• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Presiden Korsel Tolak Tuduhan Terkait Skandal Spionase Korut

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 7 Agustus 2021 - 07:33
in Internasional
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kanan) mengucapkan selamat tinggal kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Foto: Antara/REUTERS/HO-The Presidential Blue House/aa.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kanan) mengucapkan selamat tinggal kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Foto: Antara/REUTERS/HO-The Presidential Blue House/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kantor presiden Korea Selatan pada Jumat menolak desakan kubu oposisi di parlemen untuk menjelaskan hubungan Presiden Moo Jae-in dengan tiga aktivis yang ditangkap karena diduga bekerja sama dengan agen intelijen Korea Utara.

Ketiga aktivis Korsel itu ditangkap pada Senin (2/8) dengan tuduhan melanggar UU Keamanan Nasional karena mengampanyekan –berdasarkan perintah dari operasi Korut– penentangan terhadap rencana militer Korsel untuk membeli jet tempur siluman Amerika Serikat, menurut keterangan polisi.

BacaJuga:

Buka Akses Pasar Lebih Luas, Art Toys Indonesia Incar Pasar Korea Selatan

IRGC Tegaskan Selat Hormuz Baru Dibuka jika AS Penuhi Syarat Iran

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Berdasarkan prosedur normal di Korsel, otoritas tidak mengungkap ketiga aktivis atau pengacara mereka ke publik. Kepolisian dan Badan Intelijen Nasional (NIS) juga menuduh mereka menerima 20.000 dolar AS (sekitar Rp287 juta) dari agen spionase tersebut.

Polisi mengatakan ketiga orang itu telah bertemu mata-mata tersebut di Kota Shenyang, China, dekat perbatasan Korut, beberapa kali sejak 2017.

Misi mereka mencakup “organisasi bawah tanah” untuk melakukan gerakan pro Korut dan anti AS, kata seorang polisi yang menolak menjelaskan lebih lanjut tentang investigasinya.

Semenanjung Korea telah terpecah selama puluhan tahun, dan aksi mata-mata serta skandal di antara kedua seteru dalam Perang Dingin itu menjadi hal yang biasa.

Kasus terakhir memicu kegemparan politik ketika surat kabar Chosun Ilbo, yang mengutip sumber anonim, mengatakan ketiga aktivis pernah bekerja pada tim kampanye kepresidenan Moon sebagai penasihat khusus isu-isu perburuhan sebelum Moon mulai menjabat pada 2017.

Chosun Ilbo dan sejumlah media lain juga mengatakan ketiga aktivis telah bertemu dengan seorang anggota parlemen senior dari Partai Demokratik, yang kini berkuasa, untuk membahas proyek-proyek yang mungkin bisa digarap di Korut.

Polisi, NIS, dan Pengadilan Distrik Cheongju, yang menerbitkan surat perintah penangkapan ketiga aktivis, tidak bisa dimintai komentarnya atas laporan Chosun Ilbo.

Kubu oposisi Partai Kekuatan Rakyat menggambarkan kasus itu sebagai “skandal spionase” dan menuntut agar Moon dan Partai Demokratik menjelaskan hubungan mereka dengan ketiga aktivis.

Juru bicara kantor Moon menolak tuduhan para aktivis bahwa mereka pernah bekerja untuk Moon dengan mengatakan dalam pernyataan bahwa hal itu “tak layak untuk disebut”.

Juru bicara Partai Demokratik mengatakan pihaknya tak mau mengomentari. Moon yang liberal sangat ingin meningkatkan hubungan dengan Korut. Dia mengatakan kedua negara akan memetik manfaat ekonomi, terlepas dari program persenjataan dan rudal nuklir Korut.

Sebagai tanda pertama mengendurnya ketegangan selama berbulan-bulan, kedua Korea pekan lalu memulihkan sambungan hotline yang diputus oleh Korut setahun lalu ketika hubungan kedua negara memburuk. (gin)

Tags: korselKorutSkandal Spionase Korut

Berita Terkait.

toys
Internasional

Buka Akses Pasar Lebih Luas, Art Toys Indonesia Incar Pasar Korea Selatan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:02
IRGC Tegaskan Selat Hormuz Baru Dibuka jika AS Penuhi Syarat Iran
Internasional

IRGC Tegaskan Selat Hormuz Baru Dibuka jika AS Penuhi Syarat Iran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:30
Trump
Internasional

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2202 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.