• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Hari Anak, Saatnya Orang Tua Pentingkan Kesehatan Anak dari Covid-19

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 23 Juli 2021 - 18:18
in Nusantara
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Bandung, Siti Muntamah. Foto: Ist

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Bandung, Siti Muntamah. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peringatan Hari Anak yang jatuh pada 23 Juli 2021 di masa pandemi Covid-19 menjadi momentum bagi para orang tua untuk lebih peduli dan mementingkan kesehatan anak dari virus corona.

Apalagi sejak varian delta masuk ke Indonesia, risiko terpapar dari virus corona terhadap anak menjadi lebih meningkat. Hingga saat ini, sekira 12,8 persen anak usia 0-18 tahun terinfesi Covid-19.

BacaJuga:

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Bandung, Siti Muntamah menyebut, tak hanya dari segi kesehatan, pandemi memberi dampak yang cukup besar terhadap anak. Baik itu dari segi pendidikan, sosial, mental, dan spiritual.

Pendidikan dan spiritual misalnya, sudah setahun lebih anak belajar dari jarak jauh atau virtual. Akibatnya tumbuh kembang anak menjadi tidak maksimal. Ekspresi anak menjadi terbatas.

“Dari sisi spiritual, dengan banyaknya kejadian yang sakit dan meninggal akibat Covid-19, cukup memberi dampak psikologi yang menekan terhadap anak,” kata Siti, dalam keterangannya, Jumat (23/7).

“Ada anak yang tiba-tiba kehilangan kakak, orang tua, keluarga, maupun sahabatnya, tentu ini memberi goncangan,” imbuhnya.

Maka itu, di masa pandemi ini Siti mengajak seluruh orang tua untuk lebih sadar dan lebih memperhatikan tumbuh kembang anak. Orang tua harus selalu berdialog dan bersedia mendengar aspirasi dari setiap anak.

“Perhatian yang dibutuhkan anak tentu banyak. Salah satunya tetap berikan mereka ruang untuk berekspresi, bermain, bahagia dengan pemenuhan hak anak,” ungkapnya.

Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah setiap orang tua harus betul-betul menjamin dan memperhatikan kesehatan anak agar tidak terkena paparan virus corona. Anak terlindungi, Indonesia maju.

“Saatnya menjadi orang tua yang lebih sadar. Hadirkan keluarga yang ramah anak, perhatikan tumbuh kembang anak sesuai usia,” serunya.

“Setiap orang tua perlu menelisik kembali apa yang perlu dikembangkan. Karena anak-anak ini yang akan kita siapkan untuk mengelola masa depannya sekaligus cita-cita mereka harus teraih,” tambahnya.

Selaku ketua TP-PKK, ia bersama Forum Bandung Sehat (FBS) juga kerap kali mengedukasi orang tua dan memberikan ruang kepada anak untuk menyampaikan aspirasinya.

Meskipun dalam ruang terbatas, tetapi Pemerintah Kota Bandung melalui TP-PKK dan FBS terus berupaya untuk memberi pemenuhan hak anak. Mulai dari hak hidupnya, hak tumbuh kembangnya, termasuk hak partisipasi.

“PKK misalnya, melalui program Stunting, Bandung Tanginas, PKK Pesona (Peduli Isoman Warga) ketika ada anak terdampak, mereka mendapat perhatian dari kader PKK,” terangnya.

“FBS juga memfasilitasi vaksinasi bagi usia anak 12-18 tahun, insyaallah akan kami lakukan kepada 1000 anak pada tanggal 28 Juli di Gedung PKK,” imbuhnya.

Upaya-upaya tersebut terus dilakukan sebagai bagian dari kewajiban dan tanggung jawab Kota Bandung untuk menghadirkan kota layak anak menjadi lebih baik.

Maka itu Siti mengajak semua multisektor untuk terus memberi ruang-ruang pemenuhan hak anak. Libatkan anak-anak dalam perencanaan pembangunan, dan penuhi kebutuhan mereka.

“Untuk itu Pemkot Bandung terus bergerak dan memeberikan ruang-ruang supaya kota layak anak ini mampu kita hadirkan lebih baik,” tuturnya.

“Jangan sampai ada kekendoran penelantaran kepada anak sehingga anak-anak tidak bisa menemukan potensi dirinya dan membaca masa depannya,” tutur Siti. (adv)

Tags: han 2021Hari Anak Nasionalkota bandungtp pkk kota bandung

Berita Terkait.

Yandri
Nusantara

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Sabtu, 4 April 2026 - 19:07
polri
Nusantara

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37
Banjir
Nusantara

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Sabtu, 4 April 2026 - 12:23
Gempa-Bitung
Nusantara

Gempa Susulan Lagi, Guncang Bitung di Sulut Berkekuatan M 5,8 Pagi Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 09:30
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Tanggul Jebol di Demak Rendam 4 Kecamatan: Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 4 April 2026 - 03:36
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Sidak DPR RI Bongkar Pelanggaran Lingkungan, Gudang PT Universal Glove di Medan Disegel

Sabtu, 4 April 2026 - 01:38

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.