• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Penerapan Lockdown, Jangan Ada Muatan Politis

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 19 Juni 2021 - 10:33
in Nasional
Penanganan pasien Covid-19. Foto: Antara

Penanganan pasien Covid-19. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komunikolog Emrus Sihombing menuturkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus melakukan evaluasi terkait penanganan Covid-19 di hulu. Apabila hal tersebut tidak dilakukan maka peningkatan kasus Covid-19 di hulu akan terus bertambah.

“Kebijakan terkait penanganan Covid-19 harus tegas. Ini menyangkut keselamatan manusia,” kata Emrus Sihombing melalui gawai, Sabtu (19/6/2021).

BacaJuga:

Kementerian PU Siaga 24 Jam Jaga Kelancaran Perjalanan Mudik Lebaran

Sore Ini, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Idulfitri 2026

Sentuhan Langsung Pejabat Jadi Kunci Bangun Kedekatan dengan Rakyat

Selain penegakan hukum terkait pelanggaran protokol kesehatan (Prokes), menurutnya, kesadaran perilaku masyarakat pun harus dilakukan. Hal ini, dikatakan dia harus ada komunikasi intensif pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Pemerintah pusat harus membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah, demikian sebaliknya. Sehingga, ketika muncul kasus yang genting di daerah, pemerintah pusat bisa segera mengeluarkan kebijakan dengan cepat,” ujarnya.

“Kan semua (komunikasi) bisa dilakukan by daring atau lainnya. Jadi dengan komunikasi ini bisa ada action yang cepat dalam penanganan Covid-19,” imbuhnya.

Ia mengingatkan, kebijakan penanganan Covid-19 harus karena faktor kemanusian. Semata-mata untuk menyelamatkan rakyat Indonesia. Oleh karena itu, menurutnya, setiap kepala daerah ataupun pemerintah pusat harus menanggalkan kepentingan politik.

“Mereka (kepala daerah) berbeda partainya. Itu semua harus ditinggalkan, untuk semata-mata kepentingan keselamatan manusia,” terangnya.

Dikatakan Emrus, minimnya komunikasi dalam penanganan Covid-19 bisa menyebabkan akibat fatal. Apalagi, angka kasus Covid-19 saat ini terus meningkat.

“Ketertundaan kebijakan penanganan Covid-19 karena komunikasi yang tidak sehat, akan berdampak fatal,” ucapnya.

“Ruang komunikasi harus terbuka, abaikan kepentingan politik. Saya yakin penanganan Covid-19 akan tuntas,” imbuhnya.

Ia menegaskan, kondisi genting Covid-19 saat ini pemerintah harus memberikan persetujuan kepada daerah yang ingin menerapkan lockdown. Apalagi kebijakan tersebut sudah diatur dalam regulasi penanganan Covid-19.

“Jadi tarik ulur kebijakan penanganan Covid-19 ini karena belum terbukanya komunikasi ruang dan materi antara pusat dan daerah,” ujarnya. (nas)

Tags: covid-19lockdown

Berita Terkait.

Wida
Nasional

Kementerian PU Siaga 24 Jam Jaga Kelancaran Perjalanan Mudik Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:03
Petugas-Masjid
Nasional

Sore Ini, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Idulfitri 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:10
Seskab
Nasional

Sentuhan Langsung Pejabat Jadi Kunci Bangun Kedekatan dengan Rakyat

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:37
Personel-JTT
Nasional

JTT Perkuat Layanan Mudik, Ratusan Petugas “On Call” Siap Tangani Darurat

Kamis, 19 Maret 2026 - 02:45
Perwira
Nasional

Lebaran Tanpa Pulang: Komitmen Perwira Pertamina di Garda Energi

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:22
Beras
Nasional

Mudahkan Mustahik, Masyarakat Diajak Bayar Zakat Fitrah Secara Online

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:11

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2453 shares
    Share 981 Tweet 613
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.