• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pemimpin Anti-Taliban Siap Serang Balik

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 23 Agustus 2021 - 14:55
in Internasional
indoposco

ARSIP FOTO: Ahmad Massoud, anak lelaki pahlawan anti-Soviet yang terbunuh Ahmad Shah Massoud, berbicara saat wawancara di rumahnya di Bazarak, provinsi Panjshir, Afganistan, 5 September 2019. ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammad Ismail/File Photo/aww/cfo (REUTERS/MOHAMMAD ISMAIL)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemimpin anti-taliban Afghanistan, Ahmad Massoud, menjelaskan pasukannya siap berperang dengan kelompok militan itu yang merebut kekuasaan di Kabul seminggu yang lalu.

Akan tetapi, Massoud berharap untuk mengadakan pembicaraan damai dengan Taliban.

BacaJuga:

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

“Kita ingin membuat Taliban menyadari kalau satu-satunya jalan ke depan adalah melalui negosiasi,” tuturnya kepada Reuters melalui telepon, Senin (23/8).

Massoud telah mengumpulkan pasukan yang terdiri dari sisa- sisa unit tentara reguler serta pasukan khusus dan pejuang milisi lokal.

“Kami tidak ingin perang pecah.”

Komentar itu muncul ketika sebuah statment di akun Twitter Alemarah Taliban menjelaskan ratusan pejuang menuju Panjshir” setelah pejabat negara setempat menolak untuk menyerahkannya secara damai”.

Sebuah video pendek menunjukkan barisan truk dengan bendera putih Taliban bergerak di sepanjang jalan raya.

Massoud, putra Ahmad Shah Massoud, salah satu pemimpin utama perlawanan anti-Soviet Afghanistan pada 1980- an, menjelaskan para pendukungnya siap berperang apabila pasukan Taliban mencoba menyerang lembah itu.

“Mereka ingin membela, mereka ingin bertarung, mereka ingin melawan rezim totaliter mana pun.”

Namun ada beberapa ketidakpastian mengenai apakah operasi oleh pasukan Taliban sudah dimulai ataupun tidak. Seorang pejabat Taliban menjelaskan serangan sudah diluncurkan di Panjshir. Tetapi seorang ajudan Massoud menjelaskan tidak ada tanda- tanda kalau pasukan itu benar-benar memasuki celah sempit ke lembah serta tidak ada laporan pertempuran.

Satu- satunya pertempuran yang dikonfirmasi sejak jatuhnya Kabul pada Minggu, pasukan anti- Taliban merebut kembali 3 distrik di provinsi utara Baghlan, yang berbatasan dengan Panjshir pekan lalu.

Namun Massoud mengatakan ia tidak mengorganisir operasi perebutan kembali 3 distrik itu. Dia menjelaskan operasi itu dilakukan oleh kelompok- kelompok milisi lokal yang bereaksi terhadap” kebrutalan” di daerah tersebut.

Massoud menyerukan pemerintah yang inklusif dan berbasis luas di Kabul yang mewakili semua kelompok etnis Afghanistan. Dia mengatakan” rezim totaliter” tidak boleh diakui oleh masyarakat internasional.

Puing-puing kendaraan lapis baja Soviet yang masih memenuhi lembah menunjukkan betapa sulitnya Panjshir dikalahkan di masa lalu.

Tetapi banyak pengamat asing mempertanyakan apakah pasukan Massoud akan sanggup bertahan lama tanpa dukungan dari luar.

Massoud menjelaskan pasukannya, yang menurut seorang ajudan berjumlah lebih dari 6. 000, akan membutuhkan dukungan internasional jika harus berperang.

“Ada banyak orang lain dari banyak provinsi lain yang mencari perlindungan di lembah Panjshir yang berdiri bersama kami serta yang tidak mau menerima identitas lain untuk Afghanistan,” tuturnya. (mg2)

Tags: afghanistanAnti-TalibanTaliban

Berita Terkait.

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41
KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI
Internasional

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:44

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2089 shares
    Share 836 Tweet 522
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1075 shares
    Share 430 Tweet 269
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    900 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3182 shares
    Share 1273 Tweet 796
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.