• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Eksportir Bali, A.A. Gede Agung Wedhatama Pendiri Komunitas Petani Muda Keren

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 16 Agustus 2021 - 10:58
in Nasional
indoposco

Komunitas Petani Muda Keren (PMK) didorong mengembangkan potensi pertanian Bali untuk mendukung kebutuhan pangan domestik dan ekspor komoditas pertanian ke mancanegara. Foto: BPPSDMP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya dan komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) RI mendukung kinerja petani milenial menjadi eksportir muda menjelma pada sosok Anak Agung (A.A) Gede Agung Wedhatama, menggerakkan 2.000 petani milenial Bali sebagai member komunitas Petani Muda Keren (PMK) di Bali yang didirikan A.A. Gede Agung Wedhatama pada 2019.

Menyadari besarnya potensi dan peluang pertanian RI khususnya di Bali, A.A. Gede Agung Wedhatama, akrab disapa Gung Wedha, mengembangkan klaster-klaster produk seperti hortikultura dan cengkeh dari hulu ke hilir melalui kendali mutu ketat bagi member PMK ditopang pemanfaatan teknologi informasi (IT).

BacaJuga:

Mendagri Tito Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Daerah melalui Sistem dan Sikap Integritas

Mandat Komnas Perempuan Diperluas, DPR Desak Perlindungan Korban Jadi Prioritas

Wamendagri Wiyagus Minta DPRD Kawal APBD Berbasis Hasil, Bukan Sekadar Aspek Administratif

Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo mengatakan, era industri 4.0 identik dengan IT dan digitalisasi yang lekat dengan generasi milenial, mengajak petani muda bergiat menerapkan teknologi smart farming dalam pengembangan budidaya pertanian.

“Pertanian berbasis teknologi memudahkan petani dalam budi daya yang lebih efisien sekaligus modern dalam upaya akselerasi produksi petani,” kata Mentan Syahrul.

Hal senada dikemukakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi bahwa petani adalah profesi menjanjikan dengan pendapatkan yang menggiurkan bagi milenial.

“Kementan akan terus mendorong minat generasi muda menekuni sektor pertanian. Kita ubah streotipe petani tidak akan kaya. AA Gede Agung Wedhatama membuktikan bahwa melalui pertanian, dia sukses dan berpenghasilan cukup besar,” katanya.

Dedi berharap A.A. Gede Agung Wedhatama sebagai Duta Petani Milenial (DPM) jadi role model yang menginspirasi, memotivasi serta mitra bagi petani muda Bali dan daerah lainnya meningkatkan produktivitas dan kualitas hingga mampu menembus pasar ekspor.

AA Gede Agung Wedhatama, pendiri komunitas PMK, memimpin PT Bos (Bali Organik Subak) dan BosFresh Apps in Bali menyadari besarnya peluang pertanian di Bali, harus disertai keterlibatan generasi milenial. Pria 36 tahun ini pun menggagas PMK pada 2019, dan kini memiliki 2.000 member di seluruh Bali.

“Saya kumpulkan petani agar bangga bahwa bertani itu ‘cool’. Saya jembatani pertanian hulu ke hilir. Menanam hingga menjual hingga ekspor. Kami produksi sayuran, buah, daging dan ikan kualitas terbaik menerapkan metode natural sehingga menghasilkan produk yang sehat dan bertanggung jawab,” kata Gung Wedha.

DPM Bali ini mengaku menerapkan kendali mutu ketat terhadap produk BOS Fresh, salah satu syaratnya harus dibudidayakan alami (nature farming) dengan pupuk dan pestisida alami. BOS mengekspor produk pertanian sejak 2018 dan volume ekspornya terbesar di Bali.

“Sebelum pandemi, volume ekspor lima hingga 10 ton buah segar seperti manggis, buah naga, manga, alpukat, vanili, dried fruit, bubuk jahe, pasta vanilla. Nilai ekspor hampir Rp100 miliar. Ceko, Rusia, China dan Kamboja adalah negara tujuan ekspor kami,” kata Gung Wedha.

