• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Prokes Ketat di Ngaben Massal di Denpasar

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 11 Juli 2021 - 17:45
in Nusantara
Warga menerapkan protokol kesehatan saat mempersiapkan pelaksanaan upacara Ngaben massal di kuburan Desa Adat Padangsambian, Denpasar, Bali, Minggu (11/7/2021). Foto: (ANTARA/Nyoman Hendra)

Warga menerapkan protokol kesehatan saat mempersiapkan pelaksanaan upacara Ngaben massal di kuburan Desa Adat Padangsambian, Denpasar, Bali, Minggu (11/7/2021). Foto: (ANTARA/Nyoman Hendra)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Protokol kesehatan diterapkan dalam pelaksanaan upacara Ngaben massal di kuburan Desa Adat Padangsambian, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Minggu, pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Kami menggelar upacara Ngaben ini dengan prokes (protokol kesehatan) yang ketat dan sudah sesuai dengan hasil rapat bersama Kapolsek, Danramil, Satgas COVID-19, dan juga lurah,” kata Ketua Panitia Ngelungah, Ngaben, dan Memukur, Jero Mangku Made Puja.

BacaJuga:

LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia

BNPB Tancap Gas Distribusi Logistik, Pesawat hingga Kapal Dikerahkan ke Daerah Terisolasi

Gempa NTT Jadi Ujian Kehadiran Negara, Pengamat Soroti Kecepatan Pemerintah

Setiap warga yang terlibat dalam pelaksanaan upacara pembakaran jenazah itu wajib mengenakan tanda nama yang telah disiapkan panitia. Warga yang tidak mengenakan tanda nama tidak diizinkan memasuki area kuburan untuk mencegah terjadinya kerumunan.

Di pintu masuk setra atau permakaman ada pecalang yang berjaga dan mengecek suhu tubuh warga yang hendak menghadiri upacara Ngaben. Selama upacara, hadirin juga diminta menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain.

Petugas Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengawasi pelaksanaan upacara dan panitia terus mengingatkan warga yang terlibat dalam upacara untuk menerapkan protokol kesehatan.

Dalam upacara itu ada 42 sawa atau jenazah yang diaben. Sedangkan upacara ngelungah dilakukan untuk 64 bayi atau janin yang sudah meninggal dunia.

“Untuk satu Ngaben yang diizinkan terlibat hanya dua orang perwakilan, sementara untuk satu ngelungah hanya satu orang saja,” kata Jero Mangku Made Puja.

Panitia juga menyederhanakan prosesi Ngaben. Upacara dilakukan tanpa iring-iringan. Semua upakara atau persembahan dan perlengkapan upacara diangkut menggunakan 12 mobil pikap.

Dalam pelaksanaan upacara pembakaran jenazah, satu pemangku menangani lima sampai 10 jenazah. Setelah pembakaran jenazah, prosesi dilanjutkan dengan nganyut atau menghanyutkan abu jenazah ke Pantai Kayu Aya di Kuta Utara, Badung.

“Kami juga sudah lapor ke Bendesa Kerobokan dan Satgas COVID-19 Kabupaten Badung, dan mereka sudah siap membantu di pantai,” kata Jero Mangku Made Puja.

Ngaben massal biasanya digelar setiap lima tahun sekali. Upacara tersebut mestinya dilaksanakan tahun 2020, namun ditunda satu tahun karena risiko penularan COVID-19 masih tinggi.

Upacara Ngaben akan dilanjutkan dengan upacara memukur atau penyucian roh pada 22 Juli 2021. (bro)

Tags: DenpasarProkes KetatUpacara Ngaben

Berita Terkait.

Krisdianto
Nusantara

LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:24
Kapal-Polisi
Nusantara

BNPB Tancap Gas Distribusi Logistik, Pesawat hingga Kapal Dikerahkan ke Daerah Terisolasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:13
Kerusakan
Nusantara

Gempa NTT Jadi Ujian Kehadiran Negara, Pengamat Soroti Kecepatan Pemerintah

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:22
Gempa-NTT
Nusantara

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 5,8 Kembali Hantam Wilayah NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:40
spbu
Nusantara

Hadapi Dampak Gempa dan Longsor, Pertamina Patra Niaga Pastikan BBM-LPG Tetap Tersalurkan

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:20
djohan
Nusantara

Sejumlah Daerah Kini Mulai Bergolak, Disintegrasi Bangsa Mengancam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    1942 shares
    Share 777 Tweet 486
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3824 shares
    Share 1530 Tweet 956
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.