltim Siap Produksi 2028

Menurut Miyono, perbaikan perekonomian di DIY juga dipengaruhi semakin membaiknya aspek kesehatan setelah PPKM diberlakukan. “Konsumsi masyarakat yang cenderung meningkat sehingga pada Agustus 2021 mengalami peningkatan inflasi,” kata dia.

Miyono menyebutkan secara bulanan, rata-rata harga di DIY tercatat naik 0,04 persen (month to month/ mtm) dan secara tahunan 1,78 persen (year on year/ yoy).

Dengan demikian, inflasi secara akumulasi hingga Agustus 2021 mencapai 1, 05 persen (year to date/ ytd) yang merupakan tertinggi kedua di Jawa setelah Provinsi Jawa Timur yang mencapai 1, 33 persen. “Kenaikan inflasi tidak terlepas dari perbaikan ekspektasi, yang berdampak pada meningkatnya permintaan masyarakat sebagaimana tercermin dari meningkatnya inflasi inti,” ujar dia.

Perbaikan ekspektasi itu, menurut dia, terkonfirmasi dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang mencatatkan kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen dari 77, 3 pada Juli 2021 menjadi 90, 7 pada Agustus 2021.

Ekspektasi pemulihan ekonomi dan potensi dibukanya pembelajaran tatap muka baik untuk sekolah dasar maupun sekolah menengah dalam waktu dekat, kata dia, juga turut mendorong inflasi di sektor pendidikan.

Miyono menuturkan untuk menjaga inflasi agar berada pada levelnya, TPID DIY terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan permintaan sehingga harga kebutuhan pokok tetap terjaga. Dari sisi kelancaran pasokan, TPID DIY terus menjaga agar kelancaran arus barang tidak terganggu selama masa PPKM.

Sementara untuk menjaga stabilitas harga produk khususnya di tingkat petani, lanjut dia, TPID DIY berkomitmen meningkatkan serapan pada komoditas hortikultura (cabai dan bawang merah) yang saat ini sedang mengalami panen raya, yang di antaranya dilakukan melalui perdagangan kerja sama antardaerah hingga upaya menyerap langsung dari petani.

Melihat perkembangan terkini dan berbagai upaya stabilisasi yang dilakukan TPID, Bank Indonesia meyakini capaian inflasi DIY dalam empat bulan ke depan hingga akhir 2021 masih berada pada batas bawah dari target sasaran yang ditetapkan yakni 3±1 persen (yoy). “Dengan demikian pertumbuhan riil ekonomi DIY pada 2021 diperkirakan tetap terjaga positif,” ujar dia.

Miyono mengatakan kasus penyebaran Covid-19 di DIY diperkirakan telah melewati puncak gelombang kedua dan apabila tren positif itu terus berlanjut, serta tingkat kematian dan kesehatan masyarakat membaik diperkirakan dalam waktu dekat DIY akan lepas dari PPKM Level 4. (mg3/wib)

Tags: Bergerak PositifBIDIYPerekonomian

Berita Terkait.

ekspor
Ekonomi

Ekspor Indonesia di Tengah Konflik Timur Tengah: Tahan Guncangan atau Tertekan?

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:02
Jajaran-manajemen-PHE
Ekonomi

PHE dan Pertamina Drilling Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Rig PDSI#40.3

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:02
Bahlil
Ekonomi

Eni Kucurkan Investasi Rp200 Triliun, Proyek Gas Raksasa Kaltim Siap Produksi 2028

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:21
Petugas
Ekonomi

Danantara Perluas DPT PSEL, Bidik Teknologi Global untuk Ubah Sampah Jadi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:50
Perwira-PEP
Ekonomi

Inovasi USAT PEP Rantau Tekan Loss Produksi, Tambah Pendapatan hingga Miliaran Rupiah

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:19
Perwira-PDC
Ekonomi

Dedikasi Tanpa Libur, PDC Pastikan Kebutuhan Energi Tetap Terpenuhi di Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:48

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2567 shares
    Share 1027 Tweet 642
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    707 shares
    Share 283 Tweet 177
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.