Dia tidak menampik dampak pandemi, khususnya akses penerbangan untuk ekspor buah segar, sehingga BOS hanya mengekspor produk olahan untuk menekan risiko, kapasitasnya 3-5 ton per minggu, omsetnya Rp500 juta.

Sebagai milenial, Gung Wedha mengembangkan aplikasi online BosFresh Apps in Bali bagi anggota PMK sebagai hulu dalam rantai nilai pertanian. Petani dapat mengisi keterangan tentang komoditas yang ditanam, jadwal tanam, umur tanaman, luas lahan, dan jumlah tanaman maka dengan algoritma yang dikembangkan Gung Wedha dan timnya, petani mendapat informasi kapan panen, perkiraan jumlah panen, waktu pemupukan, dan lainnya.

“Petani kita paksa memakai teknologi dan mekanisasi seperti traktor, irigasi tetes, dan aplikasi. Aplikasi BOSFresh mendukung penjualan langsung ke konsumen dengan fair trade. Petani tahu harga produknya, karena bisa cek langsung,” katanya lagi.

Menurutnya, pemberlakuan standar baku mutu ketat produk-produk BOS Fresh agar produk petani berkualitas dan sehat. “Jangan hanya terlihat bagus, tetapi beracun karena pakai kimia. Itu kan ngeri sekali.”

Keberhasilan tersebut yang mendukung langkahnya berpartisipasi dalam Merdeka Eskpor yang dicanangkan Mentan Syahrul dan diluncurkan oleh Presiden RI Joko Widodo secara virtual pada Sabtu (14/8/2021). (aro)

Tags: BPPSDMPKementanmentan

Berita Terkait.

Mendagri Tito Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Daerah melalui Sistem dan Sikap Integritas
Nasional

Mendagri Tito Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Daerah melalui Sistem dan Sikap Integritas

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:31
Mandat Komnas Perempuan Diperluas, DPR Desak Perlindungan Korban Jadi Prioritas
Nasional

Mandat Komnas Perempuan Diperluas, DPR Desak Perlindungan Korban Jadi Prioritas

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:11
Wamendagri Wiyagus Minta DPRD Kawal APBD Berbasis Hasil, Bukan Sekadar Aspek Administratif
Nasional

Wamendagri Wiyagus Minta DPRD Kawal APBD Berbasis Hasil, Bukan Sekadar Aspek Administratif

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:01
Rapat Bersama Komisi II, Mendagri Paparkan Anggaran Kemendagri Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Nasional

Rapat Bersama Komisi II, Mendagri Paparkan Anggaran Kemendagri Tetap Optimal di Tengah Efisiensi

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:31
Memuliakan Tiap Murid, MPLS Jadi Awal Membangun Sekolah
Nasional

Asuransi Jiwa Tumbuh, Literasi dan Gaya Hidup Sehat Jadi Fokus Industri

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:01
Soroti Kasus MBG, Pukat UGM Sebut Perlawanan Balik Koruptor Itu Nyata
Nasional

Soroti Kasus MBG, Pukat UGM Sebut Perlawanan Balik Koruptor Itu Nyata

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:50

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12455 shares
    Share 4982 Tweet 3114
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1275 shares
    Share 510 Tweet 319
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1187 shares
    Share 475 Tweet 297
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1066 shares
    Share 426 Tweet 267
Timnas-Argentina
Olahraga

FIFA Mulai Investigasi Soal Pembentangan Spanduk Las Malvinas

Editor Ali Rachman
Jumat, 17 Juli 2026 - 12:14

INDOPOSCO.ID - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mulai menyelidiki aksi para pemain Argentina yang memamerkan spanduk bermuatan politik usai laga...

SelengkapnyaDetails
Timnas-Argentina

Pemain Argentina Bentangkan Spanduk Klaim Falkland, Inggris Desak FIFA Turun Tangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:31
Kane

Hasil Piala Dunia: Inggris Ditekuk Argentina, Harry Kane Sesali Strategi Parkir Bus yang Berujung Petaka

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30
Enzo

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis! Argentina Bekuk Inggris, Tantang Spanyol di Final

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:17
Mbapee

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.