• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Tajikistan Siap Tampung hingga 100 Ribu Pengungsi Afghanistan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 23 Juli 2021 - 19:24
in Internasional
Arsip - Seorang anak perempuan pengungsi Afghanistan membawa botol untuk diisi dengan air di Lahore, Pakistan, Juni 2019. Foto: Antara/Reuters

Arsip - Seorang anak perempuan pengungsi Afghanistan membawa botol untuk diisi dengan air di Lahore, Pakistan, Juni 2019. Foto: Antara/Reuters

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tajikistan bersiap menerima hingga 100 ribu pengungsi dari negara tetangga Afghanistan di mana pertempuran meningkat setelah Amerika Serikat menarik mundur pasukannya, tutur seorang pejabat senior Tajikistan, Jumat (23/7).

Gerilyawan Taliban menguasai lebih banyak dan makin banyak wilayah di Afghanistan, yang menurut perkiraan Pentagon saat ini meluas ke lebih dari setengah jumlah pusat distrik.

BacaJuga:

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Wakil kepala komite darurat Tajikistan, Imomali Ibrohimzoda, kepada pers menjelaskan pada Jumat bahwa negara bekas republik Soviet itu telah membangun 2 gudang besar buat menyimpan persediaan untuk para pengungsi di provinsi Khatlon serta Gorno-Badakhshan yang berdekatan dengan perbatasan Afghanistan.

Ratusan warga sipil Afghanistan melarikan diri ke Tajikistan pada Juli tetapi pemerintah kota Dushanbe berkata mereka sudah kembali ke Afghanistan.

Sebelumnya dikabarkan, setelah takluk dalam penguasaan wilayah, militer Afghanistan merombak strategi perangnya melawan Taliban dengan memusatkan pasukan di dekat daerah paling kritis seperti Kabul, kota- kota lain, penyeberangan perbatasan serta infrastruktur vital, tutur pejabat Afghanistan dan AS.

Strategi pemusatan gerombolan itu hendak memberikan area yang lain pada gerilyawan Taliban. Namun para pejabat mengatakan hal itu kelihatannya diperlukan sebab pasukan Afghanistan berusaha mencegah hilangnya ibu kota- ibu kota provinsi yang bisa meluluhlantakkan negeri itu.

Konsolidasi pasukan itu bertepatan dengan penarikan prajurit AS pada 31 Agustus atas perintah dari Presiden Joe Biden.

Intelijen AS sudah memperingatkan pemerintah Afghanistan bisa jatuh hanya dalam 6 bulan, tutur para pejabat AS kepada Reuters.

Seorang pejabat Afghanistan yang enggan disebut namanya menuturkan “reorientasi” pasukan akan membantu Kabul menguasai wilayah strategis serta mempertahankan infrastruktur, termasuk bendungan yang dibangun dengan bantuan India dan jalan- jalan utama.

Tetapi, mengonsolidasikan pasukan juga berarti membiarkan daerah lain tidak dijaga. Konsolidasi pasukan itu dapat membuat situasi menjadi sulit bagi komunitas atau kelompok etnis di Afghanistan. (mg2)

Sumber: Reuters – Dikutip dari: Antara

Tags: afghanistanpengungsitajikistan

Berita Terkait.

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01
aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41
Esmail-Baghaei
Internasional

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05
Trump
Internasional

Trump Klaim Mojtaba Khamenei Setujui Kesepakatan Damai dengan AS

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:33

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    4817 shares
    Share 1927 Tweet 1204
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1456 shares
    Share 582 Tweet 364
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    984 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1533 shares
    Share 613 Tweet 383
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.