• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

G7 Hadapi Inisiatif Sabuk dan Jalan Tiongkok dengan Proyek Infrastruktur

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 12 Juni 2021 - 16:45
in Internasional
Kapal Angkatan Laut Kerajaan melintas untuk persiapan keamanan jelang pertemuan puncak para pemimpin G7 di dekat St Ives, Cornwall, Inggris, Rabu (9/6/2021). Pertemuan para pemimpin negara-negara G7 itu akan berlangsung pada Jumat (11/6/2021) dengan fokus pembicaraan mengenai pandemi Covid-19, risiko geopolitik global, dan perubahan iklim. Foto: Antara/Reuters/Phil Noble/rwa

Kapal Angkatan Laut Kerajaan melintas untuk persiapan keamanan jelang pertemuan puncak para pemimpin G7 di dekat St Ives, Cornwall, Inggris, Rabu (9/6/2021). Pertemuan para pemimpin negara-negara G7 itu akan berlangsung pada Jumat (11/6/2021) dengan fokus pembicaraan mengenai pandemi Covid-19, risiko geopolitik global, dan perubahan iklim. Foto: Antara/Reuters/Phil Noble/rwa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kelompok tujuh negara kaya pada Sabtu (12/6) akan mengumumkan rencana infrastruktur global baru sebagai tanggapan terhadap Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI) Tiongkok, kata seorang pejabat senior dalam pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Pejabat itu, yang berbicara kepada wartawan dengan syarat anonim, mengatakan AS juga akan mendorong para pemimpin G7 lainnya untuk “tindakan nyata terhadap kerja paksa” di Tiongkok dan untuk memasukkan kritik terhadap Beijing dalam komunike terakhir mereka.

BacaJuga:

Tabrakan Maut Kereta Cepat di Spanyol, Kemlu: Belum Ada Laporan Korban WNI

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai

Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati

“Ini bukan hanya tentang menghadapi atau menantang Tiongkok. Tapi sampai sekarang kami belum menawarkan alternatif positif yang mencerminkan nilai-nilai kami, standar kami dan cara kami melakukan bisnis,” kata pejabat itu.

Inisiatif Sabuk dan Jalan Tiongkok adalah skema infrastruktur multi-triliun dolar yang diluncurkan pada 2013 oleh Presiden Xi Jinping yang melibatkan inisiatif pembangunan dan investasi yang akan membentang dari Asia hingga Eropa dan sekitarnya.

Lebih dari 100 negara telah menandatangani perjanjian dengan China untuk bekerja sama dalam proyek-proyek BRI seperti kereta api, pelabuhan, jalan raya, dan infrastruktur lainnya.

Menurut data Refinitiv, pada pertengahan tahun lalu, lebih dari 2.600 proyek dengan biaya USD3,7 triliun (Rp52,7 kuadriliun) terkait dengan inisiatif tersebut, meskipun kementerian luar negeri China mengatakan Juni lalu bahwa sekitar 20 persen proyek telah terkena dampak serius oleh pandemi Covid-19.

Pada Maret, Biden mengatakan dia telah menyarankan kepada Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, yang menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) para pemimpin G7 tiga hari di Inggris barat daya, bahwa negara-negara demokratis harus mengembangkan skema saingan mereka sendiri.

Pejabat AS mengatakan sampai sekarang, Barat telah gagal menawarkan alternatif positif untuk “kurangnya transparansi, standar lingkungan dan tenaga kerja yang buruk, dan pendekatan paksaan” dari pemerintah China yang telah membuat banyak negara menjadi lebih buruk.

“Jadi besok kami akan mengumumkan ‘membangun kembali dengan lebih baik untuk dunia’, inisiatif infrastruktur global baru yang ambisius dengan mitra G7 kami yang tidak hanya menjadi alternatif B dan I (Sabuk dan Jalan), ” kata pejabat itu.

Dalam pembicaraan, Biden juga akan menekan para pemimpin lainnya untuk menjelaskan bahwa mereka percaya praktik kerja paksa merupakan penghinaan terhadap martabat manusia dan “contoh mengerikan dari persaingan ekonomi tidak adil Tiongkok” untuk menunjukkan bahwa mereka serius dalam membela hak asasi manusia.

“Kami mendorong untuk menjadi spesifik di daerah-daerah seperti Xinjiang di mana kerja paksa terjadi dan di mana kami harus mengekspresikan nilai-nilai kami sebagai G7,” kata pejabat itu tentang komunike terakhir yang akan dikeluarkan pada akhir KTT pada Ahad (13/6).

Tidak ada yang spesifik tentang bagaimana skema infrastruktur global akan didanai. Rencana tersebut akan melibatkan pengumpulan ratusan miliar uang publik dan swasta untuk membantu menutup kesenjangan infrastruktur senilai USD40 triliun (Rp590 kuadriliun) di negara-negara yang membutuhkan pada 2035, kata pejabat itu.

Tujuannya adalah untuk bekerja dengan Kongres untuk melengkapi pembiayaan pembangunan yang ada “dengan harapan bahwa bersama dengan mitra G7, sektor swasta dan pemangku kepentingan lainnya, kami segera secara kolektif mengkatalisasi ratusan miliar dolar dalam investasi infrastruktur untuk negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah yang membutuhkannya. (arm)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Tags: G7infrastrukturTiongkok

Berita Terkait.

pancasila
Internasional

Tabrakan Maut Kereta Cepat di Spanyol, Kemlu: Belum Ada Laporan Korban WNI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:05
Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai
Internasional

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:17
Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati
Internasional

Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:31
1
Internasional

Gemilang! Indonesia Sabet Juara Pertama di MAMF 2026 Korea Selatan, Pertahankan Gelar Dua Tahun Beruntun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:46
udin
Internasional

Bidik Pasar Portugal, Menteri P2MI Perkuat Pemetaan Kebutuhan Pekerja Migran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:20
riyadh
Internasional

Jangan Jadi Penonton! DPR Dorong RI Aktif Redam Konflik Houthi-Arab Saudi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5154 shares
    Share 2062 Tweet 1289
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.