• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Konflik Afghanistan, Jerman Fokus Evakuasi 10.000 Orang

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 16 Agustus 2021 - 23:04
in Internasional
Kanselir Jerman Angela Merkel bersulang dengan bir usai memberikan pidato di Dachau dekat Munich, Jerman. Foto : Antara/Reuters/Michael Dalder

Kanselir Jerman Angela Merkel bersulang dengan bir usai memberikan pidato di Dachau dekat Munich, Jerman. Foto : Antara/Reuters/Michael Dalder

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Jerman harus fokus untuk mengevakuasi hingga 10.000 orang yang menjadi tanggung jawabnya dari Afghanistan. Demikian yang ditegaskan Kanselir Angela Merkel kepada rekan- rekan partainya, dan memperingatkan dampak dari konflik akan berlangsung untuk waktu yang sangat lama.

Pernyataan yang dibuat pada pertemuan tertutup partai Kristen Demokrat pada Senin (16/8/2021) dan disampaikan oleh peserta pertemuan, mencerminkan kekhawatiran yang berkembang tentang pertumpahan darah di Afghanistan setelah Taliban merebut Ibu Kota Kabul dan menyatakan perdamaian.

BacaJuga:

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

“Kita sedang menyaksikan masa- masa sulit. Sekarang kita harus fokus pada misi penyelamatan,” kata Merkel dilansir Reuters melalui Antara.

Dia mengatakan, Jerman mungkin perlu mengevakuasi sebanyak 10. 000 orang dari Afghanistan, termasuk 2.500 staf pendukung Afghanistan serta aktivis hak asasi manusia, pengacara, dan lainnya yang menurut pemerintah berisiko jika mereka tetap berada di negara itu.

Dia menambahkan bahwa Jerman harus bekerja sama dengan negara-negara yang berbatasan dengan Afghanistan untuk mendukung mereka yang melarikan diri dari negara itu sekarang. “Isu ini akan membuat kita sibuk untuk waktu yang sangat lama,” ujar Merkel.

Menteri Pertahanan Annegret Kramp- Karrenbauer mengatakan pada pertemuan itu bahwa Jerman telah mengerahkan pasukan khusus dan pasukan terjun payung untuk membantu evakuasi, menambahkan bahwa itu adalah “operasi yang sangat berbahaya” bagi pasukan Jerman.

“Selama masih memungkinkan, tentara Jerman akan mengeluarkan sebanyak mungkin orang dari Afghanistan dan memelihara jembatan udara,” kata dia, kemudian menambahkan bahwa upaya itu tergantung pada kesediaan Amerika Serikat untuk menjaga bandara tetap terbuka.

Tidak ada penerbangan evakuasi yang meninggalkan bandara Kabul saat ini karena orang-orang yang putus asa mencoba melarikan diri dari negara itu menghalangi landasan, kata juru bicara kementerian luar negeri Jerman pada konferensi pers reguler pemerintah, Senin.

Sebanyak 40 staf dari kedutaan Jerman diterbangkan ke Doha semalam, kata juru bicara itu. Ia mengatakan bahwa tim kecil yang terdiri dari kurang dari 10 staf akan tetap terletak di bandara Kabul untuk mengoordinasikan evakuasi. (mg3)

Tags: afghanistanJermanTaliban

Berita Terkait.

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01
aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41
Esmail-Baghaei
Internasional

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05
Trump
Internasional

Trump Klaim Mojtaba Khamenei Setujui Kesepakatan Damai dengan AS

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:33
Rudal
Internasional

Timur Tengah Memanas, AS dan Iran Saling Serang 2 Malam Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:16

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    1365 shares
    Share 546 Tweet 341
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    960 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1524 shares
    Share 610 Tweet 381
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.