• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kemendag Bantah Ayam Brazil akan Serbu Indonesia

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 31 Mei 2021 - 17:06
in Ekonomi
indoposco

Tangkapan layar Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono. ANTARA/Sella Panduarsa Gareta.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono membantah produk ayam impor asal Brazil akan menyerbu Indonesia setelah kalahnya RI dalam sidang sengketa di Badan Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO).

“Dengan adanya pemberitaan terkait kalahnya Indonesia di WTO, maka kita akan kebanjiran unggas dari Brazil itu tidak benar. Mereka (Brazil) tidak ada intensi untuk merubah kebijakannya sampai kasus ini benar-benar selesai,” kata Djatmiko saat menggelar konferensi pers secara virtual di Jakarta seperti dikutip Antara, Senin (31/5/2021).

BacaJuga:

JAPFA Perkuat Ketahanan Pangan melalui Inovasi Daur Ulang Air dan Ekonomi Sirkular

Industri Halal Melesat, KNEKS Ungkap Strategi Perkuat Keuangan Syariah Nasional

Alliance Laundry Systems Perkuat Pabrik Thailand, Dukung Lonjakan Bisnis Laundry Komersial di Indonesia

Djatmiko menegaskan hal yang sama juga berlaku di Indonesia, di mana tidak ada perubahan kebijakan di Indonesia terkait importasi ayam dari Brazil, yang membuka peluang unggas negeri samba masuk ke Indonesia. Pasalnya, Indonesia tengah mengajukan banding atas kekalahannya pada gugatan Brazil terkait importasi daging ayam dan produk-produk ayam di WTO.

Menurut Djatmiko, pengajuan banding tersebut belum dapat diproses, mengingat kursi hakim sengketa yang mengurusi persoalan banding di WTO, saat ini dalam posisi kosong. Adapun hakim sengketa dipilih oleh negara anggota WTO.

“Hal tersebut tentu saja menghambat proses banding yang diajukan Indonesia. Dan bukan hanya Indonesia, juga negara-negara lain yang mengajukan banding,” ungkap Djatmiko.

Namun, WTO menjadwalkan Pertemuan Tingkat Menteri pada Desember 2021, di mana salah satu agendanya adalah segera menetapkan hakim sengketa.

WTO, lanjut Djatmiko, merupakan salah satu lembaga perdagangan internasional yang paling efektif, artinya semua anggota WTO punya hak untuk menyelesaikan sengketa perdagangan.

Djatmiko menegaskan bahwa dua hal yang menjadi sorotan Brazil terkait importasi ayam ke Indonesia yakni terkait sertifikat kesehatan dan pembatasan penggunaan produk ayam impor.

Terkait keduanya, Djatmiko menyampaikan bahwa sertifikat kesehatan yang digugat Brazil sudah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan WTO dan tidak ada pelanggaran.

“Jadi, kita beranggapan Indonesia tidak melanggar atau konsisten dengan ketentuan-ketentuan WTO termasuk mengenai proses penerbitan sertifikat kesehatan. Jadi, health certificate yang ditetapkan Indonesia sudah sejalan dengan ketentuan WTO,” ungkap Djatmiko.

Sedangkan, terkait pembatasan produk impor, lanjut Djatmiko, RI berkeyakinan bahwa ketetapannya tidak bertentangan dengan yang diatur WTO.

“Berdasarkan asesmen, produk-produk impor itu sudah sesuai,” pungkas Djatmiko. (bro)

Tags: Ayam ImporKemendag

Berita Terkait.

Japfa
Ekonomi

JAPFA Perkuat Ketahanan Pangan melalui Inovasi Daur Ulang Air dan Ekonomi Sirkular

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:04
Industri Halal Melesat, KNEKS Ungkap Strategi Perkuat Keuangan Syariah Nasional
Ekonomi

Industri Halal Melesat, KNEKS Ungkap Strategi Perkuat Keuangan Syariah Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:01
Alliance Laundry Systems Perkuat Pabrik Thailand, Dukung Lonjakan Bisnis Laundry Komersial di Indonesia
Ekonomi

Alliance Laundry Systems Perkuat Pabrik Thailand, Dukung Lonjakan Bisnis Laundry Komersial di Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:13
Emas-Antam
Ekonomi

Emas Tak Lagi Seksi? Harga Acuan Ekspor dan Referensi Kompak Melorot

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:20
Workshop
Ekonomi

Bukan Daerah dengan Potensi Sawit, Magelang Justru Didorong Jadi Pusat Inovasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:57
Lahan-Sawit
Ekonomi

Soroti Pembentukan DSI, Apcasi: Cerminan Ketidakjelasan Arah Kebijakan Ekspor SDA

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:06

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7116 shares
    Share 2846 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.