• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Alasan Lansia Renta Belum Layak Divaksin Covid-19

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 6 Juni 2021 - 13:03
in Gaya Hidup
indoposco

Vaksin Covid-19 (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah melalui Program Vaksinasi Nasional menuju percepatan Indonesia Pulih dari Covid-19 menempatkan lansia sebagai salah satu prioritas menerima vaksin COVID-19. Tetapi, tak semua dari kalangan tersebut bisa divaksin, misalnya kelompok lansia renta atau rapuh.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan geriatri dari Rumah Sakit Hasan Sadikin, Lazuardhi Dwipa, dalam sebuah webinar kesehatan, dikutip Minggu (6/6/2021) mengatakan, keputusan ini terkait aspek keamanan.

BacaJuga:

Bukan Sekadar Horor, Tumbal Proyek Angkat Drama Keluarga yang Menyentuh

Standar Global untuk Pasien Stroke: Siloam Lippo Village Raih CCPC JCI

Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

Berdasarkan laporan kasus di Norwegia sekitar pertengahan Januari lalu yang menyebut 33 orang berusia 75 tahun ke atas meninggal setelah menerima vaksin COVID-19 dari Pfizer-BioNtech merupakan mereka yang renta.

Kondisi renta atau frailty sendiri sudah menjadi masalah kesehatan yang bisa menganggu kualitas hidup para lansia, apalagi di masa pandemi COVID-19 saat ini. Dampak buruk renta antara lain membuat lansia bergantung pada orang lain dan meningkatkan kerentanan mereka pada suatu penyakit sehingga berujung kualitas hidup yang buruk.

Di sisi lain, menurut Lazuardhi, berbeda dari vaksin lain semisal pneumonia yang sudah lebih awal dan banyak diteliti, vaksin COVID-19 dikeluarkan dalam kondisi gawat darurat. Penelitian pun dilakukan dalam skala kecil, walau sudah memenuhi kriteria validitas penelitian sehingga sah.

“Tetapi, yang diteliti lansia sehat. Belum ada penelitian khusus lansia dengan multikomorbid apalagi renta. Ada laporan di Norwegia kematian pasien lansia setelah divaksin. Memang jumlahnya tidak signifikan, tetapi karena ini vaksin baru maka menjadi perhatian. Dan setelah diselidiki pemerintah Norwegia, yang meninggal lansia renta,” kata dia.

Belakangan setelah dipelajari, ternyata tidak ada hubungan langsung antara vaksin COVID-19 dengan kerentaan. Walau begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyarankan setiap negara memperhatikan kondisi populasi renta karena vaksin bisa menimbulkan efek samping atau KIPI.

Selain masalah keamanan, efektivitas vaksin yang menurun pada lansia renta juga menjadi pertimbangan. Oleh karena itu, merujuk aspek manfaat yang menurun dan keamanannya yang belum diketahui pasti, maka PERGEMI pun menyarankan penundaan vaksinasi COVID-19 pada lansia renta.

“Pada pasien renta, KIPI ringan seperti demam, stres ringan bisa jatuh pada berat. Prinsip kehati-hatian, makanya kami sarankan ditunda dulu. Kecuali nanti banyak penelitian yang menunjukkan ini aman,” demikian ujar Lazuardhi. (gin)

Tags: lansiavaksin covid

Berita Terkait.

Gala-Premier
Gaya Hidup

Bukan Sekadar Horor, Tumbal Proyek Angkat Drama Keluarga yang Menyentuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:03
Siloam
Gaya Hidup

Standar Global untuk Pasien Stroke: Siloam Lippo Village Raih CCPC JCI

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:02
Lisa
Gaya Hidup

Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:01
agensi
Gaya Hidup

Agensi ADOR Buka Suara Soal Rumor Kembalinya Minji Bersama NewJeans.

Jumat, 8 Mei 2026 - 04:40
woo
Gaya Hidup

Kakak Perempuan Byeon Woo Seok Jadi Perbincangan Warganet, Ada Apa

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:03
bts
Gaya Hidup

Member BTS, Jungkook Kembali Catat Capaian Baru di Tingkat Global

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:20

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3699 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.