• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Protes PPKM, Pengusaha Hotel dan Restoran Garut Pasang Bendera Putih

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 20 Juli 2021 - 09:15
in Ekonomi
Pengendara melewati bendera putih yang dipasang di depan Hotel Rancabango, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (19/7/2021). Foto: Antara

Pengendara melewati bendera putih yang dipasang di depan Hotel Rancabango, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (19/7/2021). Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aksi memasang bendera putih bergambar emotikon menangis sebagai aksi mengungkapkan kesedihan terkait usahanya yang sepi akibat diberlakukannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dilakukan sebanyak 30 hotel dan restoran yang ada di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Kami pasang bendera putih di hotel dan rumah makan sebagai ungkapan kesedihan terhadap kondisi usaha saat ini,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut, Deden Rohim seperti dikutip Antara, Selasa (20/7/2021).

BacaJuga:

Taiwan Bidik Wisatawan RI, Usung Konsep “Negeri yang Tak Pernah Tidur”

BBM Nonsubsidi di Persimpangan: Antara Daya Beli dan Realitas Pasar

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Dituturkan bendera putih dengan gambar menangis itu sudah terpasang di sejumlah hotel dan restoran wilayah perkotaan Garut sebagai ungkapan pengusaha yang prihatinkan dengan sepinya pengunjung akibat pemberlakuan PPKM Darurat.

Pelaku usaha hotel dan restoran di Garut, ujarnya, sudah berusaha bertahan selama dua tahun dalam pandemi Covid-19, meski hingga saat ini pengunjung terus sepi karena dampak PPKM Darurat.

“Seyogyanya kita ini sudah berjibaku hampir dua tahun melawan Covid, kami memasang bendera sebagai sebuah refleksi, hati kita ini menangis,” katanya.

Deden mengungkapkan bahwa kondisi dunia usaha saat ini telah membuat para pengusaha kewalahan untuk menanggung biaya karyawan dan biaya operasional, salah satunya tagihan listrik. Jika kondisi ini terus berkepanjangan akibat PPKM Darurat, maka bukan tidak mungkin pelaku usaha hotel dan restoran di Garut akan kebingungan membayar gaji karyawan maupun biaya perawatan gedung.

“Jika PPKM ini diperpanjang lagi, ya saya akan serahkan seluruh karyawan, silakan minta ke negara untuk mereka bisa makan karena kami (pelaku usaha) sudah tidak mampu membayar,” kata Deden.

Ia berharap pemerintah daerah memperhatikan pelaku usaha hotel dan restoran dengan memberikan bantuan subsidi atau membebaskan pajak selama pandemi Covid-19. Menurut dia anggaran pajak yang harus dibayarkan pemerintah akan membantu keuangan perusahaan, yang nantinya bisa dialihkan untuk membayar gaji karyawan.

“Mau bagaimana lagi sekarang, pajak harus tetap bayar tapi tempat usaha harus tutup, udah gak sanggup lagi. Uang dari mana mau bayar semua,” katanya.

Bupati Garut Rudy Gunawan menanggapi keluhan yang disampaikan pelaku usaha hotel dan restoran yang melakukan aksi memasang bendera putih di Garut. Bupati Garut menyatakan akan menemui Ketua PHRI Garut untuk membahas masalah kegiatan usaha yang terdampak pandemi Covid-19, salah satunya akan membahas pengurangan pajak. (wib)

Tags: bendera putihGaruthotelPPKM Darutprotes PPKMrestoran

Berita Terkait.

Taiwan Tourism
Ekonomi

Taiwan Bidik Wisatawan RI, Usung Konsep “Negeri yang Tak Pernah Tidur”

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:11
Pengisian-BBM
Ekonomi

BBM Nonsubsidi di Persimpangan: Antara Daya Beli dan Realitas Pasar

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:20
gadaii
Ekonomi

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18
Sekolah
Ekonomi

Maknai Hari Pendidikan Nasional, BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi hingga Berbagi Alat Tulis Bagi Siswa SDN 104 Langensari Bandung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:03
Hoax
Ekonomi

BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32
Transaksi
Ekonomi

BRI Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital, Transaksi Debit Contactless Melonjak 1.144% YoY per Maret 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:02

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3587 shares
    Share 1435 Tweet 897
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1595 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1281 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.