• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenparekraf Buka Ruang Kolaborasi dengan Seniman

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 15 Juli 2021 - 10:29
in Nasional
Seniman menampilkan drama tari musikal bertajuk "Bung Karno di Bawah Pohon Sukun" saat Pembukaan Bulan Bung Karno III di Taman Budaya Bali, Denpasar, Bali, Selasa (1/6/2021). Foto: Antara

Seniman menampilkan drama tari musikal bertajuk "Bung Karno di Bawah Pohon Sukun" saat Pembukaan Bulan Bung Karno III di Taman Budaya Bali, Denpasar, Bali, Selasa (1/6/2021). Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO. ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menginstruksikan jajarannya membuka ruang kolaborasi dan lapangan kerja bagi para seniman, termasuk lewat Tahlil Budaya yang digelar secara hibrida setelah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Darurat (PPKM) Darurat.

“Kita akan cari satu solusi agar acara ini berlangsung dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Kita bisa lalu berinovasi, beradaptasi dan berkolaborasi,” kata Sandiaga Uno dalam keterangannya seperti dikutip Antara, Kamis (15/7/2021).

BacaJuga:

HUT Projo Tanpa Jokowi, Budi Arie Ungkap Alasan yang Tak Bisa Dibuka

Kemenkop Gelar Magang Pengurus KDKMP, Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

12 Tahun Projo, Budi Arie Serukan Pemberantasan Korupsi di Lingkaran Kekuasaan

Pandemi Covid-19 berdampak langsung terhadap nasib para seniman maupun pekerja seni nasional. Pembatasan sosial hingga kegiatan masyarakat secara langsung menutup ruang berkreasi maupun pekerjaan mereka, termasuk seniman yang tergabung dalam Forum Seniman Peduli (FSP) Taman Ismail Marzuki.

Tak hanya kehilangan mata pencaharian, belasan orang seniman FSP Taman Ismail Marzuki pun dinyatakan meninggal dunia sejak terjadi pandemi. Kabar duka itu disampaikan Koordinator FSP Taman Ismail Marzuki, Exan Zen ketika berdiskusi dengan Sandiaga Uno secara virtual, Rabu (14/7/2021).

Penyebabnya pun disampaikan Exan tak hanya pandemi Covid-19, tetapi juga tidak adanya ruang berkreasi lantaran kawasan Taman Ismail Marzuki kini tengah direvitalisasi.

“Kawan-kawan seperjuangan di Forum Seniman Peduli selama masa pandemi ini sudah ada 17 orang yang meninggal dunia. Bukan hanya karena kena Covid, mungkin penyebab lain karena selama revitalisasi Taman Ismail Marzuki, tidak ada kegiatan apa-apa,” ungkap Exan.

“Mungkin di masa-masa yang sulit ini, tekanan hidup membuat penyakit lama yang tidak pernah mereka rasakan muncul. Karena tidak adanya aktivitas, (penyakit) muncul kembali,” tambahnya.

Walau begitu, dirinya pun berterima kasih atas perhatian yang diberikan Kemenparekraf kepada para seniman FSP Taman Ismail Marzuki seperti bantuan sembako yang disalurkan di Posko Taman Ismail Marzuki tahun lalu.

Sandiaga berpesan kepada para seniman agar selalu bersemangat dan optimistis melewati badai pandemi. Sebab, keberadaan para seniman sangat penting bagi masyarakat saat ini. Para seniman katanya mampu membantu masyarakat meningkatkan imunitas lewat beragam hormon yang dihasilkan setelah menyaksikan beragam karya seni, mulai dari puisi, sajak maupun lagu.

“Kita tidak boleh patah semangat, kita harus terus memberikan satu optimisme. Jika kita dapat (menyaksikan) karya seni yang baik maka hormon endorfin bisa kita dapatkan,” jelasnya.

Hormon endorfin adalah hormon pereda nyeri yang diproduksi tubuh manusia. Hormon ini muncul dalam kondisi tenang dan bisa memberikan energi positif untuk manusia, sementara hormon serotonin yang mengelola suasana hati agar lebih bahagia dan oksitosin kerap disebut sebagai hormon cinta yang bisa dirasakan manusia selagi berbagi cerita. (mg1/wib)

Tags: kemenparekrafseniman

Berita Terkait.

Harga Emas Masih Fluktuatif, Siap-Siap Hadapi Dua Skenario Pekan Depan
Nasional

HUT Projo Tanpa Jokowi, Budi Arie Ungkap Alasan yang Tak Bisa Dibuka

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:36
Kemenkop Gelar Magang Pengurus KDKMP, Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa
Nasional

Kemenkop Gelar Magang Pengurus KDKMP, Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:03
12 Tahun Projo, Budi Arie Serukan Pemberantasan Korupsi di Lingkaran Kekuasaan
Nasional

12 Tahun Projo, Budi Arie Serukan Pemberantasan Korupsi di Lingkaran Kekuasaan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:17
Fauzan
Nasional

Lebih dari 8.400 Kasus, Wamendiktisaintek Fauzan Dorong Kampus Bersatu Perangi TBC di Sulteng

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:09
Anak-anak
Nasional

Pembelajaran Pascabencana Flores Tetap Jalan, Sekolah Gunakan Beragam Moda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:08
Petani
Nasional

AI Mulai Menyentuh Lahan Pertanian, BRIN Dorong Smart Farming

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:46

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.