• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

KKP Rintis Kampung Ikan Dewa di Sumedang

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 23 Agustus 2021 - 11:16
in Nusantara
indoposco

Pedagang pengumpul memasukkan es batu ke dalam kotak berisi ikan layur (Trichiurus lepturus) hasil tangkapan nelayan di Pantai Kampung Lere, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (10/8/2021). ANTARA FOTO/Basri Marzuki/rwa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan merintis pembentukan serta pengembangan Kampung Ikan Dewa di Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang merupakan salah satu habitat alam ikan dewa atau ikan kancra.

“Spesies ikan ini merupakan ikan endemik bernilai ekonomis tinggi serta memiliki nilai kultural untuk masyarakat Kabupaten Sumedang,” tutur Kepala Pusat Riset Perikanan, Yayan Hikmayani, dalam siaran pers KKP di Jakarta, Senin (23/8).

BacaJuga:

Kawasan Geopark Rinjani dan Tambora akan Diitegrasikan dengan Budaya Lokal

Kampung Narkoba Samarinda Digulung: 13 Ditangkap, Omzet Rp200 Juta/Hari

Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

Salah satu program prioritas KKP saat ini adalah pembangunan kampung- kampung perikanan budi daya tawar, payau serta laut berbasis kearifan lokal, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi perikanan.

Dalam rangka melakukan inisiasi pembentukan kampung ikan dewa, Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP), Pusat Riset Perikanan, BRSDM, sudah melakukan Focus Group Discussion (FGD) secara daring yang melibatkan pakar, peneliti, dosen, penyuluh, tokoh masyarakat, serta pembudidaya ikan dewa pada 21 Agustus 2021.

“KKP serta Pemda perlu bersinergi agar sumber daya perikanan setiap wilayah yang potensial dijadikan kampung ikan dapat lebih maksimal, sehingga teknologi budi daya perikanan yang dikembangkan bisa sejalan dengan kearifan lokal di daerah tersebut,” tutur Yayan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa meningkatkan kearifan lokal dari sudut pandang perikanan dapat berkaitan dengan beberapa aspek, seperti jenis ikan memiliki nilai tradisi ataupun adat di masyarakat, memiliki karakter spesifik untuk wilayah tertentu, dan memiliki nilai yang lumayan baik terutama berorientasi ekspor, ketahanan pangan serta kesejahteraan.

“Kita berharap agar kampung ikan yang tengah dicanangkan, selain menjadi terobosan untuk KKP, juga bisa menjadi indikator keberhasilan pembangunan ekonomi daerah yakni terjadinya peningkatan peran terhadap PDRB (Produk Domesik Regional Bruto), peningkatan konsumsi ikan masyarakat lokal, peningkatan akses pasar produk perikanan serta peningkatan kesempatan kerja di desa,” tutur Yayan.

Sementara itu, Kepala BRPBATPP Arif Wibowo menyampaikan kalau FGD Kampung Ikan Dewa merupakan inisiasi yang didasari atas keberhasilan transfer teknologi pakan formulasi untuk percepatan pematangan gonad induk, pembenihan serta pembesaran ikan dewa yang dilaksanakan di Kabupaten Sumedang sejak 2019.

Hasil penelitian yang dipimpin oleh Prof. Dr. Mas Tri Djoko Sunarno (Peneliti BRPBATPP) tersebut telah memperlihatkan kalau dengan aplikasi pakan formulasi, pematangan gonad induk ikan dewa dapat menjadi lebih cepat, sehingga pembudi daya dapat memijahkan ikan 3-5 kali dalam setahun dan tidak tergantung pada musim pemijahan.

Teknologi ini juga sudah teruji berdampak signifikan dengan meningkatnya produksi benih ikan dewa yang secara langsung meningkatkan penghasilan pembudidaya ikan serta mengurangi ketergantungan terhadap penangkapan ikan dewa di habitat aslinya.

Hal senada disampaikan Dedin Khoerudin, pembudi daya ikan dewa sekaligus sebagai Ketua UPR Mina Kancra Ciburial, Sumedang, yang menyatakan kalau setelah adanya teknologi pakan formula serta bimbingan penyuluh perikanan setempat, produksi benih ikan dewa pada tahun 2018 yang hanya berjumlah 30.000 ekor per tahun dapat meningkat secara signifikan menjadi 120.000 ekor per tahun pada tahun 2021.

Hal tersebut meningkatkan penghasilan para pembudidaya di daerah tersebut dari awalnya Rp3,7 juta per bulan menjadi sekitar Rp9 juta per bulan.

“Saat ini sudah ada sekitar 40 orang petani di wilayah Kabupaten Sumedang yang melakukan usaha pembenihan, pendederan serta pembesaran ikan dewa,” tuturnya. (mg2)

Tags: Kampung Ikan DewaKementerian Kelautan dan PerikananKKPSumedang

Berita Terkait.

rinjani
Nusantara

Kawasan Geopark Rinjani dan Tambora akan Diitegrasikan dengan Budaya Lokal

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:23
Tersangka
Nusantara

Kampung Narkoba Samarinda Digulung: 13 Ditangkap, Omzet Rp200 Juta/Hari

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:26
Gempa-Trenggalek
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:43
Banjir
Nusantara

Banjir Semarang: 1 Orang Meninggal, 1 Lansia Hilang Terseret Arus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:46
viral
Nusantara

Usai Viral Main Gim dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Tegaskan Hal Ini

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:16
tito
Nusantara

7 Panduan Komnas HAM untuk Rehabilitasi Pascabencana Banjir Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:20

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2286 shares
    Share 914 Tweet 572
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    719 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.