• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Tuntut Pembayaran Gaji, Dokter-Dokter di Nigeria Mogok Kerja

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 3 Agustus 2021 - 19:10
in Internasional
indoposco

Seorang dokter memeriksa kesehatan seorang anak di Abuja, Nigeria, Maret 2021. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para dokter residen rumah-rumah sakit umum Nigeria pada Senin (2/8) mulai mogok kerja, tanpa memastikan batas waktu, di tengah lonjakan penularan virus Corona. Mereka mengeluhkan pembayaran gaji serta tunjangan yang tertunda.

Serikat dokter Nigeria menyatakan para dokter sering melakukan pemogokan dengan alasan menghadapi pelayanan yang buruk. Tahun lalu, banyak dokter keluar dari pekerjaan sampai 3 kali, termasuk dengan menyampaikan tuntutan untuk mendapat tunjangan merawat pasien Covid-19.

BacaJuga:

GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang

Usai Xi Jinping Temui Trump, Kini Giliran Putin Bertolak ke China

Pimpinan DPR Desak Kemlu Jamin Keselamatan 5 WNI yang Diculik Tentara Israel

Okhuaihesuyi Uyilawa, Ketua Asosiasi Nasional Dokter Residen (NARD), menuturkan mogok kerja sudah dimulai pada Senin pagi. Dia mengungkapkan kalau pemerintah belum menghubungi serikat pekerja sejak NARD menyampaikan pemberitahuan soal pemogokan tersebut.

Pada saat ditanya apakah pemogokan akan mempengaruhi upaya vaksinasi Covid-19, Uyilawa menjelaskan melalui pesan telepon seluler, “Kelaparan lebih buruk dari Covid-19. Kita sudah kehilangan 19 anggota karena Covid-19, tanpa memiliki asuransi jiwa,” katanya seperti dikutip Antara, Selasa (3/8/2021).

Menteri Kesehatan Nigeria menyatakan dalam pernyataan kalau pihaknya melibatkan para dokter yang mogok kerja dalam upaya menyelesaikan masalah dengan cepat. Kemenkes menambahkan kalau direktur medis harus memastikan bahwa pemberian layanan tidak terganggu.

Nigeria sejak pertengahan Juli mengalami peningkatan kasus virus Corona. Menurut berbagai informasi resmi, ada sekitar 174.315 kasus dan 2.149 kematian sejak virus itu mulai mewabah pada awal 2020.

Melalui pernyataan pada Sabtu (31/7), NARD menjelaskan kalau para anggotanya terpaksa mogok kerja karena sudah berbulan-bulan kekurangan gaji. Tidak hanya itu, alasan lainnya yaitu para dokter tidak mendapat pembayaran tunjangan dan rumah sakit kekurangan tenaga kerja.

Negara Bagian Lagos menyatakan pemogokan oleh dokter merupakan keputusan yang tergesa-gesa. Otoritas Lagos memohon para dokter anggota NARD untuk menahan diri. Dokter residen merupakan lulusan sekolah kedokteran yang sedang menjalani pelatihan untuk menjadi dokter spesialis.

Keberadaan mereka untuk Nigeria sangat penting dalam perawatan kesehatan di garis depan karena mereka mendominasi pelaksanaan tugas di bangsal darurat di rumah sakit. Uyilawa menjelaskan serikatnya mewakili 16. 000 dokter dari total 42.000 dokter di negara terpadat di Afrika tersebut. (mg2/wib)

Tags: covid-19Nigeria

Berita Terkait.

GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang
Internasional

GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:57
Putin
Internasional

Usai Xi Jinping Temui Trump, Kini Giliran Putin Bertolak ke China

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:13
Saan
Internasional

Pimpinan DPR Desak Kemlu Jamin Keselamatan 5 WNI yang Diculik Tentara Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01
DPR Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Diplomatik Bebaskan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel
Internasional

DPR Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Diplomatik Bebaskan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:10
Rupiah Terus Melemah, Harga Mi Instan hingga Tahu-Tempe Terancam Naik
Internasional

WNI Diculik Israel, Kemlu Siapkan Dokumen Darurat dan Bantuan Medis

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:15
DPR Tegaskan Sistem Self Assessment Jadi Benteng Perlindungan Wajib Pajak
Internasional

Menkomdigi Kecam Israel Cegat Kapal Kemanusiaan Global yang Angkut Jurnalis Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:11

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2800 shares
    Share 1120 Tweet 700
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1120 shares
    Share 448 Tweet 280
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.