• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Inovasi USAT PEP Rantau Tekan Loss Produksi, Tambah Pendapatan hingga Miliaran Rupiah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 19 Maret 2026 - 11:19
in Ekonomi
Perwira-PEP

Ilustrasi - Inovasi USAT Perwira Pertamina EP Rantau Field mendapat penghargaan Platinum pada ajang Upstream Improvement & Innovasi Award (UIIA) 2025 Subholding Upstream Pertamina. Foto: Dokumen Pertamina EP Rantau Field

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah tantangan sumur migas yang kian menua, perwira Pertamina EP Rantau membuktikan bahwa inovasi sederhana dapat menghasilkan dampak luar biasa. Melalui teknologi Ultimate Sand Trap (USAT), perusahaan berhasil menekan risiko kehilangan produksi (loss production) akibat masalah kepasiran sekaligus mendongkrak pendapatan hingga miliaran rupiah.

Inovasi ini menjadi jawaban atas persoalan klasik di lapangan migas mature, di mana pasir kerap ikut terbawa bersama aliran fluida dan merusak kinerja pompa. Tak hanya menurunkan efisiensi, kondisi tersebut juga meningkatkan biaya perawatan dan potensi kehilangan produksi.

BacaJuga:

Harga Emas Masih Fluktuatif, Siap-Siap Hadapi Dua Skenario Pekan Depan

Indonesia Makin Dilirik Pasar Pangan Dunia, SIAL Food & Drinks 2026 Hadir di Jakarta

GIIAS Surabaya 2026 Hadir Lebih Meriah, 37 Merek Otomotif Siap Pamerkan Produk Terbaru

Field Manager Pertamina EP Rantau, Tomi Wahyu Alimsyah, menjelaskan bahwa permasalahan kepasiran menjadi tantangan utama di lapangan tersebut.

“Sumur-sumur migas yang telah mature di PEP Rantau sering mengalami kepasiran. Pasir yang ikut naik dapat merusak pompa dan menghambat pengangkutan minyak mentah,” ujarnya, dikutip Kamis (19/3/2026).

Sebelumnya, tim telah mengembangkan inovasi We Are Fines pada 2023. Namun, untuk menyempurnakan solusi, USAT mulai dikembangkan dan diaplikasikan sejak 2024.

“Dengan kombinasi dua inovasi ini, permasalahan kepasiran bisa diatasi dari berbagai aspek,” tambah Tomi.

Saat ini, metode We Are Fines telah diterapkan di seluruh sumur, sementara USAT telah diimplementasikan di tiga sumur utama yakni P-420, P-383, dan P-406 hingga September 2025. Sebelum inovasi diterapkan, risiko kepasiran bahkan sempat mencapai 62 persen.

USAT sendiri merupakan aksesoris tambahan yang dipasang di tengah tubing pada pompa Electric Submersible Pump (ESP). Fungsinya menahan pasir agar tidak masuk ke dalam pompa, melainkan terperangkap di sela tubing.

Dengan mekanisme ini, pompa tetap dapat beroperasi optimal dalam mengalirkan fluida ke permukaan, bahkan memiliki kemampuan melakukan reserve circulating saat terjadi penyumbatan.

Petroleum Engineering PEP Rantau, Andi Surianto Sinurat, menjelaskan bahwa biaya pembuatan USAT relatif murah, sekitar Rp3 juta per unit dengan masa pakai hingga satu tahun.

“Proses pembuatannya hanya membutuhkan waktu tiga hari dengan material sederhana seperti tubing, coupling, kawat, dan mata bor,” jelasnya.

Meski sederhana, dampak yang dihasilkan sangat signifikan. Sejak Januari 2024 hingga September 2025, inovasi ini berhasil menekan biaya rig hingga 50 persen dan mengurangi loss produksi sebesar 4 persen.

“Artinya, bukan hanya efisiensi yang meningkat, tetapi juga produksi dan pendapatan perusahaan ikut bertambah,” tegas Andi.

Lebih dari sekadar efisiensi biaya, inovasi USAT dan We Are Fines terbukti menjadi solusi efektif dalam mengatasi persoalan kepasiran di sumur-sumur migas PEP Rantau.

Atas keberhasilan tersebut, tim PC Prove Alumni Pasir PEP Rantau meraih penghargaan Platinum pada ajang Upstream Improvement & Innovation Award (UIIA) 2025 Subholding Upstream Pertamina, yang diikuti 108 delegasi terbaik dari seluruh unit.

Tomi pun mengapresiasi kontribusi seluruh tim yang terlibat dalam pengembangan inovasi ini.

“Inovasi USAT merupakan hasil karya internal perwira PEP Rantau. Ini menunjukkan komitmen kami untuk terus berinovasi dalam menjaga dan meningkatkan produksi migas nasional,” pungkasnya. (srv)

Tags: Pertamina EP RantauUltimate Sand TrapUSAT

Berita Terkait.

Harga Emas Masih Fluktuatif, Siap-Siap Hadapi Dua Skenario Pekan Depan
Ekonomi

Harga Emas Masih Fluktuatif, Siap-Siap Hadapi Dua Skenario Pekan Depan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:45
12 Tahun Projo, Budi Arie Serukan Pemberantasan Korupsi di Lingkaran Kekuasaan
Ekonomi

Indonesia Makin Dilirik Pasar Pangan Dunia, SIAL Food & Drinks 2026 Hadir di Jakarta

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:08
12 Tahun Projo, Budi Arie Serukan Pemberantasan Korupsi di Lingkaran Kekuasaan
Ekonomi

GIIAS Surabaya 2026 Hadir Lebih Meriah, 37 Merek Otomotif Siap Pamerkan Produk Terbaru

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:05
Fantastik UMKM Kopi Indonesia Tembus Pasar Inggris, Nilainya Rp2,64 Miliar
Ekonomi

Fantastik UMKM Kopi Indonesia Tembus Pasar Inggris, Nilainya Rp2,64 Miliar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:06
Changan
Ekonomi

Changan Kantongi 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Sumbang 78 Persen

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:06
Kapal-BAg
Ekonomi

15 Tahun Berlayar, BAg Terus Perkuat Keandalan Transportasi Energi Indonesia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:05

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.