• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BPKP Perlu Menjaga Kepercayaan Presiden Dalam Mengawal Program Strategis Pemerintah

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 1 Juni 2021 - 11:37
in Ekonomi
indoposco

Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh, saat sambutan Hari Ulang Tahun Ke-38 BPKP di hadapan seluruh Kedeputian, Kepala Perwakilan, pegawai dan pimpinan Purnabhakti BPKP, Senin (31/5)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh menekankan pentingnya menjaga kepercayaan yang diberikan Presiden Joko Widodo terhadap pengawasan yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dalam mengawal program strategis pemerintah.

Dikatakan, BPKP di 2021 telah merumuskan Agenda Prioritas Pengawasan (APP) dan Agenda Prioritas Pengawasan Daerah (APPD) tahun 2021. Hal tersebut juga menjadi jawaban dari arahan Presiden Joko Widodo dalam pembukan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Tahun 2021 beberapa waktu lalu yang meminta BPKP mengawal sejak awal sampai dengan akhir program pemerintah.

BacaJuga:

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Kemudahan Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih Bank Digital

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

“Kita (BPKP) lebih proaktif, mengawal sejak dari perencanaan hingga pertanggungjawaban. Sehingga, arah pengawasan yang dilakukan BPKP terhadap program pemerintah dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata dia, saat sambutan Hari Ulang Tahun Ke-38 BPKP di hadapan seluruh Kedeputian, Kepala Perwakilan, pegawai dan pimpinan Purnabhakti BPKP, Senin (31/5).

Dijelaskan, selama 1 tahun ke belakang, BPKP berhasil menyelamatkan keuangan negara mencapai lebih dari Rp70 triliun. Kepercayaan stakeholders kata dia, juga semakin meningkat. Hal tersebut ditunjukkan dari digunakannya hasil pengawasan BPKP dalam pelbagai pengambilan keputusan penting pemerintah, di antaranya perbaikan kebijakan PBJ dimasa darurat Covid-19, penetapan standar biaya swab test, PCR dan vaksinasi gotong royong, serta percepatan penyelesaian tunggakan biaya layanan kesehatan terkait Covid-19, serta pengintegrasian data penerima bantuan sosial dan data penerima bantuan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Oleh karena itu, Yusuf Ateh menekankan kepada seluruh pegawai BPKP untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan Presiden Joko Widodo agar dapat bersunguh-bersungguh mengawal program pemerintah agar tepat sasaran dan bermanfaat kepada masyarakat.

“Kepercayaan dan ekspektasi yang tinggi dari Presiden beserta dengan jajaran menteri tersebut tentunya harus terus kita jaga dan tingkatkan. Oleh karena itu dibutuhkan komitmen dan tanggungjawab seluruh pegawai untuk mensukseskan apa yang telah diagendakan,” ujarnya.

Tak lupa Yusuf Ateh mengajak segenap warga BPKP yang saat ini berkarya di luar BPKP maupun yang sudah menjalani masa purnabakti untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam komitmen menjaga kepercayaan dan membangun BPKP sesuai peran masing-masing.

“Marilah kita satukan langkah memberikan yang terbaik dengan lingkup dan kompetensinya dalam satu harmoni yang selaras. Sama seperti para musisi yang bersama-sama menghasilkan musik yang indah, orkestrasi pengawasan ini juga akan bisa menghasilkan simpulan yang komprehensif dan rekomendasi yang tajam dan bermanfaat untuk perbaikan kebijakan,” pungkasnya. (arm)

Tags: BPKPMuhammad Yusuf Atehpresiden jokowi

Berita Terkait.

Belanja
Ekonomi

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:44
Transaksi
Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Kemudahan Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih Bank Digital

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:42
Mata-Uang
Ekonomi

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:01
Perbaikan-Jalan
Ekonomi

Jasa Marga Maksimalkan Tim Preservasi demi Kelancaran Arus Libur Panjang

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:00
Fajar-Wibhiyadi
Ekonomi

Surveyor Indonesia Perkuat TICC untuk Kawal Transportasi Aman dan Berkelanjutan

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:49
Program TJSL
Ekonomi

PLN EPI dan Bahtera Adhiguna Hidupkan Ekonomi Sirkular di Kawasan Wisata Pesisir

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.