• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Kritik Raja Saudi, WN Sudan Dihukum 4 Tahun

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 28 Juli 2021 - 02:05
in Internasional
napi

Ilustrasi - Tahanan di dalam penjara. Foto: ANTARA/Shutterstock/pri. (ANTARA/Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengadilan Arab Saudi menghukum penjara seorang wartawan Sudan selama 4 tahun karena unggahan yang mengkritik kerajaan itu, tutur Human Rights Watch (HRW) seperti dikutip Reuters pada Kamis (27/7).

Ahmed Ali Abdelkader, seorang figur media dan wartawan berusia 31 tahun, dipenjara atas beberapa tuduhan, termasuk” menghina institusi serta simbol negara”, “mengatakan negatif tentang kebijakan kerajaan serta berbicara pada (platform media yang setia kepada pihak-pihak yang memusuhi kerajaan) dengan cara yang merugikan kerajaan”.

BacaJuga:

Setengah Jalan Pulang, Jemaah Haji Gelombang II Mulai Tinggalkan Madinah

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Tuduhan-tuduhan itu terkait dengan sejumlah cuitan dan wawancara media yang ia sebarkan di Twitter di mana dirinya mengkritik tindakan Saudi di Sudan dan Yaman, serta menyatakan dukungan pada revolusi Sudan 2018 – 2019.

“Penuntutan ini dan penuntutan serupa lainnya menunjukkan alangkah otoritas Saudi bertekad untuk membasmi kritik ataupun pertanyaan sekecil apapun di media sosial serta menghalangi seluruh perbedaan pendapat dengan ancaman hukuman penjara yang lama,” tutur Michael Page, wakil direktur Timur Tengah HRW.

Kantor media pemerintah Saudi tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk dimintai komentarnya.

Abdelkader ditangkap di bandara Jeddah pada 19 April serta ditahan di sebuah kantor polisi selama 20 hari sebelum dipindahkan ke pusat penahanan al-Shumaisi dekat Mekkah, tutur HRW.

Ia diinterogasi 2 kali selama ditahan serta dituduh atas perilakunya di Twitter yang merugikan Arab Saudi, tutur HRW mengutip seorang sumber.

Abdelkader tidak diberi akses ke pengacara, termasuk pendampingan hukum di sidang pengadilan yang diselenggarakan 2 kali dengan sesi singkat, serta tidak diberi kesempatan untuk membela diri, tutur HRW.

Abdelkadir tinggal serta bekerja di Arab Saudi selama 5 tahun antara 2015 dan 2020.

Ia divonis oleh pengadilan kriminal Jeddah atas cuitan serta pernyataannya di media selama dan setelah Februari 2018, sebagian besar diunggah disaat tinggal di Arab Saudi.

Surat elektroniknya yang menanyakan soal keanggotaan kepada kelompok-kelompok pembela hak asasi manusia juga dicantumkan dalam vonis.

HRW meninjau konten unggahan media sosial yang disebut dalam vonis dan “menyimpulkan tidak ada satu pun yang menghasut kekerasan, kebencian ataupun diskriminasi”.

Beberapa cuitan merujuk pada hubungan Saudi dengan Sudan, salah satunya diunggah pada 2018 di mana Abdelkader menuduh media Saudi menargetkan Sudan dan Arab Saudi mendanai ISIS. (mg2)

Tags: DihukumKritik Raja SaudiRaja SaudiWN Sudan

Berita Terkait.

Jemaah-Haji
Internasional

Setengah Jalan Pulang, Jemaah Haji Gelombang II Mulai Tinggalkan Madinah

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:33
Video-Kekerasan
Internasional

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:43
Shehbaz-Sharif
Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Senin, 15 Juni 2026 - 11:29
Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7109 shares
    Share 2844 Tweet 1777
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1068 shares
    Share 427 Tweet 267
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    960 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.